“Hamilton "Pole Position", Berat buat Mercedes” plus 2 more

Sabtu, 06 Juli 2013

“Hamilton "Pole Position", Berat buat Mercedes” plus 2 more


Hamilton "Pole Position", Berat buat Mercedes

Posted:

Nurburgring, KompasOtomotif - Ambisi tim Mercedes menempatkan kedua pebalapnya barisan terdepan pada F1 Jerman gagal. Harapan untuk memenangkan lomna seri IX (7/7) masih terbuka setelah Lewis Hamilton berhasil merebut "pole position", sabtu (6/7).

Dalam sesi kualifikasi, Hamilton mengukir waktu tercepat 1 menit 29,398 detik yang diraihnya masa injury time. Mantan pebalap McLaren itu melesat lebih cepat 0,103 detik dari pebalap tuan rumah Sebastian Vettel dari tim Red Bull Racing.

Ia mengaku agak terbebani untuk merebut posisi start terdepan, meski akhirnya merasa senang. "Ini luar biasa katrena saya telah berjuang sejak sesi latihan pertama," komentarnya.

Digaris start Hamilton dikepung dua pebalap RBR, Vettel dan Mark Webber di urutan ketiga dan tidak boleh melakukan kesalahaan atau terlambat meninggalkan garis start. Pasalnya, Vettel beberapa kali "tinggal landas" dengan mulus.

Webber boleh tidak diperhitungkan, tapi ada Kimi Raikkonen (Lotus) yang bisa ikut tertarik oleh kesempurnaan Vettel. Yang perlu diperhitungkan juga rekan setim Kimi, Romain Grosjean yang akan melibas dari sisi luar.

Rosberg kecewa
Cukup berat buat Mercedes hanya mengandalkan Hamilton seorang di depan bisa mendulang kemenangan di Nurburgring. Lain hal, jika rekan setimnya Hamilton, Nico Rosberg juga berada di depan.

Di luar dugaan, pebalap Jerman itu tak dapat melanjutkan kualifikasi terakhir (3), sehingga ia harus start dari urutan ke-11. Padahal, performa penampilannya cukup baik, terbukti ia mampu mememangkan F1 Monaco dan Inggris.

"Tim telah membuat suatu kesalahan dan meremehkan trek," ungkap Rosberg. "Tentu sangat kecewa dan saya tidak melihat itu akan terjadi.Padahal, sangat mudah untuk bisa berada di baris depan," tegas putra dsari mantan pebalap F1 Keke Rosberg.

Rosberg tidak yakin bisa menyelesaikan lomba dengan baik dari urutan ke-11. Ia hanya berharap Mercedes bisa membuat langkah maju. Mau tidak mau, jika tidak akan dilibas Vettel yang tak ingin juara di Nurburgring jatuh ke tangan pebalap luar.

Hasil kualifikasi

Q1

1. Lewis Hamilton Mercedes 1m29.398s
2. Sebastian Vettel Red Bull-Renault 1m29.501s +0.103s
3. Mark Webber Red Bull-Renault 1m29.608s +0.210s
4. Kimi Raikkonen Lotus-Renault 1m29.892s +0.494s
5. Romain Grosjean Lotus-Renault 1m29.959s +0.561s
6. Daniel Ricciardo Toro Rosso-Ferrari 1m30.528s +1.130s
7. Felipe Massa Ferrari 1m31.126s +1.728s
8. Fernando Alonso Ferrari 1m31.209s +1.811s
9. Jenson Button McLaren-Mercedes No time set
10. Nico Hulkenberg Sauber-Ferrari No time set


Q2 
11. Nico Rosberg Mercedes 1m30.326s +0.501s
12. Paul di Resta Force India-Mercedes 1m30.697s +0.872s
13. Sergio Perez McLaren-Mercedes 1m30.933s +1.108s
14. Esteban Gutierrez Sauber-Ferrari 1m31.010s +1.185s
15. Adrian Sutil Force India-Mercedes 1m31.010s +1.185s
16. Jean-Eric Vergne Toro Rosso-Ferrari 1m31.104s +1.279s

Q1 
17. Valtteri Bottas Williams-Renault 1m31.693s +1.146s
18. Pastor Maldonado Williams-Renault 1m31.707s +1.160s
19. Charles Pic Caterham-Renault 1m32.937s +2.390s
20. Jules Bianchi Marussia-Cosworth 1m33.063s +2.516s
21. Giedo van der Garde Caterham-Renault 1m33.734s +3.187s
22. Max Chilton Marussia-Cosworth 1m34.098s +3.551s
 

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html

Honda Tiger Bergaya Balap Jadul

Posted:

Jakarta, KompasOtomotif – Untuk mengaktifkan kembali Honda Tiger yang dulu sering digunakan turing, Mahkota Hendra harus mencari refrensi di internet sesuai dengan seleranya. Ia tak mau lagi gaya standar, turing atau sport! Pilihanya, cafe racer.

"Model ini saya pilih karena sederhana, mirip Harley-Davidson Dyna Series. Saya ingin memilikinya,"ceritanya. Pertimbangan lain, posisi mengendara yang cukup menantang, harus membungkuk, namun tidak bikin repot dan capek.

Sehari-hari

Ide tersebut diceritakan ke Donny Ariyanto, pemilik Studio Motor Custom Bike di Jalan Kesehatan Raya, Bintaro, Jakarta Selatan. Akhirnya, Tiger bergaya turing dirombak total dengan sosok sepeda motor balap jadul yang cukup nyaman digunakan sehari-hari.

Bagian utama sepeda motor, yaitu bodi dicopot habis! Tersisa hanya rangka dan mesin. Setelah itu dipasanglah garpu teleskopik 41mm dari Yamaha Byson, pelek TK  dari Jepanmg dengan diameter 18 inci berbalut ban Shinko 120/70.

Pipa seamless 1,25 inci dirancang khusus untuk menggantikan lengan ayun asli Honda. Sedangkan suspensi dipilih YSS Z-Series 36 mm. Merek pelek belakang sama dengan depan, tapi lebih lebar 0,5 inci. Begitu juga dengan ban, lebih lebar, 150/60.

Bodii dirancang dan dibuat sendiri dengan menggunakan pelat galvanis 1,2 mm. Bagian depan tangki bensin dilapisi dengan sabuk. Penampilan menjadi makin unik dengan buntut sedikit bercoak untuk lampu rem.

"Saya ingin warna putih agar tampil  bersih dan grafisnya muncul. Bagian belakang sengaja  dicoak untuk membedakannya dari cafe racer lain," jelas Hendra.

Karena bergaya jadul, tak dibutuhkan aksesori aneh-aneh. Hanya dilengkapi dengan lampu-lampu dan speedometer penunjuk kecepatan produk aftermarket. Jok dirancang khusus. Agar kesan sepeda motor balap makin kental, roda belakang dipasangi rem cakram. Hal yang sama juga untuk setang dengan memilih model dragbar (lurus).

Terakhir knalpot, pakai Flash Muffler untuk menghasilkan raungan gahar. Si White Racer - julukan - siap digeber di jalan raya dengan tambahan spion.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html

Mesran Super dengan "Tutup Pengaman"

Posted:

Jakarta, KompasOtomotif - Untuk melindungi konsumen dari pemalsuan, Pertamina Pelumas meluncurkan Mesran Super dengan kemasan yang dilengkapi dengan tutup pengaman atau Security Cap. Perubahan hanya tutup botol, kini selain tahan bocor dan bisa mencegah pemalsuan.

"Security Cap diperkuat dengan Hak Paten untuk semua produk Pelumas Pertamina," ujar Christina CH Simorangkir, Asmen Brandcomm PT Pertamina (Persero) Unit Lubricants.

Perbedaan, kalau botol lama tutup dibuka dengan memutar, kini harus dicongker dengan obeng pipih. "Ujung obeng pipih diselipkan pada lekukan Security Cap, ditekan sampai menembus ke kira-kira 1 cm, kemudian dicungkil,"  jelas Christina.

Dengan cara ini, botol pelumas yang sudah dibuka, tutupnya jadi rusak. Konsumen juga lebih mudah membedakannya dengan yang palsu.
 

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html

Diposkan oleh iwan di 15.18  

0 komentar:

Poskan Komentar