“Konsumsi BBM Suzuki Ertiga Matik 13,8 kpl” plus 2 more

Sabtu, 04 Mei 2013

“Konsumsi BBM Suzuki Ertiga Matik 13,8 kpl” plus 2 more


Konsumsi BBM Suzuki Ertiga Matik 13,8 kpl

Posted:

Jakarta, KompasOtomotif - Sebelum diluncurkan, Suzuki Indomobil Sales (SIS) R4 mengajak 22 media nasional untuk menjajal (test drive)  Suzuki Ertiga bertransmisi matik dengan rute Jakarta - Bogor - Jakarta sebagai wakil jalur pariwisata keluarga baru yang memiliki berbagai kondisi, 30 April -1 Mei lalu. Setiap unit  berisi 4 orang, kebetulan KompasOtomotif hanya bertiga dan ingin merasakan sebagai penumpang ketika berangkat dari SCBD menuju Bogor..

Kondisi lalu lintas pagi itu sedang ramai, cenderung macet karena masih jam kerja. Dengan kondisi jalan merayap kecepatan 20 - 40 kpj, perpindahan gigi otomatis 4 percepatan terasa halus dan minim hentakan. Begitu pula saat mengembangkan kecepatan di jalan tol.

Tanjakan
Masuk etape kedua, dari  Bogor menuju Highland Park Resort, Ciomas, KompasOtomotif mengambil alih lingkar kemudi. Karakter jalan mulai menantang, terlebih saat masuk  Ciomas. Jalan sempit dan berlubang kerap menghadang ditambah lagi angkutan kota yang kerap berhenti mendadak. Karena sistem rem MPV ini sudah dilengkapi ABS dan EBD bukan halangan.

Mendekati kawasan Highland Park Resort, jalan menanjak lebih sering ditemui. Ada sebuah tanjakan cukup panjang dengan kemiringan sekitar 30-40 derajat, performa mesin dan transmisi matik diuji. Mobil sengaja dihentikan sebelum menanjak dan tuas persneling tetap di posisi D. Begitu gas ditekan, mesin langsung merespon dengan baik dan torsi  yang 130 Nm terasa mumpuni untuk kondisi tersebut.

Macet
Setelah bermalam, keesokan harinya KompasOtomotif  tetap berada di belakang kemudi. Ketika hendak memasuki Bogor  dihadang kemacetan parah, untuk menempuh 1 km butuhkan waktu hingga 1 jam lebih. Antrean angkutan kota yang parkir sembarangan dan minimnya  petugas menjadi penyebab utama kemacetan. Bahkan jika dilihat dari layar informasi di panel terjadi penurunan angka rata-rata konsumsi BBM hingga 0,8 poin.

Tenaga
Saat memasuki tol Jagorawi menuju Bukit Sentul, kebetulan kondisi jalan sangat lengang, kesempatan tersebut digunakan untuk mencoba akselerasi yang dihasilkan mesin bertenaga 95 PS. Respon saat pedal gas ditekan hingga mentok cukup cepat dan perpindahan gigi terasa halus. Namun pada kondisi tanggung dan hendak menyalip, paling mantap dan responsif ketika overdrive dinonaktifkan. Caranya, tinggal pencet tombol yang berada di  samping tuas persnelling. Posisi on/off bisa dilihat pada layar panel utama.

Karena asyiknya membejek gas, tanpa disadari jarum kecepatan sudah menunjuk 165 kpj. Untuk alasan keselamatan bersama, akhirnya bukaan gas kembali dikendurkan dan melaju pada kecepatan yang dianjurkan.

Dengan kondisi jalan yang relatif lancar akhirnya rombongan tiba di lokasi pemberangkatan dengan selamat meski waktu agak molor dari jadwal hingga 2 jam. Sebelum turun dari mobil, KompasOtomotif mencatat konsumsi BBM yang tertera pada panel menunjukkan 13,8 kpl. Hasil tersebut merupakan penggunaan bahan bakar selama perjalanan 2 hari dengan jarak tempuh 172 km dan kondisi mengemudi seperti di atas.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Thatcher's Tyrants - The Tanks, The Guns, The Christmas Cards.

Shooter 115FI, Bebek Injeksi Murah Suzuki

Posted:

Bandung, KompasOtomotif - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) R2 hari ini (4/5) meluncurkan Suzuki Shooter 115FI di Bandung, Jawa Barat, Hari ini (4/5). Sepeda motor bebek ini akan bertarung di segmen entry level  bersama Yamaha Vega, Honda Absolute Revo, dan merek lain dan menjadi yang pertama di kelasnya menggunakan teknologi injeksi. Berarti, kini Suzuki punya dua model di segmen tersebut, selain Smash Titan 115 yang sudah lebih dulu masuk pasar. 

"Kami juga punya bebek sport Satria F150 dan bersama-sama ingin mengambil 11 persen atau 6.800 unit dari total pangsa pasar 52.000 tiap bulan di kelas underbone low," ujar Akira Utsumi, Presiden Direktur SIS. Ditambahkannya, pasar bebek yang terus anjlok lalu diganti kenaikan segmen skutik, tidak membuat SIS ciut nyali. Bahkan, ketika pasar bebek turun 35 persen, tahun lalu,  penjualan bebek Suzuki malah naik 3 persen.

Menurut perkiraan Utsumi,  peminat bebek masih banyak, apalagi harganya lebih terjangkau, lebih lincah, dan irit bahan bakar. Cocok untuk digunakan sehari-hari.

Shooter 115FI merupakan underbone yang diklaim irit bahan bakar sekaligus kencang. Dua karakter ini dicapai melalui serangkaian uji coba di fasilitas R&D Suzuki Jepang dengan mengandalkan teknologi untuk meminimal gesekan (low friction) mesin 4 tak. Dikatakan SIS, sepeda motor ini lebih irit 37 persen dibanding tipe bebek lain di kelasnya.

Suzuki Shooter dipasarkan dalam tiga varian, Shooter 115FI standar dengan harga Rp 11,6 juta, Shooter 115FI R (rem depan cakram) dipasarkan Rp 12,45 juta, dan paling tinggi Shooter SR (pelek racing dan rem cakram) dibanderol Rp 13,25 juta.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Thatcher's Tyrants - The Tanks, The Guns, The Christmas Cards.

Gebyar Diskon Mobil Baru Sampai Rp 25 Juta

Posted:

Jakarta, KompasOtomotif - Ingin beli mobil baru, sekaranglah momen yang pas. Pasalnya, para dealer dari berbagai merek lagi melakukan aksi banting harga alias memberi diskon akibat terjadi penumpukkan stok Nilainya beragam, dari terendah Rp3 juta sampai Rp25 juta per unit, tergantung merek, model, dan tahun pembuatan (stok lama/baru).

Johnny Darmawan, Ketua III Gaikindo sebenarnya sudah memprediksi masalah ini sejak akhir tahun lalu. Ada perbedaan antara penjualan wholesale (pabrik ke dealer) dengan ritel (dealer ke konsumen). Penjualan yang relatif stagnan awal tahun ini, membuat sirkulasi stok dan penjualan tidak sebanding. "Perhitungan kasarnya stok terus menumpuk sejak akhir tahun, lebih dari 200.000 unit atau lebih dari dua bulan. Untung bagi konsumen, karena mulai banyak diskon yang terjadi di pasar," komentar Johnny di Hotel FourSeasons, Kuningan, Jakarta, belum lama ini.

Honda mobil yang baru saja mengeluarkan data penjualannya sepanjang April menunjukkan penurunan pasokan stok ke dealer. Tidak tanggung-tanggung, penjualan tercatat hanya 6.707 unit, turun drastis 41,6 persen dari bulan lalu  11.497 unit. Tiga model andalan, Jazz, CR-V dan Brio juga ikut tenggelam.

Untuk membuktikan hal ini, KompasOtomotif langsung menanyakan pada wiraniaga merek terlaris di pasar. "Tren diskon lagi naik dari awal tahun, tapi penjualannya lebih sulit dari tahun lalu, " ujar salah satu wiraniaga Toyota di kawasan Jakarta Selatan. Sementara wiraniaga dari dealer Daihatsu mengungkapkan, masih ada stok model tahun lalu dengan diskon cukup menggiurkan untuk cuci gudang.

Berikut data diskon mobil terlaris yang dikelompokkan berdasarkan segmentasi pasar.

 

MPV

Merek

Diskon

Model

Toyota Avanza

Rp 13 juta

2013

Daihatsu Xenia

Rp 13 juta

2013

 

Rp 21 juta

2012

Daihatsu Luxio

Rp 19 juta

2013

Nissan Grand Livina

Rp 22 juta

2013

Nissan Evalia

Rp 20 juta

2013

Honda Freed

Rp 20 juta

2013

     

City Car

Merek

Diskon

Model

Toyota Etios Valco

Rp 3 juta

2013

Nissan March

Rp 16 juta

2013

Kia Picanto

Rp 2 juta

2013

Mitsubishi Mirage

Rp 16 juta

2013

Honda Brio

Rp 25 juta

2013

     

Mini Hatchback

Merek

Diskon

Model

Honda Jazz

Rp 20 juta

2013

Toyota Yaris

Rp 25 juta

2013

Mazda2

Rp 7 juta

2013

 

Rp 25 juta

2012

 

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Thatcher's Tyrants - The Tanks, The Guns, The Christmas Cards.

Diposkan oleh iwan di 15.34  

0 komentar:

Poskan Komentar