“Di Trek Pendek 5 SUV Nissan Unjuk Kehebatan” plus 2 more

Jumat, 30 Agustus 2013

“Di Trek Pendek 5 SUV Nissan Unjuk Kehebatan” plus 2 more


Di Trek Pendek 5 SUV Nissan Unjuk Kehebatan

Posted:

California,KompasOtomotif - Dalam acara "Nissan 360" yang digelar sejak 19 Agustus sampai 15 September nanti, para wartawan tak hanya diberitahu soal strategi Nissan di pasar global sekarang dan sampai 2016 dengan program "power 88". Juga dijelaskan terobosan teknologi dengan bukti, baik melalui beberapa mobil konsep dan yang sedang dalam pengembangan "Autonomous Drive".

Para wartawan mancanegara diberi kesempatan menjajal ke-83 model yang dikelompokkan dalam lima kategori, yakni mobil jalanan yang tersebar di dunia (street & world drive), mobil bertenaga besar (high performance), komersil (commercial), penjelajah (adventure), dan Autonomous untuk kota dan jalan raya.

Rintangan lengkap

KompasOtomotif sempat merasakan semua kategori itu dan kali ini melaporkan yang versi adventure. Karena, Nissan Motor Co menyediakan lima model terdiri dari Armada, Fronetier D40, Patrol, Titan, dan XTerra yang semuanya bisa dijajal sekaligus dengan sekali jalan. Kebetulan, dalam satu mobil itu, selain ada instruktur, juga ditemani rekan media dari tabloid Otomotif dan Indiariani Hadiwidjaja (GM Merketing, Planning & Communication Nissan Motor Indonesia).

Trek yang dirancang tidak panjang, hanya menempuh 800 meter. Namun, rintangan sangat komplet untuk membuktikan kehebatan teknologi yang ada pada semua SUV tersebut, manuver, tenaga, dan kelincahannya. Termasuk harus menarik beban setengah ton dengan kecepatan tinggi.

KompasOtomotif sebagai pengemudi pertama menyetir Nissan Armada matik yang diklaim sebagai SUV premium bermesin V8 dengan kapasitas mesin 5,6 liter. Dengnan tenaga 317 PS dan tosi 385 lb-ft, ketika start harus menaklukan tanjakan 45 derajat sangat mudah. Begitu juga turun dengan kemiringan 40 derajat, ytak usah injak rem, cukup tekan tombol "gambar mobil menukik", laju kendaraan sangat pelan sampai ke bawah.

Tantangan berikutnya, melewati "chicane" yang memiliki kemiringan 40 derajat. Sebelum masuk, instruktur memerintah untuk menekan tombol "mobil miring", mobl tetap merayap dengan perlahan. Lepas dari situ, instruktur minta berhenti, kemudian menekan tombol yang memunculkan bagian depan mobil di layar LCD di dasbor tengah. Ia perintahkan jalan tanpa harus melihat ke jalan, cukup memonitor dari layar.

Di depan ada trek sempit yang sisi kiri dibatasi pakai bambu besar. Dari layar tyerdapat garis panjang kuning (kanan) dan biru di kiri. Pengemudi tinggal mengarahkan kedua sisi mobil tepat pada garis, bila ke luar, mobil akan terperosok ke selokan.

Usai itu, penumpang turun dan pindah ke Frontier. Kemudi diambil rekan dari tabloid otomotif dengan rintangan sedikit ringan. Mobil menerjang tumpukan pasar campur batu kerikil untuk membuktikan groundclearance  mobil aman plus sedikit gundukan ganda yang ringan dengan jarak 150 meter.

Rintangan kemudian, Nissan Patrol menarik beban setengah ton berjarak 200 meter. Indriani jadi pengemudi. Ia berani ketika instruktur minta melaju dengan kecepatan tinggi di jarak 100 meter. Setelah itu, langsung disambut tikungan "S". Di sini, Indri diminta rileks sesuai kemampuan, terpenting atur tenaga sesuai sudut belokan. Manuver berlangsung mulus, tenaga mobil terjaga, dan beban yang ditarik tidak terbalik.

Lolos itu, pindah lagi ke Nissan Titan. Di sini, rintangan hanya berupa kubangan air setengah bodi mobil. Hanya, untuk masuk ke kolam lumayan curam, begitu juga ke luar yang terjal. Sebelum jalan, instruktur memencet tombol 4x4 yang sudah terintegrasi dengan pengereman serta tenaga mesin dan minta tidak usah injak rem. Saat sudah menyebur, SUV ini jalan sendiri dan baru tambah tenaga sedikit saat mau naik ke jalanan.

Terakhir, rombongan kecil pindah ke Nissan XTerra yang memang dirancang untuk medan 0ff-road. hanya, rintangan untuk menguji mesin 4.0L V6 bertenaga 261 PS ini tergolong ringan. Tetap dengan transmisi matik - seperti SUV sebelumnya - berupa trek cepat dengan tikungan ganda. Di sini, Nissan ingin menunjukkan kalau Xterra dengan teknologi Pro-4X bisa melaju kencang. Karena, sistem itu dilengkapi standar 4WD yang bisa mebngunci diferensial belakang. Tak heran, saat melindas gundukan ganda ringan, tak ada roda belakang yang spin.

Sungguh luar biasa, singkat tapi efektif.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends:

Suzuki Luncurkan Carry Pikap Generasi Baru

Posted:

Shizuoka, KompasOtomotif - Suzuki Jepang meluncurkan generasi baru Carry pikap setelah bertahan selama 14 tahun. Sasisnya kini  lebih kuat karena  menggunakan pelat besi yang lebih kuat dan kokoh. Sebagai mobil untuk mengakut barang, Suzuki menyediakan dua pilihan jarang sumbu roda dengan daya angkut 680 dan 740 kg.

Desainnya dirombak total. Depan, mulai dari lampu yang memakai model kotak berdimensi besar, gril dan lubang udara di bemper berupa kotak-kotak. Sedangkan bkabin, sudah dilengkapi dengan pendingin kabin (AC) dan head unit. Power steering juga menjadi komponen standar di semua varian. Untuk versi termahal disediakan pula perangkat keselamatan seperti kantung udara dan ABS.

Jantung pacu untuk pasar Jepang, mesin 3 silinder, 660cc yang menghasilkan daya 50 PS dan torsi 63 Nm. Pemindah tenaga, manual 5-percepatan dan otomatis 3-percepatan. Sedangkan sistem gerakan, pilihannya, 2 roda dan 4 roda.

Ini cuplikan komersialnya.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends:

Sangar, Truk Bermesin Jet! [Video]

Posted:

Ohio, KompasOtomotif — Truk yang dimodifikasi untuk dibalapkan dengan tenaga dahsyat banyak digemari di  Eropa dan Amerika Serikat. Bisa dimaklumi, karena balapan truk diadakan secara teratur. 

Karena itulah, ada yang memodifikasi truk dengan target bisa mencapai waktu tercepat. Modifikasinya termasuk "gila" karena mesin diesel diganti dengan jet pesawat untuk F-104 Starfighter yang dilakukan oleh Bob Motz.  

Aksinya memukau penonton di acara Night Under Fire 2013 yang digelar di Summit Motorsports Park, Norwalk, Ohio, Amerika Serikat, Sabtu (10/8/2013). Sebelum digeber di lintasan drag race, truk tersebut melakukan pemanasan. Semburan api yang keluar—sangat besar—sampai membakar papan reklame di belakangnya. Setelah dipacu, waktunya 7,07 detik untuk jarak 1/4 mil atau 402 meter dengan kecepatan tertinggi 338 kpj. 

Beginilah aksinya:

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends:

Diposkan oleh iwan di 15.01  

0 komentar:

Poskan Komentar