“Shelby Super Snake 2013 Serba Serat Karbon” plus 2 more

Rabu, 05 Juni 2013

“Shelby Super Snake 2013 Serba Serat Karbon” plus 2 more


Shelby Super Snake 2013 Serba Serat Karbon

Posted:

Arkansas, KompasOtomotif - Penggemar Shelby Super Snake, khususnya varian Cobra, penampilan mobil sport ini boleh saja dinilai sudah sangar. Namun tidak demikian bagi Ultimate Auto (UA), modifikator asal Amerika Serikat ini. Model terbaru, Super Snake 2013 dinilai masih kurang sangar. Karena itulah ia melakukan "operasi" wajah lagi.

Serat Karbon
Bagian pertama yang menjadi perhatian, kap mesin dan bagasi diganti dengan serat karbon. Pinggirnya dicat sewarna bodi dan memberi kesan garis tengahnya dibuat dari  serat karbon.

Untuk atap, prosesnya berbeda lagi, hanya ditempelkan. Begitu pula penyedot angin (air scoop) yang berada di pilar C. Serat karbon juga digunakan untuk spoiler depan, side skirt dan lis bemper belakang.

Selain itu, agar suara musik lebih mantap dan menggelegar, dipasang pula 2 unit speaker, subwoofer dan 4 penguat (amplifier) di bagas den bok juga dari serat karbon.

Belang
Ubahan tak berhenti sampai di situ. Spakbor depan-belakang dirobek, dibuat menggembung menggunakan pelat besi. Tujuannya, agar proporsional dengan ukuran pelek belang dengan ukur diamater dan lebar, 21x10 inci depan dan 22x13 inci untuk belakang.

Makin unik lagi, Vellano (produsen pelek) membuat bibir pelek dengan menggunakan serat karbon. Karena lebar pelek depan dan belakang berbeda,  area yang menggunakan serat karbon harus disesuaikan, depan 5,5 inci belakang 7 inci ke arah dalam.

Agar makin istimewa, sumber tenaga juga dimodifikasi. Mesin standar 5,4 liter yang semula menghasilkan 605 PS,"digosok' lagi! Hasilnya 850 PS!

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html

Mobil Murah Meluncur 7 Minggu Lagi! (Update!)

Posted:

Jakarta, KompasOtomotif – Kendati PP program mobil murah (LCGC) sudah diterbitkan secara resmi oleh pemerintah, produsen tidak bisa langsung memasarkan atau menjual mobil yang sudah diproduksinya begitu saja. Pasalnya, menurut, Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor (ADM), satu-satu produsen LCGC saat ini (diproduksi untuk Toyota Agya dan Daihasu Ayla), harus diaudit lagi.

"Nah, untuk proses audit sampai boleh dijual, butuh waktu sekitar 7 minggu. Di samping itu, sampai sekarang belum tahu lembaga atau perusahaan yang akan melakukan audit tersebut," jelas Amelia ketika diberi tahu bahwa PP telah diterbitkan oleh Sektretariat Negara.

"Terbitnya PP baru tahap awal. Kita memang senang. Namun berikutnya, kita harus memastikan apakah mobil yang kita buat sudah sesuai dengan peraturan atau syarat yang  ditentukan pemerintah berdasarkan audit yang dilakukan oleh lembaga yang ditunjuk oleh pemerintah. Terbitnya peraturan memang berita gembira bagi produsen dan konsumen,"  lanjutnya.

Kalau pelaksanaan audit menghabiskan waktu 7 minggu, berarti konsumen akan mendapatkan mobil yang dipesannya tahun lalu, menjelang lebaran tahun ini!

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html

PP Mobil Murah Resmi Terbit!

Posted:

Jakarta, KompasOtomotif — Pemerintah Indonesia akhirnya menerbitkan peraturan pemerintah (PP) mengenai program mobil murah dan ramah lingkungan (LCGC) dan kendaraan emisi karbon rendah (LCE), hari ini (5/6/2013). Acuan hukumnya tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2013 tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor yang Dikenai Pajak Penjualan Barang Mewah.

Dalam PP terbaru diatur soal program LCGC dan LCE yang sudah dicanangkan sejak dua tahun lalu. Budi Darmadi, Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian, mengatakan, program LCGC dan LCE melalui regulasi yang baru saja terbit ditujukan untuk semua produsen mobil. Dengan catatan, produsen harus memenuhi persyaratan alias bukan untuk merek tertentu.

"Intinya mengutamakan investasi yang masuk dan mendorong kemandirian nasional pada industri otomotif untuk mesin 1.000-1.200 cc," ungkap Budi kepada KompasOtomotif, hari ini (5/6/2013).

Dalam regulasi ini ditetapkan acuan insentif khusus untuk dua jenis kendaraan itu, terbagi dalam tiga pilihan, 100 persen, 50 persen, atau 25 persen. Semua tergantung dari ketentuan yang sudah ditentukan sebelumnya.

"Sampai kini sudah ada komitmen investasi dari lima merek mobil dengan nilai investasi (total 3 miliar dollar AS) ditambah 100 perusahaan dari industri komponen (total 3,5 miliar dollar AS)," papar Budi.

Pemerintah yakin, program ini akan memperkuat struktur industri otomotif nasional. Untuk itu, program tidak membatasi teknologi yang digunakan. Selain untuk menciptakan jenis kendaraan yang ramah lingkungan, juga membuka kesempatan untuk ekspor ke negara lain.

"Acuan harga hanya sebagai referensi dengan mempertimbangkan inflasi dan teknologi transmisi serta kelengkapan keselamatan," lanjut Budi.

Meski banyak mendapat tentangan dari warga, khususnya kota-kota besar di Indonesia, program ini menyasar konsumen di daerah yang masih belum punya pilihan kendaraan dengan harga terjangkau.
 

"Acuan harga hanya sebagai referensi dengan mempertimbangkan inflasi dan teknologi transmisi serta kelengkapan keselamatan," lanjut Budi.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html

Diposkan oleh iwan di 15.02  

0 komentar:

Poskan Komentar