“New Vios 2013 Keren dan Lebih Sporty” plus 2 more

Kamis, 21 Maret 2013

“New Vios 2013 Keren dan Lebih Sporty” plus 2 more


New Vios 2013 Keren dan Lebih Sporty

Posted:

Kuala Lumpur, KompasOtomotif - Toyota Vios generasi ketiga di Indonesia direncanakan meluncurkan semester kedua tahun ini. Mau tahu seperti apa modelnya? Simak kiriman gambar dari salah satu pembaca situs Paultan.com di Malaysia. Tampilannya Lebih pasti ketimbang foto colongan (spy shoot) sebelumnya yang diperoleh dari Thailand, awal tahun ini.

Desainnya benar-benar segar! Layak disebut "All New" karena tongkrongan eksterior sama sekali baru dan jauh lebih sporty . Jika dilihat sepintas mengingatkan pada Corolla Altis generasi terakhir.

Keempat roda memakai pelek kaleng (steel). Desain lampu depan (dilengkapi proyektor) menyipit, seolah membentuk huruf "V"  dan seperti menyatu dengan gril.  Dudukan lampu kabut di bemper terlihat manis. Kesan agresif  terpancar kuat dari bentuk airscoop  yang mengingatkan kita pada Lancer Evolution X. Kedua spion sudah dilengkapi sein. Lalu, lampu belakang terasa lebih lebar, mewah dan tegas dengan bentuk seperti trapesium menyamping.

Di dalam kap mesin, belum dipublikasi. Tetapi, rumornya masih menggunakan 1.5 liter bensin VVT-i dengan pengembangan baru dipadu transmisi CVT. Peluncuran perdana New Vios 2013 akan berlangsung beberapa hari lagi di ajang Bangkok Motor Show 2013, sebelum nanti masuk ke Indonesia!
 

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Jousting With Toothpicks - The Case For Challenging Corporate Journalism http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/719-jousting-with-toothpicks-the-case-for-challenging-corporate-journalism.html.

Kia dan Trio Detroit Digandrungi Anak Muda

Posted:

Detroit, KompasOtomotif - Model dari Kia Motors plus  General Motors, Ford, dan Chrysler paling digandrungi kalangan anak muda Amerika Serikat. Melalui konsumen muda ini, merek Korea Selatan berhasil mendulang pertumbuhan penjualan, menurut dua lembaga peneliti RL Polk & Co dan Edmunds.com.

Data penjualan ritel sepanjang 2012 menunjukkan kalau GM, Ford dan Chrysler berhasil meningkatkan jumlah konsumen dalam rentang usia 18-24 tahun hingga 19 persen dan usia 25-34 tahun juga naik 1,5 persen sejak 2008. Kia mencatatkan kenaikan  6,8 persen dan 5,1 persen dalam kategori yang sama, sepanjang tahun lalu.

Kalangan anak muda justru mulai meninggalkan merek-merek Jepang seperti Toyota dan Honda. Melihat hal ini, Trio Detroit terus melansir model-model baru dengan bentuk kompak menyasar ke konsumen muda AS. Menurut peneliti LMC Automotive, ketiga merek ini akan mampu menaikkan pangsa pasarnya menjadi 33 persen tahun depan (2014) dari sebelumnya 26 persen (2009).

"Pabrikan AS terus masuk ke segmen mobil kompak, irit bahan bakar dengan harga terjangkau dalam beberapa tahun terakhir. Langkah ini sangat menarik bagi konsumen muda," jelas Jessica Caldwell, analis dari Edmunds.com di Santa Monica, California, dilansir Bloomberg (20/3/2013).

Merek-merek Jepang sampai kini memang masih tercatat memimpin dengan 43,6 persen untuk konsumen berusia 18-24 tahun dan 42,9 persen (usia 25-34 tahun), tapi terus menunjukkan tren penurunan. Mereka kehilangan angka sampai 9,8 persen dan 7,7 persen pada kedua kategori konsumen di atas sejak 2008.

Merek Eropa juga mencatatkan kenaikan signifikan dengan 1,1 persen (usia 18-24 tahun) menjadi 7,1 persen dan naik 1 persen (25-34 tahun) menjadi 9,8 persen. Hasil survei Bloomberg Januari lalu memprediksi, total penjualan mobil baru sepanjang tahun ini akan naik menjadi 15,1 juta unit dari tahun lalu hanya 14,5 juta unit.
 

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Jousting With Toothpicks - The Case For Challenging Corporate Journalism http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/719-jousting-with-toothpicks-the-case-for-challenging-corporate-journalism.html.

Gara-Gara "Recall", VW Merugi Rp 5,8T di China

Posted:

Shanghai, KompasOtomotif - Grup Volkswagen terpukul telak di China. Aksi kampanye perbaikan massal (recall) terhadap 384.181 kendaraan termasuk produk kolaborasi dengan perusahaan lokal, antara lain Golf, Magotan, Sagitar dan Audi A3. Masalahnya, pada sistem  direct shift gearbox (DSG) tidak berfungsi normal. Gangguan tersebut membuat perusahaan merugi tidak kurang dari 600 juta dolar AS atau Rp 5,8 triliun.

Recall dilakukan setelah Badan Pengawas Kualitas China mengumumkan di situs resmi mereka. Ketika coba dikonfirmasi mengenai kerugian, VW memilih bungkam. Tapi, menurut lembaga peneliti LMC Automotive, perbaikan dan penggantian suku cadang yang bermasalah, nilainya 3.000 yuan (Rp 4,6 jutaan) per unit.

Kerugian ini tentu menjadi koreksi besar VW yang sampai kini menguasai pasar mobil di China. Bahkan, bisa menjadi kerikil bagi merek terbesar Eropa ini yang berambisi jadi terbesar di dunia pada 2018.

Bill Russo, Presiden Direktur Konsultan Otomotif Synergistics Ltd mengatakan, recall akan selalu jadi masalah untuk semua merek mobil. Kondisi ini akan mempengaruhi reputasi sebuah merek, terutama ketika mereka laris. "Apakah mereka (VW) akan terpukul? Tentu saja," tegas Russo. "Fokusnya sekarang, bagaimana mereka bisa pulih dan seberapa cepat itu dilakukan."

Terkait recall, pihak VW mengaku siap bertanggung jawab dan mengganti semua kendaraan yang terindikasi bermasalah. "Belum ada laporan cidera atau luka berat yang disebabkan masalah DSG, sejauh yang kami ketahui," jelas Christoph Ludewig dari VW.

Total recall dilakukan terhadap 21 model yang dipasarkan di China, termasuk VW Scirocco, Bora, Touran, Passat dan Skoda Octavia.
 

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Jousting With Toothpicks - The Case For Challenging Corporate Journalism http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/719-jousting-with-toothpicks-the-case-for-challenging-corporate-journalism.html.

Diposkan oleh iwan di 15.01  

0 komentar:

Poskan Komentar