“Honda Accord Futuristik Dari Yogyakarta” plus 2 more

Selasa, 25 Juni 2013

“Honda Accord Futuristik Dari Yogyakarta” plus 2 more


Honda Accord Futuristik Dari Yogyakarta

Posted:

Surabaya, KompasOtomotif – Sedan cokelat keemasan ini termasuk yang mendapat banyak perhatian dalam kontes modifikasi Accelera Auto Contest di Surabaya, Jawa Timur, beberapa bulan silam. Pasalnya, membuka dan menutup pintu Honda Accord VTi lansiran 2004 ini cukup dengan remote. Uniknya, dua pintu depan bergerak maju mendekati kap mesin, sedang dua pintu belakang bergeser ke arah sebaliknya.

Sejurus kemudian, bagasi "memuntahkan" sound system bak laci yang menganga. Sedangkan kap mesin mendongak ke atas. Semuanya berubah posisi dengan sistem motorized. Penampilannya rapi dengan pengerjaan detail tak sembarangan.

Pantas, bila juri menobatkan sebagai King of Elegant. "Padahal, konsepnya nggak cuma elegan, tapi juga futuristik sekaligus ekstrem. Jadi ada tiga konsep sekaligus dalam satu mobil," jelas Ocky Zio, pemilik mobil yang asli Yogyakarta itu kepada KompasOtomotif . Menurutnya, pengaplikasian konsep futuristik pada pergerakan pintu yang semua elektrikal, termasuk naik-turun suspensi (air-sus) yang membuat mobil bisa dibuat ceper, atau bisa juga standar.

Ekstremnya, justru pada rombakan total bodi. Uniknya, Ocky tak memercayakan mobilnya digarap di bengkel, tapi ia memanggil mekanik dan modifikator andal ke rumah. Semua dikerjakan atas pengawasannya dan pengerjaan pun tergolong cukup singkat, hanya 11 bulan.

Bagasi Hatchback
Soal penampilan, sebenarnya wajah asli Accord masih gampang dikenali melalui lampu depan-belakang yang masih bawaan pabrik. Dimensinya juga cenderung sama, hanya Ocky menambahkan body kit kustom untuk membuatnya semakin seksi.

Tapi jika diamati, ubahan mendasar dilakukan pada buritan. Tutup bagasi menyatu dengan pilar "C", sehingga ketika dibuka kacanya ikut terangkat. "Biar kayak Celica gitu. Pengin memodifikasi Celica sih, cuma duitnya kurang. Tapi setelah modifikasi jalan, eh malah lebih mahal ketimbang beli Celica," beber Ocky.

Paling susah justru kaki-kaki. Bapak satu anak ini bilang, semua ban dipasang presisi meski menggunakan pelek 22 inci. Karena menggunakan suspensi udara, fender pun bikin baru. Badan membengkak dengan teknik wide body, lebarnya tujuh jari di depan dan empat jari di belakang. 

Interior Mewah
Kemewahan semakin terasa ketika menengok kabin. Pemilihan motif jok, lapisan pintu, dashboard, dan atap dengan nuansa kotak-kotak cokelat-krem cukup pintar membangun suasana nyaman. Dengan motif ini, tukang jok dibuat sulit karena harus menganyam lapisan kulit satu persatu bagian. Beberapa monitor tertancap, seperti pada dashboard dan sandaran kepala jok depan.

Ocky lantas menambahkan mini bar di jok baris kedua dengan memberikan banyak tempat menyimpan botol minuman serta gelas, terutama di tengah-tengah penumpang. Lalu, semuanya dikombinasikan dengan perangkat audi lengap yang terpasang pada bagian belakang.

Mesin menjadi sentuhan terakhirnya dengan penambahan berbagai peranti HKS, mulai filter, turbo, dan pendongkrak tenaga lainnya. Dengan tampang seperti ini, Rp 300 juta lebih harus keluar dari kantong pribadi Ocky. "Tapi saya puas, dan itu memang yang dicari modifikator," tuturnya.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html

Musik Makin Keras, Konsentrasi Mengemudi Lebih Awas

Posted:

Groningen, KompasOtomotif – Musik ternyatameningkatkan konsentrasi mengemudi atau membuat pengemudi lebih awas! Hal tersebut disimpuikan oleh Ayca Berfu Unal, psikolog asal Universitas od Groningen, Belanda, yang melakukan studi, pengaruh musik terhadap konsentrasi pengemudi. Disimpulkan, semakin keras dentuman musik di kabin, refleks pengemudi semakin tinggi.

Untuk melakukan penelitiannya, Unal melibatkan 47 mahasiswa berusia antara 19-25 tahun yang memiliki SIM. Pengalaman mengemudi  mereka ratar-rata lebih dari 2,5 tahun.

Para mahasiswa diminta membuat playlist (daftar musik pilihan), lalu diputar pada simulator mengemudi. Setiap partisipan dites tiga kali. Pertama, mengemudi dengan dentuman musik sangat keras, kedua dengan volume musik wajar dan ketiga tanpa musik sama sekali.

Selama tes, Unal mengamati detak jantung mereka. Dia juga menanyakan kepada para mahasiswa untuk menilai kondisi masing-masing. Kapan mereka bosan, mengantuk atau bersemangat.

Ketika tes selesai dan dianalisa, Unal menyimpulkan bahwa musik sama sekali tak mengganggu konsentrasi dan kemampuan mengemudi. Mulai volume sangat kencang, wajar, pelan atau hening. Faktanya, mendengarkan musik sembari mengemudi membuat respons lebih cepat terhadap kondisi lalu-lintas saat dites di simnulator, dibandingkan dengan tidak mendengarkan musik sama sekali.

Sangat mengejutkan, respons pengemudi paling sensitif dan cepat ketika mendengarkan musik dengan suara menggelegar. Kesimpulannya, suara musik keras ikut membangkitkan energi berlipat.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html

Ini Pesaing Jazz dan Yaris dari Nissan

Posted:

Yokohama, KompasOtomotif — Saat bertandang ke Nissan Galery di Yokohama, Jepang (17-21/6/2013), KompasOtomotif melihat dari dekat sosok Note. Hatchback generasi kedua Nissan yang pertama kali diperkenalkan di Geneva Motor Show, Maret 2012, dalam bentuk konsep dan bernama Invitation. Di Jepang, kendaraan itu diperkenalkan pada Juli tahun lalu.

Secara global, Note yang dipersiapkan untuk bersaing dengan Honda Fit (Jazz), Ford Fiesta, dan Toyota Vit (Yaris) ini resmi dijual pada awal 2013 di beberapa negara. Ketika dikonfirmasi, Indriani Widjaja, Manajer Umum Departemen Pemasaran dan Strategi Komunikasi Nissan Motor Indonesia, menegaskan bahwa saat ini Nissan Indonesia belum ada rencana memasukkan Note dan masih berkonsentrasi pada All New Grand Livina serta persiapan "kelahiran" Datsun.

Dimensi Note tergolong kompak dengan panjang 4.100 mm, lebar 1.695 mm, tinggi 1.525 mm, dan jarak sumbu roda 2.600 mm, lebih panjang 100 mm dari Jazz. Otomatis bodi pun lebih melonjor 180 mm. Sementara desain, dari beberapa sisi ada kemiripan dengan Jazz, seperti di bagian belakang. Sedangkan tampilan depan lebih trendi dengan model gril lebar dan memanjang. Trus, ujung depan lampu utama menempel ke gril (seperti bumerang kecil).

3 silinder
Ketika melongok interior, pada bagian tengah dasbor ada monitor layar sentuh dengan fitur terkini, antara lain sistem navigasi, DVD, koneksi Bluetooth, USB, dan iPod. Layar tersebut juga bisa menampilkan kondisi area sekitar mobil yang diperkenalkan sebagai Arround View Monitor (AVM). Pengaturan pendingin kabin (AC) mengadopsi gaya March dengan model bulat. Di dekat tuas rem parkir ada tombol Eco yang dipakai untuk memandu pengemudi berkendara secara ekonomis. Selain itu, ada teknologi Idling Stop System pada jantung pacu.

Mesin yang diandalkan yaitu 1,2 liter tiga silinder berkode HR12DE yang mempunyai tenaga maksimum 79PS. Dengan mesin yang sama, ada yang dipasangi supercharger sehingga menyemburkan daya 97 PS. Selain itu, ada yang 1,5 liter dCi menghasilkan tenaga 89 PS. Untuk pemindah tenaga tetap mengandalkan XTronic CVT.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html

Diposkan oleh iwan di 15.25  

0 komentar:

Poskan Komentar