“Belasan Ribu Mobil "Korban" Badai Sandy Dilelang” plus 2 more

Minggu, 06 Januari 2013

“Belasan Ribu Mobil "Korban" Badai Sandy Dilelang” plus 2 more


Belasan Ribu Mobil "Korban" Badai Sandy Dilelang

Posted: 06 Jan 2013 03:33 AM PST

New York, KompasOtomotif - Tidak kurang dari 15.000 unit mobil korban badai Sandy dilelang oleh lembaga lelang Insurance Auto Auctions (IAA) dan diparkir berjejer di lapangan terbang amatir Calverton Executive Airpark Riverhead, New York, Amerika Serikat (AS). Mobil ini bisa dihancurkan, dilucuti atau dilelang.

Aksi ini justru menimbulkan komentar kontra dari sejumlah kalangan menghawatirkan terjadinya kebocoran oli atau bahan kimia lain yang bisa merusak lingkungan. Menanggapi hal ini, juru bicara IAA memastikan  tidak akan terjadi karena seluruh proses lelang diawasi ketat.

Kepala Daerah setempat, Sean Walter mengatakan, seluruh mobil diparkir di area landasan terbang untuk mengetahui kebocoran pada setiap kendaraan yang dilakukan oleh 100 pekerja setiap harinya. Jumlah mobil yang rusak akibat badai Sandy mencapai  230.000 unit.  Ribuan dari kendaraan itu ditarik oleh lembaga asuransi. 

Mengacu hukum yang berlaku di New York, setiap mobil yang rusak harus diidentifikasikan dengan tanda khusus bertuliskan "banjir" untuk memberitahu konsumen yang tetap ingin membelinya. Rendaman air laut dampak badai Sandy akan merusak sirkuit komputer, sistem kelistrikan, rem, AC dan komponen lain.

Kendati demikian, masih banyak komponen lain yang bisa digunakan dengan sedikit perbaikan. Potensi ini yang akan dimanfaatkan IAA untuk tetap meraih keuntungan dari ribuan mobil yang rusak itu.
 

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Gaza Blitz - Turmoil And Tragicomedy At The BBC.

Konsumsi BBM Mobil Baru Semakin Irit

Posted: 06 Jan 2013 03:02 AM PST

Detroit, KompasOtomotif - Konsumsi bahan bakar mobil baru di seluruh Amerika Serikat sepanjang 2012 semakin irit, menjadi 23,8 mpg (10,1 kpl), sedangkan tahun sebelumnya 22,5 mpg (9,5 kpl). Ini merupakan hasil terbaik berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Universitas Michigan sejak 2008.

Para peneliti, Michael Sivak dan Brandon Schoettle dari University of Michigan Transportation Research Institute - dilansir Autonews (5/1/2013) - mengatakan, meningkatkany penjualan mobil lebih irit dan berteknologi ramah lingkungan seperti hibrida dan listrik, membuat konsumsi bahan bakar semakin berkurang. Konsumsi bahan bakar dihitung berdasarkan klaim pada stiker mobil baru.  

Penjualan mobil di AS naik 18 persen pada tahun lalu. Khusus pikap, naik 9 persen. Sedangkan mobil kompak seperti Chevrolet Spark, Smart ForTwo, Fiat 500 dan Scion iQ, tumbuh paling tinggi untuk mobil penumpang kecil. Fiat 500 berhasil menggandakan penjualannya, menjadi 43.772 unit dan Chevrolet Volt hibrida plug-in tiga kali lipat, menjadi 23.461 unit.

Toyota Motor Corporation mengaku, penjualan seluruh mobil hibridanyamelonjak hampir 83 persen tahun lalu, yaitu 236.659 unit, berasal dari Prius dengan beberapa variannya. Ford mengaku, penjualan mobil kompaknya naik 29 persen menjadi 316.000 unit, ternasuk  C-Max hibrida, 13.309 unit.

 

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Gaza Blitz - Turmoil And Tragicomedy At The BBC.

Bila Kantuk Datang, Segeralah Istirahat!

Posted: 06 Jan 2013 02:46 AM PST

Washington, KompasOtomotif - Masih ingat kejadian yang menimpa Muhammad Rasyid Amrullah, anak Menko Perekonomian Hatta Rajasa di awal tahun ini? BMW X5 yang dikemudikannnya menabrak Daihatsu Luxio tersebut karena Rasyid mengantuk.

Menurut study Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDCP: Centers for Disease Control and Prevention) di Amerika Serikat (AS), 1 dari 24 orang dewasa mengantuk bahkan sempat tertidur saat mengemudi.

Dijelaskankan, 4 persen dari penduduk Amerika pernah mengalami kondisi tersebut paling tidak sekali dalam sebulan. Survei tersebut melibatkan 147.000 orang dewasa yang dihubungi melalui telepon. Peneliti menyimpulkan, kondisi itu terjadi pada pria. 

Menurut data Pemerintah AS, sekitar 3 persen kecelakaan lalu lintas karena pengemudi mengantuk. Sementara di Indonesia, menurut Indonesia Defensive Driving Center (IDDC), mencapai 37 persen.

Jika kantuk semakin berat, risiko bahaya yang menghadap juga bertambah besar. Berdasarkan, perhitungan CDCP, lengah sedetik pada kecepatan 100 kpj, bisa menghilangkan jarak 27 meter atau sama dengan panjang 2 bis. 

Karena itu, jika kantung tidak tertahan lagi, segeralah menepi! 

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Gaza Blitz - Turmoil And Tragicomedy At The BBC.

Diposkan oleh iwan di 15.01  

0 komentar:

Poskan Komentar