“Ford EcoSport Diluncurkan Kamis di India” plus 2 more

Jumat, 21 Juni 2013

“Ford EcoSport Diluncurkan Kamis di India” plus 2 more


Ford EcoSport Diluncurkan Kamis di India

Posted:

India,KompasOtomotif - Kamis depan (26/6), Ford India mengkonfirmasi peluncuran mini SUV berteknologi EcoSport. Namun, sebelum prosesi, semua dealer sudah mendapat unit untuk diperlihatkan kepada konsumen. Bahkan di bodi mobil terpampang tulisan dengan stiker oranye "Ford EcoSport The Urban SUV".

Tadinya, konsumen boleh menjajal SUV tersebut. Kebijakan manajemen Ford India hanya memboleh mengamati eksterior, duduk di dalam sambil memperhatikan interior serta menghidupkan mesin. Bahkan sudah bisa memesan dengan membayar uang muka 50.000 rupee atau Rp8,3 juta.

Hanya, apakah penerimaan mobil bermesin 1.5L TDCi ini bisa cepat? Mengingat, dari pengalaman Ford 1.0L EcoBoost, konsumen sampai harus menunggu 90 hari. Nah, untuk SUV mini ini diharapkan bisa lebih cepat lagi.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html

Wuih, Mekanik Bengkel Ini Semua Wanita!

Posted:

Norwich, KompasOtomotif – Kalau kita pernah melihat film atau sinetron yang menggambarkan mekanik wanita berparas cantik sebagai "dokter" mobil di bengkel, kali ini wujud nyatanya tampak di depan mata. Di Norwich, Inggris, bengkel Caroline's Car yang menangani segala macam keluhan digawangi lima wanita. Jangan remehkan mereka, karena bengkel yang dirintis sejak 10 tahun lalu itu kini punya ratusan pelanggan tetap yang didominasi wanita.

"Sekarang tak hanya wanita. Para pria juga mulai memercayai kami. Ini semua bermula dari anggapan bahwa perempuan lebih memilih pekerjaan nyaman, misalnya sebagai dokter gigi ketimbang berkutat di bengkel," ujar Caroline Lake, 42, pemilik bengkel bicara masalah jender.

Isu Jender
Isu jender yang tak bisa ditampik ternyata membawa banyak cerita. Berdasar pengalaman para pelanggannya, Caroline mengungkap banyak wanita ditipu di bengkel umum. Wanita dianggap tak mengerti persoalan mesin.

"Konsumen wanita dijebak dengan mengatakan bahwa butuh perbaikan dengan biaya besar, padahal tidak. Atau para mekanik mengulur waktu, yang sebenarnya hanya untuk membicarakan soal payudara dengan mekanik lainnya," beber Caroline.

Itulah sebabnya, banyak wanita datang ke bengkelnya karena merasa percaya dan nyaman, serta Caroline selalu menjamin tak akan melakukan "tipu-tipu".

Kerja Keras
Caroline's Cars hasil kerja keras Caroline yang merintis dari bawah. Pada awalnya, dia hanyalah seorang mekanik di bengkel umum. Itu pun "berdarah-darah" dulu, karena harus rela menjadi karyawan magang tanpa bayaran selama empat tahun. Hasilnya, Caroline menjadi wanita pertama di Inggris yang menerima sertifikat sebagai tester  dari Kementerian Transportasi Inggris. Tapi karena semakin banyaknya wanita komplain soal pengalaman servis di bengkel yang didominasi pria, Caroline memberanikan diri membuka usaha sendiri.

Ada ciri khas di bengkel milik Caroline, yakni semua mekanik menggunakan seragam berwarna merah muda. Seorang mekanik pria—untuk membantu mengerjakan tugas yang sifatnya berat—yang baru saja direkrut pun harus memakai baju yang sama.

Kini, mimpinya adalah membuka jaringan dengan model franchise, minimal untuk mengembangkan sayap di Inggris. Saat ini dia pun sudah membuka kelas khusus dan pusat tes mekanik yang membuat wanita lebih tertarik memelajari seluk-beluk otomotif.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html

Yen Melemah, Bos Ford Gerah!

Posted:

Nanchang, KompasOtomotif - Chief Executive Officer (CEO) Ford Motor Co., Alan Mulally gerah karena nilai tukar yen terus melemah, khususnya terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Bahkan menuduh Jepang memanipulasi nilai tukar yen. Hal itu disampaikannya dalam wawancara dengan Bloomberg di Nanchang, China, kemarin (20/06/2013).

Lebih parah lagi, dia juga mencap pasar mobil Jepang lebih tertutup dari China. Pasalnya, dengan semakin melemah nilai tukar yen, harga mobil yang dibuat di Jepang lebih murah di luar negeri.

Sebaliknya, mobil yang dibuat di luar Jepang, lebih bila mahal dan akan sulit bersaing atau tidak menarik bagi konsumen di negara tersebut. Dijelaskan pula, saat ini produsen mobil Jepang menikmati penjualan di negaranya sendiri sampai 90 persen lebih.

Kebijakan ekonomi Jepang sekarang - reflasi - yang dipimpin oleh Perdana Menteri Shinzo Abe memang telah menuai banyak kritik dari negara lain.

"Mulally seorang dari beberapa tokoh yang paling keras mengkritik yen. Bisa dimaklumi, karena  membuatnya rugi," kata John Zeng, analis LMCAutomotive di Shanghai.

Yen terus melemah terhadap nilai tukar mata uang asing sejak pertengahan November tahun lalu, dan kini sudah mencapai 18 persen terhadap dolar. Akibatnya, nilai penjualan ekpor Jepang di luar negara itu terus tumbuh, termasuk mobil.

Tertutup
"Ini merupakan pasar paling tertutup di dunia," kata Mulally kemarin. Perwakilan Sander Levin dari Michigan bersama 46 Demokrat lain telah menyurati Presiden Barack Obama pada Maret lalu bahwa pasar impor mobil Jepang tertutup untuk kendaraan buatan Amerika Serikat.

Sementara itu, Sho Minekawa, Senior Managing Ofiicer Honda Motor Co., membantah Jepang sebagai pasar tertutup. Sedangkan Carlos Ghosn juga juga menolak kritik terhadap penurunan nilai tukar yen. Ghosn menilai para pengkritik mengabaikan sejarah.

Pada akhir Maret lalu Ghosn mengatakan bahwa nilai yen "netral" saat didagangkan dengan nilai 100 per dolar Amerika Serikat (sekarang masih di bawah 100)  Padahal, 10 sampai 15 tahun lalu, 1 dolar AS sama dengan 110 yen.

Salah satu produsen mobil Jepang mengambil keuntungan akibat melemahnya nilai yen adalah Nissan. Untuk itu, produsen mobil #2 Jepang ini telah menurunkan harga 7 modelnya di AS. Alhasil,

Mei lalu penjualan Nissan naik sampai 25 persen atau tiga lebih besar yang diprolehrata-rata merek lain. Harga sedan Altima turun 580 dolar (Rp 5,75 juta), membuat penjualan naik sampai  41 persen, melewati Ford Fusion dan mendekati Honda Accord.

Puji China
Mulally ke China dalam rangka meresmikan pabrik baru di tenggara kota Nanchang  bersama mitranya di negara tersebut. Dikatakan, penjualan mobil AS di China tumbuh lebih cepat dari yang diharapkan. Dia juga memberi sinyal, China akan menjadi pusat ekspor Ford, namun saat ini masih fokus untuk memenuhi pasar China.

"Menurut saya, hanya masalah waktu," katanya ketika ditanya tentang ekspor dari China. "Dari waktu ke waktu, seluruh fasilitas  kami diposisikan untuk dapat memenuhi kebutguhan pasar dari berbagai lokasi," lanjutnya.

Ford melanjutkan investasi di China senilai 4,9 miliar dolar (Rp 49 triliun) dan akan melakukan investasi tahap berikutnya. Ford menargetkan untuk bisa menikmati 6 persen pasar China pada 2015, kata David Schoch, yang diangkat sebagai Vice President Ford Group Asia Pacific sejak April lalu. 

Juga disebutkan, Ford Motor Co., akan memboyong merek mewahnya, Lincoln  untuk dijajakan di China mulai tahun depan. "China adalah pasar yang terus begerak untuk volume dan mobil mewah. China punya selera hebat," tutupnya

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html

Diposkan oleh iwan di 15.29  

0 komentar:

Poskan Komentar