“Alonso Raih Kemenangan Ketiga, Vettel Kesal” plus 1 more

Minggu, 22 Juli 2012

“Alonso Raih Kemenangan Ketiga, Vettel Kesal” plus 1 more


Alonso Raih Kemenangan Ketiga, Vettel Kesal

Posted: 22 Jul 2012 07:03 AM PDT

Hockenheim, KompasOtomotif - Fernando Alonso berhasil memenangkan balapan F1 Jerman di sirkuit Hockenheim,Minggu (22/7). Andalan Ferrari ini tampil gemilang selama 67 lap tanpa mendapat perlawanan dengan waktu tempu 1 jam  31 menit 05,862 detik. Bahkan dengan dua kaliu strategi pitstop, ia berhasil mengatasi tekanan dari dua pesaing dan membalap dengan F2012 melebihi 110 persen.

Sukses ini membuat dirinya dapat mempertahankan kemenangan 2010 di sirkuit yang sama - sedang tahun lalu dilangsungkan di Nurburgring dan dimenangkan jenson Button). Ini berarti kemenangan ketiganya musim ini dan kian memperkokoh posisinya di klasemen sementara dengan total 154 angka.

Tempat kedua direbut pebalap tuan rumah Sebastian Vettel. Andalan Red Bull ini berhasil menggeser Button dari posisi kedua di lap 66. Perjuangan Vettel merebut podium kedua tidak mudah karena sempat diganggu oleh Lewis Hamilton.  Ketika ia sudah menempel Alonso, muncul Hamilton yang masuk lintasan. Begitu juga usai pitstop II bersamaan dengan Alonso, ia dipisahlkan oleh Button yang melesat cepat.

McLaren yang berambisi menyumbangkan kemenangan buat Mercedes, harus puas berada di urutan ketiga yang direbut Jenson Button. Pebalap Inggris ini tampil cemerlang dengan melibas dua pebalap tuan rumah Nico Hulkenberg dan Michael Schumacher. Sayang, di lap 66, posisinya disikat Vettel yang nekad menikung bersamaan dari sisi luar. Panitia sedang menginvestigasi soal manuver Vettel tersebut.

Vettel kesal sama Hamilton
Bintang Hockenheim bisa disematkan pada Fernando Alonso. Bayangkan, juara dunia 2005 dsan 2006 mampu mengatasi tekanan dari dua seterunya yang memang mengincar kemenangan di balapan ini.

Ketika lomba masuk lap26, Vettel yang membayang di belakang Alonso berhasil menempel dengan jarak 1,010 detik. Pada lap 34, Vettel kian mendekat dengan 0,34 detik, Sayang, upayanya melibas Alonso diganggu oleh Hamilton yang masuk lintasan usai pitstop dan dioverlap.

Ternyata, Hamilton dalam posisi ke-18 menyalip Vettel. Pebalap Jerman ini kontan mengangkat tangan, tanda kesal. Ia tak berusaha mengejar dan memilih bertahan di di belakang Hamilton. Ketika Alonso masuk pit di lap 42, Vettel mengikutinya. Sayang, saat masuk lintasan posisi keduanya diambil oleh Button yang melesat cepat dari sampingnya. Tapi, di lap 66 ia dapat mengambilnya kembali dari Button.

Bebas dari Vettel, Alonso mendapat  tekanan dari Button mulai lap47. Pebalap Inggris yang tampil cemerlang ini, terus menempel dengan jarak 0,6 detik. Sampai kru Ferrari memberi isyarat kepada pebalapnya soal Button di belakangnya.

Namun, Alonso yyang memakai ban kompon medium melalui radio meyakinkan timnya bahwa ia bisa menjaga jarak. ternyata, janjinya itu dibuktikan finis pertama, meski ia menyetir melebihi kemampuannya.

Hamilton yang sangat diharapkan oleh timnya dan juga Mercedes, gagal finis dan berhenti di lap 58 akibat gangguan girboks. Perjuangannya sangat tidak mulus. Baru jalan beberapa lap, ban kiri belakangnya pecah akibat terkena serpihan dari senggolan Romain Grosjean dan Ricciardo. Posisi Hamilton pun melorot di luar 10 besar.

Hasil balapan seri 10

1.  Alonso                  Ferrari                                  1h31:05.862
 2.  Vettel                    Red Bull-Renault                    +     3.732
 3.  Button                  McLaren-Mercedes                 +     6.949
 4.  Raikkonen          Lotus-Renault                        +    16.409
 5.  Kobayashi          Sauber-Ferrari                        +    21.925
 6.  Perez                   Sauber-Ferrari                        +    27.896
 7.  Schumacher      Mercedes                                 +    28.960
 8.  Webber               Red Bull-Renault                    +    46.900
 9.  Hulkenberg        Force India-Mercedes           +    48.100
10.  Rosberg            Mercedes                                 +    48.800
11.  Di Resta            Force India-Mercedes            +    59.200
12.  Ricciardo          Toro Rosso-Ferrari                +  1:11.400
13.  Massa               Ferrari                                      +  1:16.800
14.  Vergne              Toro Rosso-Ferrari                +  1:16.900
15.  Maldonado       Williams-Renault                      +     1 lap
16.  Petrov                Caterham-Renault                    +     1 lap
17.  Senna                Williams-Renault                     +     1 lap
18.  Grosjean           Lotus-Renault                           +     1 lap
19.  Kovalainen       Caterham-Renault                   +    2 laps
20.  Pic                      Marussia-Cosworth                +    2 laps
21.  De la Rosa       HRT-Cosworth                         +    3 laps
22.  Glock                 Marussia-Cosworth                 +    3 laps
23.  Karthikeyan      HRT-Cosworth                          +    3 laps

Fastest lap: Schumacher, 1:18.275  

Peringkat sementara samoai seri 10               

Pebalap                                          Konstruktor  
 1.  Alonso                    154        1.  Red Bull-Renault               238
 2.  Webber                  120        2.  Ferrari                                  177
 3.  Vettel                       118        3.  McLaren-Mercedes          157
 4.  Raikkonen               95        4.  Lotus-Renault                   156
 5.  Hamilton                  92        5.  Mercedes                           105
 6.  Rosberg                  76        6.  Sauber-Ferrari                     78
 7.  Button                      65        7.  Williams-Renault                47
 8.  Grosjean                 61        8.  Force India-Mercedes       46
 9.  Perez                        47        9.  Toro Rosso-Ferrari             6
10.  Kobayashi             31       
11.  Maldonado            29       
12.  Schumacher         29       
13.  Di Resta                27       
14.  Massa                    23       
15.  Hulkenberg           19       
16.  Senna                    18       
17.  Vergne                     4       
18.  Ricciardo                2       

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Incinerating Assange - The Liberal Media Go To Work.

Ideal Buat Mobil Keluarga

Posted: 21 Jul 2012 07:35 PM PDT

Bandung, KompasOtomotif - Beberapa pertanyaan besar di benak para Kompasianer mengenai  Nissan Evalia terjawab, setelah menjajal multipurpose vehicle (MPV) itu dengan menempuh jarak lebih dari 150 km. Perjalanan dimulai dari kantor Kompas.com di Palmerah, Jakarta Selatan menuju Bandung melalui tol Ciupalarang dan ke luar Subang, kemarin (21/7).

Ruang Lega
"Body Evalia bisa diibaratkan memiliki postur 'six pack' yang identik dengan binaragawan yang kekar dan gagah. Apalagi begitu melihat kabinnya yang lega, sudah kebayang bisa mengangkut banyak orang," terang Eko Achmad Santoso yang mendapat kesempatan pertama merasakan Evalia SV M/T.

Sementara M. Arif Rahman, rekan segrup Eko sejak berangkat sudah mengincar jok baris ketiga. "Ternyata lutut tidak mentok untuk ukuran tubuh saya, dan selama perjalanan terasa cukup nyaman hingga pemberhentian pertama di km 57," ujar karyawan swasta yang memiliki postur super jumbo.

Jok baris ketiga rata-rata dimanfaatkan oleh peserta untuk menaruh barang bawaan mereka dengan hanya mengikatkan satu kursi. Sementara kursi sebelahnya digunakan untuk merasakan kondisi duduk di baris paling belakang.

Pengendalian
Setelah bertukar posisi di pemberhentian pertama,  beberapa rekan cukup khawatir akan body yang terbilang bongsor. Namun ketika sudah berada di belakang kemudi dan berinteraksi dengan jalan, ternyata hal tersebut bukan hal yang perlu ditakutkan. "Adaptasinya tidak membutuhkan waktu lama, jalan lebar atau sempit di pedesaan bisa dilalui dengan mudah. Semua dapat dikontrol dengan baik," tutur Dzulfikar.

Mengenai performa,  Haris Maulana menuturkan mesinnya bisa diandalkan. "Transmisi otomatisnya juga cukup mumpuni, hanya cukup beradaptasi baik dengan karakter mesin dan girbok semua bisa ditangani dengan baik. Untuk menyusul kendaraan di jalur luar kota pun tak perlu khawatir," paparnya saat mengemudikan varian XV otomatis.

Hasmi juga merasakan hal serupa ketika berganti posisi di Tangkuban Perahu menuju Bandung. "Ketika melewati jalur alternatif dan menghadapi tanjakan tak perlu khawatir bakal kedodoran meski tak memiliki jarak ancang-ancang yang cukup. Tinggal masukkan ke posisi 1, mobil langsung menanjak," jelas pemilik akun Srondol.

Peserta akan melanjutkan perjalan kembali ke Jakarta siang ini dengan rute yang berbeda. Dari Bandung melalui tol Purbaleunyi - Cipularang dan finis di Kompas.com..

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Incinerating Assange - The Liberal Media Go To Work.

Diposkan oleh iwan di 15.13  

0 komentar:

Poskan Komentar