“Peugeot-Citroen Pasok Van untuk Toyota” plus 2 more

Senin, 23 Juli 2012

“Peugeot-Citroen Pasok Van untuk Toyota” plus 2 more


Peugeot-Citroen Pasok Van untuk Toyota

Posted: 23 Jul 2012 03:27 AM PDT

Toyota City, KompasOtomotif - Toyota Motor Europe (TME) sepakat menjalin kerjasama dengan PSA Peugeot Citroen di Eropa, Senin (23/7/2012). Merek asal Perancis itu akan memasok kendaraan niaga ringan (light commercial vehicle), berupa van untuk kebutuhan Toyota di pasar Eropa mulai pertengahan tahun depan.

Model yang akan digunakan adalan Peugeot Expert atau Citroen Jumpy yang dipasarkan hanya dengan mengganti emblem. Selain memasok kendaraan dalam bentuk jadi, Toyota dan PSA juga sepakat untuk membagi bobot ongkos produksi dari investasi yang perlu dilakukan. Sayang, kerjasama tidak berkembang ke arah lain, seperti penggabungan modal bersama untuk model baru.  

Didier Leroy, Presiden sekaligus CEO TME mengatakan, "Toyota dan PSA sudah menjalin kerjasama memproduksi mobil penumpang kompak untuk pasar Eropa bersama-sama di Republik Ceko. Kami melihat pasar kendaraan niaga di Eropa penting dan kami berencana mengombinasikan kekuatan dengan PSA untuk memenuhi kebutuhan konsumen di Eropa".

Di pihak lain, Jean-Christophe Quémard, Executive Vice President Programmes PSA mengatakan, kegembiraannya menjadin kerjasama dengan Toyota. "Kami melihat kerjasama ini sebagai langkah memperkuat daya saing kendaraan niaga Eropa," tutup Quemard.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Incinerating Assange - The Liberal Media Go To Work.

Mobil-mobil Tenggelam di Beijing

Posted: 23 Jul 2012 03:10 AM PDT

Beijing, KompasOtomotif — Akhir tahun lalu, Thailand dilanda banjir bandang sampai melumpuhkan Bangkok. Kini, giliran Beijing, China. Meski dampak yang ditimbulkan tidak sebesar di Thailand, hujan lebat semalaman pada akhir pekan lalu telah memandekkan aktivitas ibu kota dari negara dengan penduduk terpadat di dunia tersebut. Kali dan sungai meluap sehingga memaksa kendaraan "berenang".

National Meteorological Center menyebutkan, curah hujannya merupakan yang terlebat sepanjang enam dekade terakhir, dan menelan 38 korban jiwa, ratusan orang luka-luka, lusinan mobil dan bus rusak serta tenggelam. Bahkan, 500 jadwal penerbangan dari Bandara Beijing Capital International ditunda, mengakibatkan 80.000 penumpang telantar.

Rata-rata curah hujan yang turun di Beijing adalah 17 cm per jam, tetapi di sejumlah wilayah lain lebih parah, seperti Distrik Fangshan yang mencapai 46 cm per jam. Sementara itu, di bagian timur Beijing, curah hujan rata-rata 100 mm per jam, menurut National Meteorological Center (NMC). Kondisi ini sebenarnya tidak terlalu asing buat warga Jakarta, yang selalu mengalami tradisi banjir setiap tahunnya. Untuk lebih dekat dengan kejadian, simak video berikut ini!


 

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Incinerating Assange - The Liberal Media Go To Work.

Kantung Udara Sabuk Pengaman Versi Mercedes-Benz

Posted: 23 Jul 2012 03:10 AM PDT

Frankfurt, KompasOtomotif – National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), atau badan keselamatan jalan raya AS, jauh-jauh hari sudah pernah memberikan saran kepada  produsen mobil untuk menambahkan pelengkapan keamanan pasif buat menurunkan kematian dan luka akibat benturan. Salah satunya adalah beltbag atau kantung udara pada sabuk pengaman. 

Beltbag fungsinya sama dengan kantung udara yang digunakan saat ini, mengembang bila mobil mengalami benturan.  Bedanya, kantung udara ini menyatu dengan sabuk keselamatan.

Munculnya gagasan membuat "beltbag" karena berdasarkan pengalaman, sabuk pengaman berpotensi menghancurkan tulang iga dan abdomen ketika menahan bobot penumpang.Nah, dengan kantung udara, tekanan pada dada lebih lembut.

Produsen mobil pertama yang memperkenalkan sabuk pengaman yang bisa mengembang  tersebut adalah Ford pada Explorer 2010 silam. Pada Ford, udara bertekanan tinggi  dari silinder yang berada di bawah kursi disalurkan lewat pipa khusus yang mengisi kantung pada sabuk pengaman. Namun Ford baru menawarkannya sebagai opsional.

Mercedes-Benz juga mengikuti langkah Ford, namun dirancang khusus untuk penumpang belakang dan diberi nama beltbag. Produsen mobil mewah asal Jerman itu mengatakan, segera menggunakan pada  S-Class). Berbeda dengan Ford, beltbag dijadikan perlengkapan standar oleh Mercedes-Benz. Bahkan rencananya juga akan dipantenkan.  

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Incinerating Assange - The Liberal Media Go To Work.

Diposkan oleh iwan di 15.48  

0 komentar:

Poskan Komentar