“Lucu, Ducati Desmosedici Jadi "Dirt Bike"” plus 2 more

Selasa, 30 Juli 2013

“Lucu, Ducati Desmosedici Jadi "Dirt Bike"” plus 2 more


Lucu, Ducati Desmosedici Jadi "Dirt Bike"

Posted:

California, KompasOtomotif – Habitat Ducati Desmosedici sudah sangat jelas. Petarung di lintasan balap. Tapi Roland Sands Design (RSD), studio modifikasi dari California, AS, rupanya tak begitu peduli soal itu. Moge asal Italia itu lantas dirombak dan dipaksa bermigrasi menjadi sepeda motor penggaruk tanah!

Jadilah seperti dalam foto, otot kekarnya semakin kentara. Bodi yang sebelumnya atletis, jadi cungkring meski tampak tetap gagah. RSD menamakan salah satu masterpiece itu sebagai Desmo Tracker. Sepeda motor yang legal digeber di jalanan, tapi juga tangguh diajak menjelajah, lahir dari trah sepeda motor balap. Meski keberadaannya misterius karena RSD menyembunyikannya sejak pertama dibangun pada 2011 atas permintaan seorang teman.

Dan kemarin (29/7), si Desmo Tracker muncul lagi, tapi di situs jual beli Ebay. Rupanya, pemilik terakhir sudah bosan dengan penampilannya, atau bisa jadi pailit. Ya, karena dengan keunikan yang berhasil ditorehkan RSD sangat disayangkan jika dijual. Sepeda motor yang pernah meraih penghargaan Performance Machine di AS itu sulit ditandingi karya lain, karena ini yang pertama.

RSD mempertahankan rangka utama. Lalu dibuat sub-frame sebagai penyangga jok belakang kustom, serta spakbor. Lengan ayun dibuat satu sisi dikombinasi tempat pelat nomor. Semua pembungkus mesin dihabisi dan dibiarkan telanjang. Lalu tangki bahan bakarnya dibentuk ulang dengan menginstal speedometer, dan pipa gas buang pakai bahan titanium FMF.

Kaki-kaki depan juga dirombak. Segitiga menggunakan Race Tech tapi dikustom lagi agar didapatkan posisi garpu yang ideal untuk model trail. Ban asli dicopot diganti 19 inci dengan spesifikasi penggaruk tanah. Peranti rem dari Brembo, suspensi dipasok Ohlins.

Tidak ada modifikasi mesin untuk kendaraan ini, pun demikian dengan peranti elektronik. Karena memang masih dirasa sangat galak. Kapasitas silinder 989 cc yang dapat menyemburkan tenaga 197 PS dan torsi 116 Nm sudah cukup untuk diajak ke berbagai kondisi jalan. Torsi besar buat nanjak, sementara tenaganya untuk "narik-narik".

Kini, si Desmo Tracker sudah dipajang dan menanti pembeli. Patokan pertamanya 50.000 Dollar AS atau setara Rp 513-an juta dan akan terus menanjak hingga penawar tertinggi.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html

Awas, Kantuk Pembunuh #1!

Posted:

Jakarta, KompasOtomotif - Mengantuk saat mengemudikan mobil atau mengendarai sepeda motor, menjadi penyebab utama kecelakaan di jalan raya. Sebagai pembanding - data Operasi Ketupat 23 Agustus - 7 September 2011 - kecelakaan karena pengemudi atau pengendara mengantuk  mencapai 1.018 kasus,  kondisi kendaraan tidak layak 449 kasus dan jalan rusak 387 kasus. 

"Mengantuk saat mengemudi sama bahayanya dengan mabuk. Pada kondisi tersebut pengemudi tidak sadarkan diri. Respon terhadap kendaraan dan kondisi sekitar menurun. Kewaspadaan juga buruk! Bayangkan bahayanya jika Anda sedang mengemudi pada kecepatan 60 kpj , tiba-tiba mata ditutup sepersekian detik. Apa yang akan terjadi?," papar Dr. Andreas Prasadja, RPSGT, Sleep Technologist, Rumah Sakit Mitra Kemayoran.

Ditegaskan, tidak ada obat mujarab untuk mengatasi kantuk selain tidur. Minuman dan permen suplemen seperti kopi, sifatnya hanya menunda. Bahkan baru bekerja setengah jam setelah dikonsumsi.

Beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai antisipasi mengantuk saat mengemudi.

1. Tidur cukup. Idealnya, manusia tidur sehari 6 - 7 jam. Banyak kalangan menganggap, mudik bisa dilakukan dengan tidur secukupnya kendati masih punya hutang tidur pada hari sebelumnya."Paling benar, bayar dulu hutang tidur. Setelah itu, tidurlah yang cukup sebelum melakukan perjalanan jauh," tuturnya.

2. Jam biologis. Atur perjalanan sesuai dengan jam tidur. Misalnya, Anda biasa terjaga di siang hari. Jangan paksa mengemudi di malam hari. Di luar jadwal tersebut, jam rawan kantuk adalah antara 13.00 - 15.00 dan 02.00 - 04.00. Jika sudah mengantuk, pinggirkan kendaraan dan tidur sebentar  agar kembali segar. Terbaik bergantian menyetir dengan kerabat yang masih fit.

3. Puasa. Sebenarnya tidak ada hubungan langsung antara puasa dengan kantuk. Gejala tersebut menjadi lebih sering muncul akibat jam biologis yang berubah atau berkurang. Jika frekuensi mengantuknya lebih banyak, jangan terlalu dipaksakan berpuasa.

Gejala seseorang mulai mengantuk, lanjut Andreas, antara lain sering menguap, mata berair dan kepala kerap disandarkan di head rest. Jangan paksakan tetap mengemudi karena Anda tidak pernah tahu kapan kehilangan kesadaran karena terlelap sejenak.

"Kurangi penggunaan obat-obatan beralkohol karenabisa merangsang munculnya kantuk," tutup Andreas

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html

Chery Akan Ganti Nama

Posted:

Wuhu, KompasOtomotif - Chery Automobile sempat akan menghentikan model lawas seperti Riich dan Reely di China. Namun, eksekutif perusahaan punya konsep, yakni "daur ulang". Jadi, bukan mobilnya dilebur dibikin baru, tapi berganti nama dengan target pasar ke daerah-daerah yang belum tersentuh.

Surat kabar lokal TianYang ,  melaporkan Chery berupaya mempertahankan pertumbuhan penjualan. Mereka percaya ada kesempatan dengan lahirnya merek baru, meski belum resmi didaftarkan, tapi target produksinya 2015. Model perdana berupa subkompak.

Rencana ini bukan spekulasi, bahkan Lu Jianhui, salah satu pendiri Chery sudah merekrut 200 tenaga kerja baru untuk mulai menggulirkan perusahaan baru di Wuhu, Provinsi Anhui. Bocornya rencana Chery ini April lalu, setelah mereka mengumumkan akan menggulirkan strategi merek tunggal untuk menjalankan bisnisnya ke depan. Chery saat ini mengepalai empat merek dagang dan memasarkan lebih dari 20 model dan 130 proyek yang masih digodok di level riset dan pengembangan (R&D).

Beberapa model andalan Chery, antara lain Riich, M1, G3, G5, dan G6 dikenal sebagai model yang lumayan kompetitif di China, tetapi kalah sukses tidak terjual banyak. Mungkin di bawah merek baru, model-model lawas ini punya kesempatan kedua untuk bersinar.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html

Diposkan oleh iwan di 15.01  

0 komentar:

Poskan Komentar