“Lorenzo Juara, Rossi dan Marquez Bintang Sirkuit” plus 2 more

Minggu, 07 April 2013

“Lorenzo Juara, Rossi dan Marquez Bintang Sirkuit” plus 2 more


Lorenzo Juara, Rossi dan Marquez Bintang Sirkuit

Posted:

Doha, KompasOtomotif - Yamaha Factory Racing Team menunjukkan superioritas YZR-M1 dalam seri pembuka MotoGP  Qatar  dengan finis 1-2, Minggu (7/4,Senin dini hari) dan berhasil merebut kemenangan 1-2.Lomba yang berlangsung di sirkuit internasional Losail menempuh 22 lap didominasi oleh Jorge Lorenzo sejak start sampai finis, tanpa bisa didekati pesaingnya dari Honda. Juara dunia 2010 dan 2012 ini mengukir waktu total 42 menit 39,802 detik.

Valentino Rossi yang baru kembali bersama Yamaha melengkapi prestasi merek Garputala dengan finis kedua. Di lomba ini, The Doctor yang paling tua menunjukkan tajinya dengan melibas dua pebalap Honda Dani pedrosa dan rookie Marc Marques.

Sedang posisi ketiga ditempati oleh pendatang baru Marc Marques dari tim Repsol Honda. Pebalap asal Spanyol ini tampil sempurna dan bakal menjadi bintang motogp masa mendatang.

Rosi dan Marquez bintang balapan

Dalam balapan menempuh 22 lap, Rossi dan Marquez bisa dibilang sebagai bintang sirkuit Losail. Bagaimana tidak. Rossi yang sudah "gaek" mampu mempertontonkan kehebatannya membesut YZR-M1, sekaligus membuktikan, meski sudah berumur, fisik dan gaya balapnya masih bagus.

Bayangkan, lepas dari garis start, Rossi yang dari keenam mampu memperbaiki posisinya menjadi keempat ke luar tikungan pertama di belakang Lorenzo, Dani Pedrosa, dan Dovisiozo (Ducati). Ia kemudian coba menyusul Dovisiozo masih di lap I, tapi dapat dibalas lagi oleh pebalap Ducati itu.

Masuk lap ke dua di tikungan pertama, Rossi membuat kesalahan. Jelang masuk tikungan pertama, dirinya manuver terlalu melebar, membuat posisi terpental ketujuh. Satu persatu lawan-lawan di depan digesernya dimulai dari Bradl di urutan keenam, kemudian Dovi.

Pada lap 14, Rossi sudah mendekat kelompok Dani, Marc Marques dan Cal Crutchlow. Dari ketiga pebalap tersebut Cal dilibas pertama, kemudian Pedrosa disikatnya. Jelang 2 lap terakhir, Marquez digesernya. Untuk mengejar rekan setimnya sudah tidak mungkin lantaran jarak cukup jauh.

Selain Rossi, bintang lapangan lainnya Marc Marquez. Sebagai pendatang baru, ia memperlihatkan talenta yang luar biasa. Bayangkan, start dari urutan kelima, ke luar tikungan pertama berada di posisi kedelapan. Tidak sampai tiga lap, ia sudah bertengger di posisi keempat.

Gaya membesut Honda RC213V yang diperlihatkan Marquez bak seorang pebalap yang sudah sangat berpengalaman. Masuk lap 11, dirinya sudah menempel ketat di belakang rekan setimnya. Di sini ia dengan sabar terus menguntit di belakang Pedrosa. Mungkin, membaca informqasi dari pit kalau Rossi sudah dekat, maka ia pun menyalip Pedrosa.

Sayang posisi kedua tak bisa dipertahankan sampai finis. Rossi yang didukung performa YZR-M1 yang bagus, dapat melewati Marquez tiga lap terakhir.

Hasil Lomba

1.Jorge Lorenzo ESP 42m:39.802s
2.Valentino Rossi ITA 42m:45.792s
3.Marc Marquez ESP 42m:46.003s
4.Dani Pedrosa ESP 42m:49.275s
5 Cal Crutchlow GBR 42m:58.566s
6.Alvaro Bautista ESP 43m:1.950s
7.Andrea Dovizioso ITA 43m:4.157s
8.Nicky Hayden USA 43m:4.722s
9.Andrea Iannone ITA 43m:16.926s
10.Ben Spies USA 43m:24.710s
11.A Espargaro ESP 43m:29.611s
12.Randy De Puniet FRA 43m:36.297s
13.Hector Barbera ESP 43m:49.401s
14.Yonny Hernandez COL 43m:50.544s
15.Hiroshi Aoyama JPN 43m:53.402s
16.Claudio Corti ITA 44m:9.246s
17.Michael Laverty GBR 44m:14.143s
18.Lukas Pesek CZE 44m:14.485s

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Jousting With Toothpicks - The Case For Challenging Corporate Journalism http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/719-jousting-with-toothpicks-the-case-for-challenging-corporate-journalism.html.

Espergaro Juara Moto2, Doni dan Rafid Finis

Posted:

Doha, KompasOtomotif - Pebalap Pol Espargaro dari Spanyol berhasil memenangkan kelas moto2 GP Qatar yang berlangsung di sirkuit internasional Losail, Minggu (7/4, Senin dini hari di Indonesia). Andalan tim Tuenti HP40 ini berhasil menyelesaikan 20 lap dengan total waktu tempuh 40 menit 30,782 detik.

Saat start, Espergaro yang menempati "pole position" sempat kalah cepat dengan pebalap Jepang Takaaki Nakagami. Bahkan pada lap 4, giliran Scott Redding dari Inggris menyalipnya.

Ketiga pebalap ini berada dalam satu grup di depan dan meninggalkan grup kedua sekitar 10 pebalap. Masuk lap 7, Redding mulai menempel rapat Nakagami dan peluang menyusul di dapat lap berikut saat pebalap Jepang itu agak ke tengah saat menikung. Kesalahan Nakagami itu diulang kembali pada lap 9 membuat Espegaro dengan mudah menyalipnya.

Dengan menguras tenaga mesin, Espargaro terus dapat memperpendek jarak lap demi lap dengan Redding. Pada lap 15, adik kandung pebalap motogp Eleix Espergaro ini melakukan pengereman dekat dengan menyodok Redding dari sisi dalam. Taktik ini berhasil dijalankan dan Pol Espergaro berhasil memimpin lomba.

Satu lap terakhir, Redding coba menekan Espergaro bahkan di salah satu tikungan ia paksakan masuk dari sisi dalam. Senggolan kecil terjadi, beruntung redding tidak jatuh. Jarak mereka pun jadi renggang dan Espergaro berhasil menyentuh finis.

Doni Tata dan Rafid finis

Sementara kedua pebalap Indonesia Doni Tata Pradipta dan Rafid Topan Sucipto berhasil menyelesaikan lomba 20 lap dan menempati posisi ke-24 dan 26.

Doni yang membela bendera Federal Oil Gresini start dari urutan ke-27, sementara rekan senegaranya yang tergabung dalam tim QMMF Racing Team start urutan ke30 dari 32 peserta. Topan yang menjadi pengalaman pertamanya berlaga di moto2 tampak beradaptasi dengan sirkuit dan juga berlaga di malam hari.

Sehingga, ketika lomba menempuh 15 lap, dirinya sempat dioverlap Scoot Redding dan Espergaro. Dalam balapan ini lima pebalap tidak finis dan Rafid berada pada posisi terakhir. 

Hasil Lomba
1.Pol Espargaro SPA 40m:31.782s
2.Scott Redding GBR 40m:32.626s
3.Takaaki NakagamiJPN 40m:43.880s
4.Dominique AegerterSWI 40m:50.692s
5.Mika Kallio FIN 40m:50.715s
6.Julian Simon SPA 40m:50.800s
7.Simone Corsi ITA 40m:51.012s
8.Alex De Angelis RSM 40m:51.234s
9.Esteve Rabat SPA 40m:52.001s
10.Xavier SimeonBEL 40m:52.754s
11.Jordi Torres SPA 40m:53.456s
12.Johann Zarco FRA 40m:53.866s
13.Marcel Schrotter 40m:53.875s
14.Nicolas TerolSPA 40m:54.278s
15.Toni Elias SPA 41m:8.459s
16.Mike Di MeglioFRA 41m:8.479s
17.S Cortese GER 41m:13.639s
18.Danny Kent GBR 41m:17.077s
19.RKrummenacher SWI 41m:19.455s
20.Sergio Gadea SPA 41m:25.979s
21.Kyle Smith GBR 41m:31.027s
22Steven Odendaal 41m:34.495s
23.Yuki TakahashiJPN 41m:36.076s
24.Doni Tata INA 41m:45.799s
25.Alberto Moncayo SPA 42m:8.791s
26.Rafid Topan INA 41m:31.799s
 

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Jousting With Toothpicks - The Case For Challenging Corporate Journalism http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/719-jousting-with-toothpicks-the-case-for-challenging-corporate-journalism.html.

4 �Bikers� TVS Apache RTR 180 Siap Taklukkan 7 Danau

Posted:

Jakarta, KompasOtomotif – Empat bikers dengan latar belakang berbeda, punya gagasan yang perlu diapresiasi. Mereka ingin menjalankan ekspedisi menaklukkan berbagai danau (ranu). Niatan ini pun dikerucutkan dan tercipta "Ekspedisi Sap7aranu"  (baca: saptaranu) dengan rencana perjalanan kurang lebih 8.000 km mengendarai  sepeda motor TVS ditempuh 50 hari .

Ide berawal dari Riza Amrullah, bikers yang sempat mengikuti gathering Nusantaride di Danau Ranau Sumatera Selatan. Lalu, dia mengajak Andry Berlianto (penulis dan instruktur safety riding), Rere Theorandaru (videografer), dan Andre Prihard (agen perjalanan wisata). Ini merupakan paket lengkap untuk merasakan, mendokumentasikan, menulis dan menyiarkan, serta mempromosikan perjalanan.

"Biasanya danau terletak di lokasi terpencil dengan akses sulit, sehingga segala potensi belum banyak diketahui secara umum. Kami ingin mengangkat destinasi danau agar tak kalah populer ketimbang pantai dan pegunungan," ujar Andry Berlianto, salah satu bikers.

Dukungan TVS
Rencana ini disambut PT TVS Motor Company Indonesia (TMCI) dengan memberikan keempatnya TVS Apache RTR 180 untuk diuji ketangguhannya. Semua spesifikasi dibiarkan standar , hanya terdapat beberapa rombakan untuk menyesukaian dengan perjalanan seperti penambahan ruang penyimpanan di belakang, tameng angin, pelindung tangan, dan ban semi off-road.

"Visi mereka sama, mengekspos keindahan dan potensi alam Indonesia, di mana bisnis kami juga akan merambah jaringan di seluruh pelosok daerah. Sekaligus membuktikan bahwa kendaraan kami tangguh dipakai di segala medan. Tidak akan ada pengawalan atau tim mekanik, kami lepas, karena yakin tidak akan terjadi apa-apa," tegas Herry Budijanto, Chief Marketing Officer TMCI.

Perjalanan
Tim akan bergerak mengeksplorasi tujuh danau di Sumatera, yaitu Danau Ranau, Maninjau, Singkarak, Diateh Dibawah, Kerinci, Toba, dan Laut Tawar. Tapi tim berjanji, tak hanya tujuh danau tersebut, beberapa danau lain juga akan dijelajahi sambil berjalan ke Sabang, Museum Tsunami Meulaboh, hingga Ombak Bono dan Suku Anak Dalam di Jambi.

Perjalanan dimulai 5 Mei 2013, start dari Jakarta.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Jousting With Toothpicks - The Case For Challenging Corporate Journalism http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/719-jousting-with-toothpicks-the-case-for-challenging-corporate-journalism.html.

Diposkan oleh iwan di 15.01  

0 komentar:

Poskan Komentar