“Hamilton Yakin di Sepang Bisa Lebih Baik” plus 2 more

Rabu, 20 Maret 2013

“Hamilton Yakin di Sepang Bisa Lebih Baik” plus 2 more


Hamilton Yakin di Sepang Bisa Lebih Baik

Posted:

KompasOtomotif - Lewis Hamilton yakin saat berlaga di sirkuit Sepang, Malaysia, pekan ini (24/3) akan lebih dari yang diraih di Australia yang finis kelima.Kendati gagal naik podium, namun pebalap Mercedes ini mengaku puas dengan kondisi Mercedes W04 yang dibesutnya.

Kegagalan mantan juara dunia 2008 ini bukan karena faktor mobil, tapi kesalahan dalam menerapkan strategi pitstop. Tim menetapkan dua kali stop, kenyataannya ia harus memasukkan mobil ke pit tiga kali, sehingga posisinya pun melorot kelima.

"Saya datang dari jauh dengan pemikiran positif," ketika ditanya Autosport tentang perasaannya akhir pekan lalu. Saya pikir, lanjutnya, kita semua tidak mengharapkan jadi bersaing saat di mana kita berada dan saya pikir kita dapat melakukan lebih baik."

Diakuinya, tim Mercedes memiliki kemampuan untuk bersaing, namun beberapa hal tidak berada di tangan mereka. Terpenting, pemahaman soal ban sekarang lebih baik. Banyak pelajaran di dapat dari Albert Park lalu dan di balapan berikut akan lebih kuat.

"Siapa yang akan mengira bahwa aku bisa bersaing di depan saat semua orang berbicara kita lemah?" Dan Mercedes, tegas Hamilton, telah menunjukkan kecepatan sekaligus mengkonfirmasi masuk dalam persaingan empat tim teratas.

Mendapat 10 poin, Hamilton mengaku benar-benar senang. Karena, jika dirinya meraih modal dasar dan kemudian setiap balap mengantongi 10 angka, maka ia punya kesempatan terbaik tahun ini.

"Saya yakin tim akan habis-habisan. Aku merasa mereka sekarang ini berada di situ dan ke arah yang tepat," papar Hamilton.


 

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Jousting With Toothpicks - The Case For Challenging Corporate Journalism http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/719-jousting-with-toothpicks-the-case-for-challenging-corporate-journalism.html.

Sepeda Motor Injeksi Honda Nomor 1 di Indonesia

Posted:

Jakarta, KompasOtomotif - Setelah deklarasi menyokong kampanye "Langit Biru" dengan "injeksisasi" sejak  2010, Honda mengaku telah menjadi  produsen sepeda motor  #1 dengan teknologi injeksi.

Bahkan, pada dua bulan pertama tahun ini, PT Astra Honda Motor (AHM) mengklaim sudah menjual 571.814 unit atau menguasai 65 persen pangsa pasar sepeda motor injeksi nasional yang mencapai 880.462 unit. Sedangkan untuk nasional, untuk 2013, sudah mencapai 68 persen dari total  penjualan seluruh sepeda motor 1.295.516 unit. 

"Karena itulah kami mengadakan acara syukuran di samping meluncurkan Vario 125 CBS  dengan ISS," jelas Johannes Loman, Wakil Presiden Direktur Eksekutif AHM. Ditambahkan, teknologi injeksi membuat konsumsi bahan bakar semakin lebih irit dan ramah lingkungan. Bahkan, perawatan  lebih mudah, begitu juga dengan biayanya. 

"Kami mempersiapkan dukungan  layanan purna jual terluas di Indonesia dengan 3,700 Astra Honda Authorized Service Station (AHASS), 19.000 mekanik terlatih  dan berpenglaman dan 7.000 toko suku cadang, termasuk Honda Exclusive Part Shop  (HEPS). Kami juga melatih 11.000 bengkel umum untuk teknologi injeksi," beber Loman.

Saat ini AHM adalah produsen yang paling banyak menawarkan sepeda motor dengan mesin injeksi, 10 model, terdiri dari CBR250R, CBR150R, CB150R StreetFire, PCX150, Verza 150, Supra X 125 Helm in PGM-FI, Vario 125 PGM-FI, Spacy FI, All-New Beat FI dan New Scoopy FI.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Jousting With Toothpicks - The Case For Challenging Corporate Journalism http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/719-jousting-with-toothpicks-the-case-for-challenging-corporate-journalism.html.

Yamaha Scorpio Anti Fiber

Posted:

Jakarta, KompasOtomotif – Perawakan Scorpio yang tinggi besar diyakini cocok dirombak dengan gaya lebih sporty. Pemikiran ini menyeruak dari otak Mulyono, yang menganggap salah satu sepeda motor sport Yamaha ini seharusnya bisa dibikin "lebih sopan" alias tak dibiarkan telanjang dengan penggunaan fairing.

Pekerja swasta ini pun mengambil keputusan untuk mendatangi bengkel modifikasi Tauco Custom milik Topo "Goedhel" Atmodjo di Jl Raya Kebagusan, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Setelah berkonsultasi, keduanya sepakat Yamaha Scorpio Z 2008 itu diubah dengan gaya motor sport kencang tapi masih nyaman ditunggangi setiap hari.

"Konsepnya sederhana saja, menggabungkan beberapa desain sepeda motor sport, termasuk Yamaha YSF-M1. Tapi porsi paling besar tetap mengandalkan sentuhan kustom khas Tauco dengan berbagai lekukan di bagian fairing," terang Topo.

Pengerjaan dimulai dengan membuat bodi kustom. Seperti ciri khasnya, Topo tak mau menggunakan bahan fiber dan tetap mengandalkan pelat galvanish setebal 0,8mm. Proses pengerjaannya memang tambah sulit dan memakan waktu cukup lama, tapi hasilnya diyakininya lebih bagus.

"Warna lebih mengilat kalau bodi dari galvanish, apalagi merah. Memang, bobot kendaraan sedikit lebih berat, tapi semua itu ada hitungannya dan masih dalam tingkat kewajaran," cerocos Topo kepada KompasOtomotif.

Bagian depan didesain unik, lampu Honda Vario dikombinasi dengan lekukan di bawahnya. Fairing bagian samping ditambahkan kisi-kisi. Kalau diamati lebih detail tanpa melihat kisi-kisi udara, goresannya mirip Kawasaki Ninja250 injeksi.

Tangki didesain ulang lebih besar, diteruskan hingga bagian belakang yang dibuat lebih nungging dan lancip. Buritan bagian atas  diberi semacam sirip-sirip untuk menyesuaikan dengan kisi-kisi. Lampu belakangnya menggunakan LED aftermarket merek Bungbon.

Sokbrekrer depan diganti milik Yamaha Byson, lantas dipadu pelek dalam negeri merek Chemco yang dibalut ban depan ukuran 100/70, belakang 140/70. Monokok belakang Scorpio masih dipertahankan karena dinilai kuat menopang beban baru. Hanya, rem belakang diganti satu set milik Suzuki Satria.

Kelengkapan ikut diganti agar lebih mendukung tema. Pijakan kaki dibelikan merek Yoshimura dan setang mengadopsi Ride It. Knalpot diganti produk lokal merek Kwangen yang diproduksi di Tanah Baru, Depok.

Kok tidak ada grafisnya? "Percuma, saya mengecat susah-susah kalau ditutup grafis. Biarkan polos apa adanya,"  bela Topo.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Jousting With Toothpicks - The Case For Challenging Corporate Journalism http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/719-jousting-with-toothpicks-the-case-for-challenging-corporate-journalism.html.

Diposkan oleh iwan di 15.02  

0 komentar:

Poskan Komentar