“Vettel Tak Terbendung, Alonso Hebat” plus 2 more

Minggu, 09 Juni 2013

“Vettel Tak Terbendung, Alonso Hebat” plus 2 more


Vettel Tak Terbendung, Alonso Hebat

Posted:

Montreal, KompasOtomotif - Grand Prix F1 Kanada berhasil dimenangkan Sebastian Vettel tanpa mendapat perlawan berarti selama menempuh 70 lap di sirkuit Gilles Villenuve, Montreal, Kanada, Minggu (9/6) atau Senin dini hari di Indonesia. Pebalap tim Infinti Red Bull Racing ini menghabiskan waktu 1 jam 32menit 09,143detik.

Ini kemenangan ketiga Vettel musim 2013 setelah menyelesaikan 7 seri. Dua kemenangan sebelumnya direbut di Malaysia dan Bahrain. Dengan kemenangan ini, posisi teratasnya semakin kokoh dengan total 132 angka.

Posisi kedua direbut Fernando Alonso yang tampil sangat luar biasa. Andalan Ferrari itu harus kerja keras dengan menyalip Mark Webber di lap 42 dan kemudian Lewis Hamilton di lap 62. Bahkan dengan Hamilton, dirinya sempat masuk tikungan secara bersama dan hampir bersenggolan. Keluar tikungan terakhir, barulah Mercedes itu dapat dilewatinya.

Dengan finis kedua, Alonso mendapat tambahan 18 angka dan membuat posisinya berada di peringkat kedua dengan total 96 angka. Ia menggeser posisi Kimi Raikkonen yang finis kedelapan dan mundur jadi ketiga.

Penampilan agresif Alonso dengan performa mobil yang bagus, juga dialami rekan setimnya Felipe Massa. Pebalap Brasil itu start dari posisi ke-16 berhasil finis ketujuh.

Sementara Hamilton harus puas dengan finis ketiga. Pebalap Mercedes ini gagal mempertahankan kemenangan yang direbut tahun lalu. Mantan juara dunia 2008 ini sempat mengeluh kepada tim melalui radio mengenai DRS.


Jalan lomba

Saat lepas garis start berlangsung mulus dan Vettel mampu mempertahankan posisi terdepan, begitu juga Hamilton. Kecuali Bottas yang pertama kali start baris kedua dapat dilewati oleh Webber dan Alonso, sehingga membuat posisi pebalap Williams itu melorot jadi ketujuh.

Sutil (Force India) yang coba melewati Bottas di lap 6 gagal dan malah sempat melintir akibat coba menghindar senggolan dengan Maldonado. Akhirnya, Maldonado diputuskan oleh pengawas lomba bersalah dan menjalani drive through penalty.

Penampilan agresif diperlihatkan Massa. Start dari posisi ke-16, masuk lap 13 pebalap Ferrari itu sudah berada di urutan ke-10. Namun, usai ganti ban di lap 18, posisinya melorot lagi jadi ke-14. Tapi, dengan kegigihannya, ia mendapatkan kembali posisi ke-10 di lap 25 setelah melibas Bottas dan Jenson Button. Sutil yang berada di depannya hampir dapat dilewati.

Sementara formasi lima terdepan kembali dipegang seperti di start, yakni Vettel meninggalkan Hamilton 17 detik, diikuti Rosberg, Webber dan Alonso. Di lap 27, Webber coba menyusul Rosberg jelang masuk tikungan "S", tapi gagal. Sementara Alonso sudah menempel rapat di belakang Webber.

Masuk lap 30, Webber coba memancing Rosberg agar membuka di tikungan, tap[i tak berhasil. Bahkan di tikungan hairpain dibarengi juga gagal. Lepas itu barulah Webber dapat melewati Mercedes, Alonso pun mengikuti Webber hanya dilakukan di depan grand stand (grid).

Vettel semakin sulit didekati Hamilton yang tertinggal 16,4 detik. Bahkan, di lap 36 ia sudah melakukan overlap dan di lap 42, Grosjean di posisi kesembilan mampu dioverlapnya.

Yang seru justru Alonso terus menekan Webber pasca senggolan ketika melakukan overlap. Pada lap 42, Alonso dapat melibas Webber jelang masuk tikungan "S" dan membuat dirinya berada di urutan ketiga. Kini, andalan Ferrari itu coba mengejar Hamilton.

Peluang memperkecil jarak coba dilakukan masing-masing pebalap melalui strategi pitstop 2. Alonso mengarahkan Ferrari ke pit di lap 48, satu lap setelah Webber. Meski dapat mempertahankan posisi ketiga saat masuk lintasan, jaraknya dengan Hamilton tetap jauh. Malah ia mampu melakukan overlap rekan setimnya Massa yang berada di urutan ke-10 di lap 57.

Vettel yang unggul 16 detik lebih atas Hamilton, tinggal mengatur kecepatan sampai finis. Justru Alonso kini coba merebut posisi kedua dari Hamilton. Tekadnya berhasil terpenuhi pada lap 62. Pebalap Spanyol itu tampil luar biasa.

Hasil lomba
1. Vettel Red Bull-Renault 1h32:09.143
2. Alonso Ferrari + 14.408
3. Hamilton Mercedes + 15.942
4. Webber Red Bull-Renault + 25.731
5. Rosberg Mercedes + 1:09.725
6. Vergne Toro Rosso-Ferrari + 1 lap
7. Di Resta Force India-Mercedes + 1 lap
8. Massa Ferrari + 1 lap
9. Raikkonen Lotus-Renault + 1 lap
10. Sutil Force India-Mercedes + 1 lap
11. Perez McLaren-Mercedes + 1 lap
12. Button McLaren-Mercedes + 1 lap
13. Grosjean Lotus-Renault + 1 lap
14. Bottas Williams-Renault + 1 lap
15. Ricciardo Toro Rosso-Ferrari + 2 laps
16. Maldonado Williams-Renault + 2 laps
17. Bianchi Marussia-Cosworth + 2 laps
18. Pic Caterham-Renault + 2 laps
19. Chilton Marussia-Cosworth + 3 laps
20. Gutierrez Sauber-Ferrari + 7 laps

Fastest lap: Webber, 1:16.182

Peringkat sampai seri VII

Pebalap                         Konstruktor
1. Vettel 132                 1. Red Bull-Renault 201
2. Alonso 96                 2. Ferrari 145
3. Raikkonen 88          3. Mercedes 134
4. Hamilton 77            4. Lotus-Renault 114
5. Webber 69               5. Force India-Mercedes 51
6. Rosberg 57             6. McLaren-Mercedes 37
7. Massa 49                 7. Toro Rosso-Ferrari 20
8. Di Resta 34             8. Sauber-Ferrari 5
9. Grosjean 26
10. Button 25
11. Sutil 17
12. Vergne 13
13. Perez 12
14. Ricciardo 7
15. Hulkenberg 5

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html

Hujan Makan Banyak Korban di HRC Seri II Malang

Posted:

Malang, KompasOtomotif – Hujan lebat - meski sebentar - menjadi tantangan bagi para pebalap yang berlaga di Honda Racing Champhionship (HRC) Seri II di Kanjuruhan, Malang (9/6). Upacara pembukaan sempat terganggu, namun tak memengaruhi para pebalap untuk melibas setiap tikungan licin. 

Akibatnya, satu persatu pebalap berjatuhan.  Seperti di kelas OMR Honda CB150R, tepat setelah upacara pembukaan, beberapa pebalap tergelincir. Salah satunya Reynaldi Pradana dari tim Honda Oei Sphinx Motorex KYT IRC yang bertengger di barisan depan harus berjuang kembali merebut posisi setelah tak kuasa melawan licinnya lintasan di tikungan tusuk konde.

Di kelas bebek 110cc tune up seeded makin banyak lagi yang terjungkal, bahkan kondisinya lebih parah. Di awal lomba, Wawan Hermawan dari Astra Motor Racing Team terjatuh di lap pemanasan. Beruntung, dia belajar dari kesalahan itu dan akhirnya memenangi lomba. Di pertengahan balapan, silih berganti pebalap jatuh. Bahkan ada satu yang harus ditandu karena setelah jatuh ditabrak pebalap lain di belakangnya. Berkali-kali kejadian serupa terlihat, namun balapan tetap dilanjutkan karena kondisi lintasan masih bisa ditoleransi.

Wawan Hermawan, pemenang di balapan pertama 110cc tune up seeded, mengatakan kalau lintasan cukup licin, butuh kesigapan ekstra untuk menghadapinya. "Saya bersyukur terjatuh di lap pemanasan, dari situ saya belajar dan berusaha tak mengulangi kesalahan," ujarnya yang ditemui KompasOtomotif di paddock.

Sukses
Secara keseluruhan, HRC Seri II di Malang berhasil diselenggarakan dengan sukses. Event adu ketangkasan di lintasan ini mengundang banyak penonton datang. Tribun yang disiapkan panitia bahkan sudah penuh sejak pagi hingga sore hari. Rupanya hujan tak menghalangi penonton datang ke lokasi balap. Purwokerto, Tegal, Bandung akan menjadi tujuan HRC Seri berikutnya. Sedangkan Banjarbaru dan Makassar akan jadi ajang balap HRC non Seri.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html

�One Make Race� Honda CB150R Seru di Malang

Posted:

Malang, KompasOtomotif – Gelaran Honda Racing Championship One Make Race (OMR) menampilkan Honda CB150R (One Make Race) adalah salah satu yang ditunggu. Selain menjanjikan warna lain, varian ini juga sedang "panas" di pasar sepeda motor sport Indonesia. HRC Seri II di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Malang, Jawa Timur (9/6) terpilih sebagai lokasi pertama dari tiga lokasi yang direncanakan.

PT Astra Honda Motor (AHM) menyediakan 20 unit CB150 baru, 15 unit untuk balapan, sisanya cadangan. Mesin dalam keadaan standar, AHM hanya memodifikasi knalpot, pijakan kaki, penggunaan piggyback, dan setelan kemudi disesuaikan dengan masing-masing pebalap.

Menurut Anggono Iriawan, Manajer Safety Riding dan Motorsport AHM, cukup banyak peserta yang berminat mengikuti ajang ini, namun karena jumlah sepeda motor terbatas, panitia harus melakukan seleksi. "Kami lihat umur mereka, harus di bawah 20 tahun. Kuota ditutup berdasarkan peserta yang duluan mendaftar," paparnya.

Karena semua spesifikasi sepeda motor sama, kemampuan dan mental pebalap adalah kunci untuk merai kemenangan. Dalam balapan pertama itu, akhirnya Andi Gilang dari tim Honda Daya KYT Federal Oil Walini Showa FIM Golden berhasil menjadi pemenang. Meski lintasan basah karena hujan, pemuda asal Subang itu mampu mempertahankan konsistensi dan berhasil mengatasi tekanan dari rekan setim Aditya Pangestu serta peraih juara ketiga, Roni Kurniawan dari tim Honda Daya Adicipta Helmi Hendra.

"Ada dua tujuan dalam OMR seperti ini. Pertama, menunjukkan sisi produk, bahwa sepeda motor sudah sangat bertenaga meski dalam kondisi standar. Kedua, menunjukkan skill pebalap, karena tunggangannya sama," terang Anggono.

OMR Honda CB150R tidak bisa digelar di sembarang sirkuit. Ada syarat khusus, terutama lebar lintasan minimal 7 meter, dan tidak ada tikungan hairpin atau tusuk konde. Selain nongol di HRC, OMR ini juga sudah menjadi agenda rutin di Indospeed Race yang berlangsung lima seri di Sentul. Setelah Kanjuruhan, ada Purwokerto, dan Bandung yang akan menyelenggarakan gelaran serupa.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html

Diposkan oleh iwan di 15.00  

0 komentar:

Poskan Komentar