“McLaren MP4-12C "Berdansa" di Lintasan Salju” plus 2 more

Senin, 01 April 2013

“McLaren MP4-12C "Berdansa" di Lintasan Salju” plus 2 more


McLaren MP4-12C "Berdansa" di Lintasan Salju

Posted:

Colorado, KompasOtomotif - Setelah Ferrari Enzo dan Lamborghini Galardo beraksi di lintasan reli, McLaren sebagai rival juga tak mau kalah. Model  MP4-12C Spider memperlihatkan aksi "berdansa" di  lintasan salju menuruni puncak Loveland di Colorado yang berada 3.627 m di atas permukaan laut.

Sama seperti kedua supercar kompetitornya, Spider bermanuver dalam kondisi standar tanpa perangkat keselamatan  rollbar. Bahkan Rhys Millen, pemecah rekor catatan waktu tercepat balap Pikes Peak Hill Climb 2012, yang berada di balik kemudi  melakukan aksi tersebut dengan atap terbuka.

Ia beradu cepat dengan Chanelle Sladics, peselancar salju juara Winter X-Games. Bedanya, Sladics menuju finish bukan dengan mobil. Siapakah yang lebih cepat, saksikan di video berikut.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Jousting With Toothpicks - The Case For Challenging Corporate Journalism http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/719-jousting-with-toothpicks-the-case-for-challenging-corporate-journalism.html.

Nissan Evalia Dijiplak di China

Posted:

Guangdong, KompasOtomotif - China tak hanya dikenal sebagai negeri berpenduduk paling banyak di dunia (1,3 miliar jiwa), tapi juga sebagai plagiator. Kali ini, korbannya Nissan NV200 (di Indonesia dikenal dengan Evalia).  MPV 7 penumpang tersebut dijiplak oleh Guangzhou Auto (GA), meski tidak sama persis, hanya bagian tertentu saja.

Seperti desain body kotak dan pintu samping model geser. Sementara lampu depan dan gril versi tiruan lebih besar, plus aksen krom pada bagian atas-bawah gril serta logo. Di belakang, lekukan pintu bagian atas terlihat lebih landai dan posisi lampu model vertikalnya lebih ke atas dan lebih panjang. Uniknya, produk GA tersebut sudah dilengkapi dengan sensor parkir yang ditempel di bemper belakang.

Di China sendiri NV200 diproduksi kerja bareng Zhengzou-Nissan. Jantung pacu menggunakan 1,6 liter dengan tenaga 113 PS. Sedang versi GA belum ketahuan tipe dan kapasitasnya. Saat ini, GA memiliki ragam mesin, antara lain 1,8 atau 1,5 liter baik turbo maupun non turbo.

Untuk harga NV200 dijual mulai 79.800 - 130.800 yuan atau sekitar Rp 125,2 - 205,2 juta. Sedangkan GA masih dalam tahap perhitungan.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Jousting With Toothpicks - The Case For Challenging Corporate Journalism http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/719-jousting-with-toothpicks-the-case-for-challenging-corporate-journalism.html.

Hasil �Laboratorium Berjalan� Gajah Tunggal

Posted:

Jakarta, KompasOtomotif –  PT Gajah Tunggal Tbk (GT) tetap menjadikan ajang balap sebagai laboratorium berjalan, baik melalui ajang balap yang didukung, masukan dari pebalap, hasil akhir balapan, hingga evaluasi performa ban dari cabang sepeda motor dan mobil. Dengan begitu,  diharapkan tercipta produk ban lebih baik.

"Bagaimana pun juga, ban yang terbukti bagus performanya di balapan, pasti aman dan  bagus dipakai sehari-hari. Hasil ini membuat kami lebih mudah mengembangkan ban baru yang performanya lebih bagus," terang Arijanto Notorahardjo, GM Marketing & Sales Retail GT (1/4). Ia menjelaskan, produk paling awal dari hasil laboratorium berjalan ini GT Radial Champiro SX1 pada 2010 dan dipakai di event  Touring Car Championship. Dari sini dikembangkan lagi menjadi GT Radial Champiro SX2 yang baru nongol tahun lalu.

Di ajang off-road, GT Radial Savero MT yang sudah menjadi ban nomor satu untuk kendaraan garuk tanah kini berevolusi menjadi Savero Komodo dan Savero Komodo XTreme. Tak hanya di balapan, ban ini juga banyak digunakan  di pertambangan dan perkebunan.

"Masukan dari para pebalap di ajang off-road membuat Savero menjadi lebih tangguh, lewat desain kembangan dan ketahanan," terang Arijanto.

Ban "Slick" dan Drag
Di segmen sepeda motor juga demikian. GT melakukan pengembangan dari ban performa tinggi IRC Razzo 166 dan 221. Tahun ini akan muncul jenis aspal kering (slick) yang bakal dirilis Mei nanti di Indoprix seri ke-3.

Satu lagi yang sedang dipersiapkan dari laboratorium berjalannya, yaitu kehadiran ban khusus balapan drag. Jika tidak berubah, ban jenis ini akan lahir paruh kedua tahun ini untuk dipakai semua drag racer Indonesia dalam ajang drag race nasional.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Jousting With Toothpicks - The Case For Challenging Corporate Journalism http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/719-jousting-with-toothpicks-the-case-for-challenging-corporate-journalism.html.

Diposkan oleh iwan di 15.02  

0 komentar:

Poskan Komentar