“Disodok KIA di Indonesia, Ini Argumen Hyundai” plus 2 more

Kamis, 18 April 2013

“Disodok KIA di Indonesia, Ini Argumen Hyundai” plus 2 more


Disodok KIA di Indonesia, Ini Argumen Hyundai

Posted:

Jakarta, KompasOtomotif – Performa penjualan Hyundai di Indonesia tak sekinclong di negara asalnya, atau di sejumlah negara Eropa yang jauh meninggalkan kompatriotnya, KIA. Dari data GAIKINDO, secara wholesales di tiga bulan pertama 2013 Hyundai membukukan total penjualan 1.219 unit, sementara KIA berhasil melejit dengan  3.208 unit.

Menanggapi hal ini, Wakil Presiden Direktur PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI) Mukiat Sutikno berargumen bahwa saat ini Hyundai tidak mempunyai jajaran produk yang banyak diminati di Indonesia. Sementara KIA punya MPV Carens atau city car Picanto sebagai volume maker.

"Kami juga punya punya city car i10, tapi memang belum ada yang baru. Produk paling murah saat ini hanya ada Avega dan Grand Avega. Tidak apa-apa, mereka (KIA) memang punya produk lebih lengkap. Hal-hal tersebut tidak bisa dihindari dan kami akan fokus memasarkan produk-produk modern premium," papar Mukiat kepada KompasOtomotif (18/4).

Ditambahkannya, Hyundai saat ini perlu memperkuat fondasi, dalam artian menambah layanan purna jual dan servis. "Satu tip, you wait for the product or biuld the network? Kami siapkan relnya sebelum keretanya datang. Ketika produknya ada, kami sudah siap dengan cukup jaringan," ujarnya.

Hingga saat ini, HMI sudah mempunyai 51 diler dan jaringan bengkel resmi, termasuk Batam yang akan diresmikan dalam waktu dekat. Jumlah itu ditargetkan bertambah menjadi 54 hingga akhir tahun.

Lobi Korea
Soal produk, Mukiat mengungkapkan bahwa HMI tak bosan-bosannya "mengulik" prinsipal untuk menghadirkan produk yang diminati di Indonesia. Namun hingga saat ini produk yang ditunggu-tunggu belum terealisasi. "Apa jawaban mereka? Tunggu saja tanggal mainnya. Untuk sementara kita meditasi dulu dan menunggu momen yang tepat," tukasnya.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Jousting With Toothpicks - The Case For Challenging Corporate Journalism http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/719-jousting-with-toothpicks-the-case-for-challenging-corporate-journalism.html.

Cara Ampuh Menghilangkan Bau AC!

Posted:

Jakarta, KompasOtomotif – Salah satu "penyakit" AC adalah bau tak sedap. Biasanya, bau tersebut keluar saat pertama kali AC dihidupkan. Nah, kalau sudah begitu, jangan dibiarkan karena bisa mengganggu kenyamanan!

Menurut Wahyu Dian, ahli AC mobil dengan gerai Awang AC di Sentra Otomotif Pasar Inpres Duren Sawit, menjelaskan, bau tidak sedap paling sering berasal dari karpet. Debu yang menempel berputar dan bercampur dengan udara di kabin. "Artinya, sirkulasi udara di kabin sudah kotor. Pemilik mobil harus waspada," ujarnya kepada KompasOtomotif (18/4).

 Untuk mencegahnya, ada beberapa tips dari Wahyu! 
1. Hindari membuka kaca terlampau sering dan lama  ketika mobil sedang berjalan. Debu jalanan yang masuk diputar oleh blower AC. Kotoran akan masuk ke sistem sirkulasi, menempel dan menimbulkan bau.

2. Bersihkan karpet mobil sesering mungkin. Untuk menghindari karpet terlalu kotor atau berdebu, sebaiknya membersihkan bagian bawah alas kaki sebelum mobil dijalankan. 

3. Bersihkan evaporator AC.

4. Hindari merokok di dalam kabin karena asapnya akan menempel di semua bagian seperti plafon, jok, hingga karpet. Aroma asap rokok sangat sulit dibuang dan akan terus berputar.

5. Rawat AC minimal enam bulan sekali.

6. Kurangi menyimpan makanan atau makan di dalam kabin. Baunya akan bercampur dengan udara dikabin dan menempel ketika bersirkulasi. 

7. Pada kondisi mendesak, bisa dihilangkan dengan pewangi mobil, namun tidak sampai 100 persen. 

8. Kopi dikenal sebagai penetralisir bau. Jika wewangian di kabin dianggap tidak sehat, letakkan sebungkus kopi bubuk yang sudah dibuka di beberapa bagian  kabin (bisa di panel pintu, atau di bagian belakang kabin). Diamkan semalam!

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Jousting With Toothpicks - The Case For Challenging Corporate Journalism http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/719-jousting-with-toothpicks-the-case-for-challenging-corporate-journalism.html.

PP Mobil Murah Tanpa Kepastian!

Posted:

Jakarta, KompasOtomotif - Pemerintah mengaku sedang merevisi draft peraturan mobil murah ramah lingkungan (LCGC). "Sudah ada di Menko, sedikit ada perubahan redaksi dan tidak terlalu penting. Hanya pemilihan kata," jelas  Menteri Perindustrian MS Hidayat dilansir Antara, usai menghadiri pembukaan Munas Asosiasi Pertekstilan Indonesia, di Jakarta, hari ini (18/4/2013).

Saat ini sudah lima menteri yang memberikan paraf pada draft peraturan tersebut. Presiden belum menandatangani karena harus diperiksa oleh Menteri Koordinator Perekonomian. "Menko melihat ada yang masih kurang tepat, namun saya tidak tahu pasti apa yang diubah," lanjut Hidayat. Pertengahan Maret lalu, Menperin mengatakan, peraturan pemerintah menggenai LCGC  akan diterbitkan bulan ini.   

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Jousting With Toothpicks - The Case For Challenging Corporate Journalism http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/719-jousting-with-toothpicks-the-case-for-challenging-corporate-journalism.html.

Diposkan oleh iwan di 15.02  

0 komentar:

Poskan Komentar