“Harley-Davidson â€�Bunuhâ€� Road Glide” plus 2 more

Senin, 29 Juli 2013

“Harley-Davidson â€�Bunuhâ€� Road Glide” plus 2 more


Harley-Davidson �Bunuh� Road Glide

Posted:

Milwaukee, KompasOtomotif – Harley-Davidson akan "membunuh" salah satu model yang selama ini familiar di telinga penggemarnya, yakni Road Glide. Varian ini adalah keluarga turing dengan ciri khas, dua lampu di depan yang menyatu dengan tameng angin. Juga dikenal sebagai model turing dengan pengendalian ringan ketimbang Electra.

Dilaporkan Bussiness Journal (BJ), Senior Vice President dan CFO John Olin pada conference call dengan para investor (27/7), membicarakan hasil kuartal kedua. Pada pembicaraan itu, terungkap produksi Road Glide akan distop.

"Meski dua varian Road Glide mencerminkan karakter yang kuat bagi kami, namun porsi penjualannya  sangat kecil. Tidak ada dampak besar jika model ini dihentikan dan diganti model baru pada tahun depan," kata Olin.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html

Toyota, Nissan, Honda dan Mitsubishi Bersatu

Posted:

Tokyo, KompasOtomotif - Toyota Motor Corporation, Nissan Motor Company Limited, Honda Motor Company Limited dan Mitsubishi Motors Corporation mengumumkan kesepakatan bersama untuk mempromosikan stasiun pengisian baterai mobil listrik (Charging Station). Keempat produsen saling bahu-membahu mendukung untuk membangun infrastruktur sekaligus meningkatkan kenyamanan konsumen mobil listrik di Jepang.

Pembangunan  stasiun pengisian baterai mobil listrik dan hibrida "plug-in" dinilai sudah sangat mendesak.Pemerintah Jepang juga sudah menyiapkan subsidi 100,5 miliar yen (Rp 10,5 triliun) pada tahun fiskal 2013 untuk  membangun stasiun pengisian baterai cepat dan memperbanyak kendaraan energi alternatif. Keempat perusahan juga siap menanggung sebagian biaya sekaligus menggandeng stasiun pengisian lain yang sudah beroperasi.

Saat ini, setiap prefektur di Jepang berlomba-lomba menyusun rencana agar bisa memanfaatkan subisidi tersebut.  Dengan kolaborasi keempat produsen mobil terbesar di Jepang tersebut, diharapkan pembangunan infrastruktur bisa dipercepat sekaligus memaksimalkan subsidi pemerintah.

Tiga Metode
Saat ini digunakan tiga cara dasar mengisi ulang baterai mobil listrik. Pertama, pengisian dasar, dilakukan di rumah atau apartemen. Kedua, pengisian di tempat tujuan (Destination Charging), dilakukan di beberapa lokasi umum, seperti pusat perbelanjaan, toko serba ada atau  minimarket dan restoran keluarga. Fungsinya pengisian untuk persiapan pulang ke rumah. Ketiga, en-route charging, pengisian  di perjalan jauh, bisa dilakukan di tempat istirahat di jalan tol, SPBU dan toko di pinggir jalan.

Dengan jaringan pengisian baterai yang semakin luas atau menyebar, pengguna mobil listrik bisa melakukan  perjalannya ke seluruh penjuru Jepang. Dari perjanjian ini, keempat produsen sepakat  melaksanakan empat poin utama, yakni:

1. Mempromosikan stasiun pengisian baterai di Jepang. Meningkatkan jumlah pengisian baterai normal (NCS) menjadi 8.000 lokasi dan 4.000 pengisian baterai cepat (FCS). Setiap fasilitas dibangun sesuai dengan fungsinya, NCS untuk berhenti  lama, sedangkan FCS untuk berhenti sementara atau istirahat.

2. Mempromosikan stasiun pengisian baterai sementara, termasuk menanggung biaya membangun dan perawatan sementara.

3. Membangun jaringan stasiun pengisian baterai yang bisa dimanfaatkan konsumen dengan nyaman, bekerja sama dengan perusahaan stasiun pengisian yang sudah ada. Misalnya menggunakan satu kartu yang bisa dipakai untuk selruh jaringan.

4. Pemerintah menargetkan memperbanyak jumlah  mobil listrik atau hibrida "plug-in" dengan perbandingan 15-20 persen untuk pembelian baru pada 2020.

Sumber: Toyota Motor Corp.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html

Nih, Jalur Mudik Jawa Timur (Bagian 3)

Posted:

Jakarta, KompasOtomotif – Di daerah Jawa Timur, arus mudik dari Jakarta, Jawa Barat, atau Jawa Tengah, relatif tidak sepadat di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Justru arus dari Surabaya menuju Jawa Tengah dan beberapa kota di Jawa Timur, terjadi kepadatan. Dari Kota Buaya ini pemudik menuju kota-kota di  Timur seperti Sidoarjo, Malang, Pasuruan akan sangat padat.

Jalur tengah diperkirakan juga sangat padat, terutama menuju Mojokerto, Jombang, Nganjuk, dan terus ke arah kota-kota di bagian Barat Jawa Timur.

Jalur Utara membentang dari Tuban-Lamongan-Gresik-Surabaya-Sidoarjo-Pasuruan-Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi. Jalur tengah dari Surabaya-Mojokerto-Jombang-Nganjuk-Ngawi-Jawa Tengah. Sementara jalur Selatan membentang dari Pacitan-Ponorogo-Tulungagung-Blitar-Malang-Jember-Banyuwangi. Selengkapnya Lihat GALERI

Jika terjadi kemacetan, pengalihan arus akan dilakukan di titik-titik berikut

1. Ngawi - Surabahya: Dialihkan ke Ngrau - Cepu - Bojonegoro - Babat - Lamongan -Gresik 
2. Madiun - Uteran - Dolopo - Ponogoro
3. Kertosono - Papar - Gampengrejo - Kediri - Ngadiluwih - Ngantru - Tulungangung 

4. Porong - Gempol - Pandaan - Lawang - Singosari - Malang - Kepajen 

5. Situbondo - Prajekan - Tegalampel - Bondowoso - Tamanan - Maesan - Arjasa - Jember 

Habis!

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html

Diposkan oleh iwan di 15.04  

0 komentar:

Poskan Komentar