“Tiga Preman Gebuk Maserati Quattroporte” plus 2 more

Rabu, 15 Mei 2013

“Tiga Preman Gebuk Maserati Quattroporte” plus 2 more


Tiga Preman Gebuk Maserati Quattroporte

Posted:

Qingdao, KompasOtomotif – Seorang pemilik Maserati Quattroporte bemarga Wang, menyewa tiga preman untuk menghancurkan mobilnya di depan banyak orang.  Hal itu dilakukan bertepatan dengan hari pertama penyelenggaraan Qingdao International Motor Show, (14/5) dan merupakan ungkapan protes atas penindasan haknya sebagai konsumen mobil.

Ini adalah klimaks dari konflik yang bermula pada awal 2011. Saat itu, Wang mengklaim kerusakan pada komponen Quattroporte miliknya kepada perusahaan asuransi yang dilakukan di dealer lokal. Namun Wang mendapati, komponen yang dipasang ternyata bekas namun harganya sama dengan komponen baru, sekitar 2.400 yuan(setara Rp 3,8 juta).

Protes dilancarkan melalui surat maupun telepon! Namun proses penyelesaian berbelit dan menghabiskan waktu lebih dari dua tahun. Kesabaran Wang habis, ia menyebarkan rencana "penghancuran" mobil lewat berbagai media sosial. Bahkan ia mengabari wartawan untuk datang ke "acara" yang digagasnya via telepon, e-mail dan selebaran.

Kini mobil yang dijual sekitar Rp 4,2 miliar di China itu hancur. Tiga palu besar dengan gagang panjang meluluhlantakkan kaca. Patut disesalkan, aksi ini tidak diikuti dengan cara elegan,  protes secara formal. Wang  memilih cara "tradisional", menghancurkan mobil dan meminta perhatian banyak orang. Kendati belum ada respons dari Maserati, Wang akan terus melancarkan protes hingga haknya dipenuhi.

Akhir-akhir ini, isu hak konsumen otomotif sedang memanas di China, terkait dengan perlakuan tidak adil dari merek-merek non-China. Sebelum Wang, aksi serupa sudah dilakukan oleh seorang pemilik Lamborghini pada 2011.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html

Debut S-Class Terbaru di Airbus A380 Delivery Center

Posted:

Hamburg, KompasOtomotif – Wujud Mercedes-Benz S-Class terbaru diperlihatkan secara resmi hari ini (15/5) waktu Jerman (tengah malam WIB). ihwal menarik, seremonial peluncuran dilakukan di Airbus Delivery Center, Hamburg, biasanya dipakai untuk serah terima pembelian pesawat A380 kepada maskapai pembeli.

Di balik pemilihan lokasi itu, juga ada filosofinya. Menurut Joachim Schmidt, Executive Vice President Mercedes-Benz for Sales and Marketing, Airbus A380 adalah pesawat terbesar di dunia dengan reputasi hebat. 

"S-Class baru adalah lambang sedan mewah moderen. Hamburg menjadi lokasi ideal untuk memajang mobil yang pertama kali diperlihatkan ke dunia. Jangan lupa, pelabuhan Hamburg adalah simbol kekuatan Jerman mengekspor komoditi ke seluruh dunia. Di sini juga merupakan pusat hubungan Jerman dengan China, yang akan menjadi pasar utama S-Class," beber Schimdt.

Daimler pernah merilis fakta tentang Hamburg! Kota kedua terbesar di Jerman ini - keenam di Uni Eropa -  dengan populasi 5 juta orang, pendapatan per kapitanya paling tinggi di negara tersebut. Di samping itu, terdapat 440 perusahaan dari China yang membuka cabang di kota ini.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html

Toyota Yakin, Avanza Terus Nomor 1

Posted:

Jakarta, KompasOtomotif - Toyota Indonesia memaklumi semakin banyak merek masuk ke segmen MPV bawah. Namun, tetap optimis, Avanza akan terus memimpin segmen ini dengan menikmati 43,6 persen pasar.

Rahmat Samulo, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) mengatakan, pasar MPV bawah semakin ramai dengan masuknya Suzuki Ertiga, Nissan Evalia, Chevrolet Spin dan Mazda VX-1. Kendati demikian, pertumbuhannya tidak terlalu besar.

Pada tahun lalu, total penjuialan MPV bawah mencapai 388.930 unit. Avanza  memimpin pasar dengan penjualan 169.830 unit. "Saya rasa pertumbuhannya  tidak sampai 10 persen dari tahun lalu. Untuk pangsa, kami coba pertahankannya tetap sama," beber Samulo. Empat bulan pertama (Januari-April) tahun ini, penjualan di segmen ini 143.555 unit. Khusus Avanza, 67.085 unit.

Johnny Darmawan, Presiden Direktur TAM menambahkan, pertumbuhan penjualan tahun ini sangat bergantung pada setiap ATPM,  terutama mereka tambahan kapasitas produksi. Jika mereka menambah produksi, wholesale pasti akan naik. "Tapi,  ritel tetap sama saja seperti tahun lalu," tutup Johnny.

Muri
Toyota Indonesia juga berhasil menyabet delapan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) untuk kesuksesan Avanza. Penghargaan diberikan langsung oleh Ketua Muri, Jaya Suprana kepada Johnny Darmawan di sela perayaan. Kedelapan penghargaan itu adalah, Pencapaian Penjualan 1 Juta Tercepat untuk Semua Kategori Jenis Mobil (diluncurkan 2004 – Maret 2013). Kedua, Penjualan Tertinggi 7 Tahun Berturut–Turut (2006 – 2012) untuk Semua Kategori Jenis Mobil.

Ketiga, Pertumbuhan Penjualan Tertinggi untuk Semua Kategori Jenis Mobil,  Mini MPV dengan Nilai Jual Kembali Tertinggi, Peraih Penghargaan The Best Mini MPV 5 Tahun Berturut - Turut, Jumlah Anggota Komunitas Mobil Terbanyak, Pilihan Terbanyak melalui Sosial Media Terhadap Merk Kendaraan. terakhir Melukis dengan Menggunakan Ban Mobil Di atas Media Seluas 15 meter x 20 meter.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html

Diposkan oleh iwan di 15.20  

0 komentar:

Poskan Komentar