“LLumar Berikan Lima Elemen pada Konsumen” plus 2 more

Rabu, 24 April 2013

“LLumar Berikan Lima Elemen pada Konsumen” plus 2 more


LLumar Berikan Lima Elemen pada Konsumen

Posted:

Jakarta, KompasOtomotif - PT Jaya Kreasi Indonesia (JKI) selaku distributor tunggal kaca film LLumar di Indonesia meluncurkan tema baru LLumar Zone.Reinventing Heaven. Jadi, pemilik mobil yang memakainya bisa menikmati lima elemen penting yang berkaitan, tak cuma terhadap kenyamanan, tapi juga kesehatan.

Elemen-elemen tersebut berupa Kesehatan (healthy) yang melindungi kulit manusia dari sinar ultra violet matahari. Lalu, Perlindungan (protection) dari tindakan kejahatan maupun pecahan kaca akibat kecelakaan, Kenyamanan (comfort) yang tercipta di dalam kendaraan, Efisiensi (Efficiency) berkaitan dengan bahan bakar karena meringankan kinerja sistem pendingin ruang udara di kabin, dan terakhir Kemewahan (luxury) yang ditampilkan dari produk kaca film tersebut.

Tema yang baru diluncurkan itu akan disosialisasikan ke semua dealer, pencinta otomotif, pemakai kaca film (khusus produk LLumar) dan masyarakat luas.

"Keunggulan kaca film LLumar sudah teruji kualitasnya dengan sertifikasi dari badan resmi dunia," ungkap Herrys Winata, Marketing Manager PT JKI. Bahkan, lanjutnya, Yayasan Kanker Dunia telah melakukan pengujian dan menyatakan LLumar mampu mencegah kanker kulit dini.


 

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Thatcher's Tyrants - The Tanks, The Guns, The Christmas Cards.

Ini Sosok Honda Accord yang Diluncurkan Besok

Posted:

Jakarta, KompasOtomotif - Honda Prospect Motor (HPM) secara resmi menjual Accord generasi kesembilan di Jakarta, besok. Salah satu varian yang akan diluncurkan adalah VTi yang merupakan varian termurah, seperti yang diabadikan KompasOtomotif di Sunter, siang tadi (24/4).

Secara desain, perubahan cukup besar. Tampilan body lebih ramping dan lekukan garis lebih halus. Dibanding pendahulunya, lampu depan lebih tipis dan sudah memakai proyektor dan daytime running light. Lis lebar corak krom yang berada di atas gril pindah ke bawah dan memanjang hingga sisi kanan-kiri menyerupai huruf "U". Lubang angin di bawahnya lebih lebar dan bentuk rumah serta lampu kabut berubah jadi kotak. Sementara desain  belakang lebih mirip dengan generasi ketujuh terutama pada lekukan bagasi dan juga bemper. Lampu rem terlihat lebih elegan dan lebih menonjol dari permukaan body samping.

Ketika KompasOtomotif melongok  ke dalam kabin, banyak fitur-fitur baru. Di tengah dasbor ada 2 layar monitor, yang atas berukuran 7 inci memiliki fungsi sebagai intelligent multi information display (i-MID). Sedang di bawahnya dengan ukuran lebih kecil untuk mengoperasikan audio dengan fitur layar sentuh. Selain itu di setir kini sudah terdapat tombol untuk mengatur sistem auido dan cruise control.

Ada penambahan beberapa teknologi baru yang kini dimiliki varian terbawah ini. Seperti pengatur bukaan gas untuk berkendara lebih irit yang disebut Econ mode yang tombol aktivasi berada di dasbor sebelah kanan setir. Lalu ada kamera di spion kiri (lane watch) memberi informasi visual area tak terlihat (blind spot) yang bekerja saat sein kiri aktif . Kondisi di sisi kiri akan muncul di monitor atas. Ada juga pengatur kesenyapan kabin (active noise control) dan hill start assist.

Sumber tenaga, seperti diberitakan sebelumnya menggunakan mesin Earth Dream, i-VTEC, DOHC, injeksi langsung dengan kapasitas sama yakni 2,4 liter. Tenaga yang dimiliki turun dari 180 PS menjadi 176 PS dengan torsi tetap 225 Nm.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Thatcher's Tyrants - The Tanks, The Guns, The Christmas Cards.

Laba Otomotif Astra Turun 10 Persen

Posted:

Jakarta, KompasOtomotif - Laba bersih bisnis otomotif PT Astra International Tbk (Grup Astra) sepanjang kuartal pertama tahun ini anjlok 10 persen menjadi Rp 2,2 triliun dibadingkan periode yang sama tahun lalu. Sumbangan terbesar datang dari perusahaan gabungan (asosiasi dan jointly controlled entities) Rp 1,2 triliun sedangkan sisanya berasal dari anak perusahaan Rp 1 triliun.

Dalam keterangan resmi yang diterima KompasOtomotif, hari ini (24/4/2013), Grup Astra menyatakan permintaan kendaraan bermotor tetap tinggi didukung makin membaiknya pendapatan masyarakat dan tingkat suku bunga pinjaman yang terjangkau. Tapi, persaingan makin ketat dengan bertambahnya kapasitas produksi domestik dan terkereknya biaya tenaga kerja menyebabkan laba Grup Astra menurun. Diprediksi, kondisi ini masih akan berlanjut sampai tiga bulan ke depan.

DP Minimum

Faktor penyebab turunnya pendatan dipicu oleh peraturan uang muka (DP) minimum pada lembaga pembiayaan otomotif syariah yang berlaku mulai 1 Januari (leasing) dan 1 April (bank), belum terasa pada penjualan kuartal pertama. Pengaruhnya akan terasa khususnya pada bisnis sepeda motor sepanjang semester pertama.

Total penjualan mobil domestik Indonesia naik 18 persen menjadi 296.000 unit. Grup Astra melalui Toyota, Daihatsu, Isuzu, UD Trucks dan Peugeot juga berhasil menaikkan penjualan 7 persen menjadi 155.000 unit, menguasai pangsa pasar sampai 52 persen. Hal ini dicapai berkat stimulasi pasar dengan meluncurkan tiga model baru dan lima facelift.

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) juga telah menyelesaikan pabrik baru di Karawang, Jawa Barat, dengan kapasitas 120.000 unit per tahun. Menambah kapasitas total produksi Daihatsu Indonesia menjadi 460.000 unit.

Dari pasar sepeda motor, penjualan cuma naik tipis 2 persen menjadi 2 juta unit dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penjualan PT Astra Honda Motor naik 14 persen hingga 1,2 juta unit dengan penguasaan pangsa pasar 62 persen dari tahun lalu hanya 55 persen. Honda meluncurkan dua model baru dan empat facelift untuk menstimulasi pasar dan mendongkrak kapasitas produksi sepeda motor tipe sport dari 900 unit menjadi 1.300 unit per hari.

Dari divisi suku cadang, PT Astra Otoparts Tbk (AOP) sudah melaporkan laba bersihnya mencapai Rp 267 miliar, naik 2 persen. Jumlah itu diperoleh dari 71 persen sumbangan perusahaan asosiasi dan jointly controlled entities. Sedangkan peningkatan pendapatan perusahaan hanya tercatat 11 persen, tergerus kenaikan upah kerja.

Kinerja Total

Secara total, usaha (otomotif, jasa keuangan, alat berat dan pertambangan, agribisnis, infrastruktur dan logistik, serta teknologi Informasi), pendapatan bersih Grup Astra hanya naik 1 persen menjadi Rp 46,7 triliun dari periode yang sama tahun lalu. Sedangkan laba bersih harus turun 7 persen menjadi Rp 4,3 triliun. Otomatis lama bersih per saham juga ikut turun 7 persen menjadi Rp 106 per lembar.

"Prospek ekonomi Indonesia tetap positif, meskipun dalam jangka pendek keuntungan Astra akan dipengaruhi oleh kenaikan biaya tenaga kerja, melemahnya harga komoditas, persaingan di industri otomotif serta dampak dari peraturan uang muka minimum pada pembiayaan otomotif syariah," beber Prijono Sugiarto, Presiden Direktur Grup Astra dalam keterangan resminya.
 

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Thatcher's Tyrants - The Tanks, The Guns, The Christmas Cards.

Diposkan oleh iwan di 15.44  

0 komentar:

Poskan Komentar