“Porsche Pajun buat Hadang Mercedes E-Class dan BMW Seri 5” plus 2 more

Senin, 14 Mei 2012

“Porsche Pajun buat Hadang Mercedes E-Class dan BMW Seri 5” plus 2 more


Porsche Pajun buat Hadang Mercedes E-Class dan BMW Seri 5

Posted: 14 May 2012 05:38 AM PDT

Stuttgart, KompasOtomotif - Guna melengkapi jajaran produknya di pasar global, Porsche menyiapkan Pajun yang merupakan kependekan dari Panamera Junior sebagai model keenam. Setelah, sebelumnya produsen mobil asal Jerman itu mengumumkan Cajun (Cayenne Junior) sebagai calon SUV yang diberi nama Macan yang diambil dari bahasa Indonesia. 

Untuk Payun rencananya akan diperkenalkan pada 2017 dan bukan tidak mungkin juga akan memakai nama hewan dari bahasa Indonesia sejenis yaitu Harimau. Pajun sendiri dipersiapkan  untuk meyaingi pasar Mercedes-Benz E Class dan BMW Seri 5.

Melihat dari nama Panamera, maka Pajun ini berbentuk sedan 4-pintu dan juga hatchback yang mengacu pada model station wagonnya. Begitu pula dengan desain bakunya, mulai bentuk moncong, lekukan samping dan belakang.

Sebagai penyuplai tenaga, Pajun akan dipasangi beberapa mesin V6 dengan pilihan daya 300 PS hingga 500 PS. Jenis diesel dan hybrid juga masuk dalam pengembangan. Untuk sistem gerak diberikan 2 pilihan, roda depan dan semua roda.

Guna menciptakan persaingan seru, pihaknya mengeset harga di bawah penawaran Panamera yang dimulai dari 99.000 dolar AS sekitar Rp 891 juta. Sementara Pajun dilepas dari 85.000 dolar AS atau Rp 765 juta hingga 130.000 dolar AS setara Rp 1,17 miliar.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Hebat, Jalan Miring Mengitari Laguna Seca

Posted: 14 May 2012 05:38 AM PDT

California, KompasOtomotif - Mengitari sirkuit dengan mobil seperti di Laguna Seca, California, pekerjaan mudah, apalagi tidak ditargetkan waktu tercepat. Justru aktraksi yang dilakukan James "Ski" Smith memutari trek balap menggunakan mobil dengan roda roda di atas.

Pria peran pengganti dalam film Knight Rider dan Dukes of Hazard ini ketika melakukan aksinya mengemudikan Ford Mustang. Sebelum memulai aksi gilanya, ia dibantu  landasan untuk mengangkat bodi sebelah kiri. Dari video yang ada terlihat bagaimana Ski mampu menjaga stabilitas agar tetap dalam kondisi miring.

Atraksi ini merupakan adegan berbahaya dan jangan mencoba tanpa keahlian dan pengawasan professional serta mempraktekkannya di jalan raya.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Tambah 10 Lap, Kimi Yakin Bisa Kalahkan Maldonado

Posted: 14 May 2012 02:27 AM PDT

Catalunya, KompasOtomotif - Pebalap F1 Kimi Raikkonen merasa yakin kalau dirinya bisa mempersembahkan kemenangan buat Lotus pada 2012. Keyakinan itu dilandasi dua balapan terakhir yang mampu naik podium, meski hanya kedua (Bahrain) dan ketiga, kemarin (13/5).

Hasil yang diraih di F1 Spanyol sedikit mengecewakannya walau ia yakin Lotus E20 yang dikemudikannya berpotensi memenangkan lomba. "Saya sedikit kecewa karena kita telah melakukan segalanya dengan benar di awal lomba dan seharusnya bisa menempatkan diri di urutan pertama," jelas mantan juara dunia 2007 itu.

Menurut pria asal Finlandia itu, tak ada alasan dengan kecepatan mobil. Namun, itu sangat erat antara semua tim jika Anda memiliki masalah kecil atau persoalan kecil dapat memboroskan biaya. "Meski kami telah melakukan itu, tapi segala sesuatu harus jatuh di tempat yang tepat agar bisa menang," urainya.

Kimi menambahkan jika balapan di Spanyol itu ditambah 10 lap lagi, dirinya mampu melawan Maldonado dan memenangkan lomba. "Saya melakukan start dengan baik dan punya kesempatan untuk menyalip dari sisi luar, tapi kami tidak cukup dukungan kecepatan dan perlawanan saya dibatasi dalam posisi kelima," kenangnya.

Intinya, ia sudah melakukan tugas di awal dengan baik. Hanya, dirinya tidak punya modal kecepatan yang baik untuk bisa bersaing dengan pemimpin lomba. "Kami coba mengubah pemakaian ban dengan kompon lunak dan tampaknya cukup baik. Nyatanya, kami terlalu jauh dan butuh 10 lap lebih untuk bisa berjuang meraih kemenangan.
 

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Diposkan oleh iwan di 15.03  

0 komentar:

Poskan Komentar