“Lorenzo Melejit, Rea Kedua Buncit” plus 2 more

Senin, 27 Agustus 2012

“Lorenzo Melejit, Rea Kedua Buncit” plus 2 more


Lorenzo Melejit, Rea Kedua Buncit

Posted: 27 Aug 2012 04:52 AM PDT

Ceko,KompasOtomotif - Dua tim pabrikan motogp, Yamaha dan Honda berikut beberapa tim satelit sudah melakukan uji coba tahap pertama yang terbagi dalam tiga sesi (pagi hingga siang) di Automotodromo Brno, hari ini (27/8). Rangkaian pengujian berlangsung dalam tiga tahan dimulai pukul 10.00 waktu setempat (tahap I), kemudian 11.00 dan terakhir 12.00.

Jorge Lorenzo membesut YZR-M1 2013 melesat tercepat dengan hasil 1:56,792 detik yang diukir di sesi terakhir pertama. Untuk tiga sesi ini, pemimpin klasemen sementara motogp telah menghabiskan 31 lap dan catatan waktu terbaiknya itu dibuat pada lap 24. Namun, hasil itu masih kalah dengan rekor kecepatan saat ia lomba kemarin yang dicetaknya 1:56,274 detik.

Sementara Dani Pedrosa yang baru memenangkan balapan di Ceko, ketika menggenjot Honda baru RC213V berada di urutan ketiga. Catatan waktunya 1:56,987 detik. Ini pun juga tak lebih baik dari rekor balapannya yang 1:56,346. Dalam uji coba tiga sesi ini, pebalap Spanyol ini hanya menghabiskan 13 lap.

Bagaimana dengan pengganti Casey Stoner, Jonathan Rea. Ternyata, pebalap asal Irlandia ini masih beradaptasi dengan RC213V. Meski sudah menghabiskan 17 lap, ia menduduki urutan ke-12 dari 13 pebalap yang tampil hari ini. Waktu terbaiknya masih di atas 2 menit untuk satu putaran.

Kabar paling baru, Andrea Dovizioso dari tim Monster Yamaha Tech 3 menutup sesi pertama dengan tampil sebagai yang tercepat dengan waktu 1:56,578 detik. Sedangkan Lorenzo yang mencoba 5 lap, tak bisa melampaui rekor pebalap tim satelit Yamaha itu. Justru Dani Pedrosa bisa memperbaiki waktunya jadi 1:56,703 detik dan menggeser posisi Cal Crutchlow.

Hasil uji sampai pukul 12.00 (waktu setempat)
1. Jorge Lorenzo      ESP      Yamaha Factory (YZR-M1)          1m 56.792s      (Lap 24/31)
2. Cal Crutchlow      GBR      Yamaha Tech 3 (YZR-M1)            1m 56.941s      (19/20)
3. Dani Pedrosa       ESP      Repsol Honda (RC213V)              1m 56.987s      (12/13)
4. Andrea Dovizioso  ITA        Yamaha Tech 3 (YZR-M1)            1m 57.311s      (15/25)
5. Ben Spies            USA      Yamaha Factory (YZR-M1)           1m 57.592s      (4/4)
6. Stefan Bradl          GER      LCR Honda MotoGP (RC213V)    1m 57.796s      (3/20)
7. Alvaro Bautista      ESP      Honda Gresini (RC213V)              1m 58.193s      (22/23)
8. Yonny Hernandez  COL      Avintia (FTR-Kawasaki CRT)          2m 0.185s       (15/16)
9. Ivan Silva               ESP     Avintia (FTR-Kawasaki CRT)          2m 0.667s       (18/35)
10. Colin Edwards      USA     Forward Racing (Suter-BMW CRT) 2m 2.049s       (3/5)
11. Michele Pirro       ITA        Honda Gresini (FTR-Honda CRT)     2m 2.318s      (2/5)
12. Jonathan Rea      GBR      Repsol Honda (RC213V)                2m 2.887s       (12/17)
13. Mattia Pasini       ITA        Speed Master (ART CRT)               2m 3.635s       (5/6)

Hasil akhir sesi pertama pukul 13.00

1. Andrea Dovizioso  ITA Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 56.578s (Lap 30/31)
2. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda (RC213V) 1m 56.703s (17/22)
3. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory (YZR-M1) 1m 56.792s (24/36)
4. Cal Crutchlow GBR Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 56.941s (19/24)
5. Alvaro Bautista ESP Honda Gresini (RC213V) 1m 57.161s (32/34)
6. Ben Spies USA Yamaha Factory (YZR-M1) 1m 57.474s (6/15)
7. Stefan Bradl GER LCR Honda MotoGP (RC213V) 1m 57.796s (3/27)
8. Yonny Hernandez COL Avintia (FTR-Kawasaki CRT) 2m 0.185s (15/22)
9. Ivan Silva ESP Avintia (FTR-Kawasaki CRT) 2m 0.667s (18/46)
10. Michele Pirro ITA Honda Gresini (FTR-Honda CRT) 2m 0.863s (9/15)
11. Jonathan Rea GBR Repsol Honda (RC213V) 2m 1.920s (27/27)
12. Colin Edwards USA Forward Racing (Suter-BMW CRT) 2m 2.049s (3/5)
13. Mattia Pasini ITA Speed Master (ART CRT) 2m 3.635s (5/10)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Incinerating Assange - The Liberal Media Go To Work.

“Undertail” untuk Kawasaki Athlete

Posted: 27 Aug 2012 03:48 AM PDT

Jakarta, KompasOtomotif – Tidak banyak bengkel modifikasi memperhatikan aksesoris sepeda motor yang "jarang kelihatan" di jalan. Inilah yang ditangkap DJ Custom, bengkel spesialis motor sport yang bermarkas di Jl. Jati Kramat no. 88 Pondok Gede, Bekasi, membuat aksesoris khusus bagian belakang Kawasaki Athlete.

 Aksesoris tersebut berupa undertail (bagian bawah bodi belakang) dan rear hugher (spatbor kolong) dari bahan fiber untuk bebek sport Kawasaki itu. Keduanya sudah dilengkapi lampu stop dan sein LED. Modelnya minimalis, dengan warna yang bisa dipesan sesuai selera.

"Pemasangan undertail dan spakbor kolong custom ini membuat tampilan Kawasaki Athlete lebih bersih dan sporty. Kalau aslinya lebih gambot dan besar, dengan lampu dan spakbor yang jadi satu," terang Deddy Dermawanto, punggawa DJ Custom.

Undertail Kawasaki Athlete bisa dipesan dengan harga Rp 375 ribu, sementara rear hugher Rp 275 ribu. Pemesanan bisa datang langsung ke bengkel atau telepon ke 085711505000.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Incinerating Assange - The Liberal Media Go To Work.

Schumacher: Alonso yang Terkuat Saat Ini

Posted: 27 Aug 2012 03:32 AM PDT

KompasOtomotif - Michael Schumacher yang akan tampil ke-300 selama karirnya di F1 di GP F1 Belgia, pekan ini (2/9) menyebut nama Fernando Alonso sebagai pebalap jet darat terkuat di antara yang aktif sekarang ini. Pengalaman yang tak akan dilupakannya, saat ia berusaha merebut gelar juara dunia untuk kelima kali berturut-turut pada 2005 berhasil digagalkan oleh pebalap Spanyol itu.

Ketika itu Alonso meraih mahkota pertama bersama tim Renault dan tercatat sebagai pebalap termuda. Prestasi tertinggi yang paling didambakan para pebalap F1 itu, direbutnya kembali tahun berikutnya.

Menurut Schumi - panggilan akrab Schumacher - pemimpin klasemen sementara (Alonso) ini telah mengembangkan melampaui dirinya sendiri. "Ada fase seperti itu ketika segalanya tampak bekerja habis-habisan, dan ia telah melakukannya," ujar Schumi.

Diakuinya, Alonso saat ini juga lebih baik daripada juara dunia dua kali Sebastian Vettel (25) yang asal Jerman. "Sebastian adalah orang yang hebat dan seorang pengemudi yang besar. Tapi dia berhadapan dengan situasi yang berbeda," tambahnya.

"Menjadi pemenang yang baik, satu kali harus siap dengan kehilangan. Itu adalah bagian dari perkembangan Anda," pesan Schumi. Ia menggambarkan kondisinya sekarang ini yang kembali ke arena bersama tim Mercedes dengan hasil hanya sekali naik podium.

Ia tidak menyesali kembali lagi ke lintasan. Banyak momen-momen yang baik, sekalipun itu tidak muncul begitu saja. Rupanya, ayah dari Gina Maria dan Mick ini membalap punya satu ambisi, yaitu ingin menorehkan kemenangan yang ke-92, barulah ia pensiun.
 

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Incinerating Assange - The Liberal Media Go To Work.

Diposkan oleh iwan di 15.05  

0 komentar:

Poskan Komentar