“Kopling Bau Hangus, Lorenza Gagal Menang” plus 2 more

Senin, 07 Mei 2012

“Kopling Bau Hangus, Lorenza Gagal Menang” plus 2 more


Kopling Bau Hangus, Lorenza Gagal Menang

Posted: 07 May 2012 05:25 AM PDT

Estoril, KompasOtomotif - Bila di Spanyol Jorge Lorenzo mengaku kegagalannya memenangkan balapan karena salah pakai ban, di sirkuit Estoril, Portugal, kemarin (6/5) kekalahannya disebabkan dua masalah. "Saat start kopling saya terbakar dan terakhir Casey sangat kuat," jelas juara dunia 2010.

Meski telah kehilangan kesempatan menambah 25 angka, pebalap Spanyol itu merasa telah melakukan yang lebih baik dari yang diharapkan. Start dari posisi keempat, ke luar tikungan pertama langsung berada di urutan kedua di belakang Stoner. Upayanya untuk melibas pebalap Australia itu terkendala oleh baut menyengat dari kopling, sehingga performa Yamaha M1 tidak maksimal.

Ketika lomba sudah menyelesaikan separuh perjalanan, Lorenzo mampu menempel Stoner dengan jarak 0,4 detik. Namun, tinggal beberapa lap terakhir, jarak keduanya kembali merenggang sampai 1,4 detik dan Stoner finis pertama.

"Saya senang dengan posisi kedua karena saya mengira akan ketiga atau keempat, bukan memenangkan balapan," ujar Lorenzo yang diakuinya kalau performa tunggangannya jauh lebih baik dibandingkan saat latihan resmi.

Ia mengaku selama balapan punya dua masalah. "Pada awal, saya terlalu sering menggunakan kopling untuk dua atau tiga lap, sehingga bau seperti terbakar dan kehilangan banyak jarak dengan Casey," keluh Lorenzo.

Lorenzo yang sampai putaran ketiga mengantongi total 65 angka, hanya terpaut satu angka dengan Stoner yang memimpin  klasemen sementara. "Mudah-mudahan kita dapat meningkatkan sesuatu di hari esok dan berada di depan lagi," harap Lorenzo.

"Pada awal, saya terlalu sering menggunakan kopling untuk dua atau tiga lap, sehingga bau seperti terbakar dan kehilangan banyak jarak dengan Casey," Jorge Lorenzo

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Delapan Merek, Satu Colokan

Posted: 07 May 2012 05:09 AM PDT

Los Angeles, KompasOtomotif - Delapan produsen mobil global dari Amerika Serikat dan Jerman sepakat menstandarkan, hanya menggunakan satu model colokan pengisi baterai atau carjer (charger) dengan mama "Combined Charging System" untuk semua mobil listrik yang mereka buat. Dengan ini pula, kedelapan merek bakal menggunakan model stop kontak dan stekker yang sama. 

Keuntungan satu model colokan, akses ke infrastruktur semakin mudah karena jumlahnya banyak dan tidak bergantung pada satu merek. Selain itu, harganya bisa ditekan karena bisa diproduksi secara massal. Colokan ini juga menjadi universal karena bisa digunakan di Eropa dan Amerika Serikat (AS).

Pengisian cepat
Kedelapan merek tersebut adalah Audi, BMW, Chrysler, Daimler, Ford, General Motors, Porsche dan Volkswagen. Kepala carjer bukan sembarangan, tetapi sudah kompatibel dengan sistem yang bisa mengalirkan listrik tinggi dan pengisian cepat, 15-20 menit.

"Combined Charging System" menggabungkan sistem pengisian AC dan DC. Sistem colokan ini juga bisa digunakan untuk listrik AC satu dan tiga fasa, DC di rumah dan DC pengisian ultra cepat di stasiun pengisian umum. 

Asosiasi Insinyur Otomotif Internasional (The International Society of Automotive Engineers) telah memutuskan, colokan "Combined Charging System" merupakan standardisasi untuk sistem pengisian mobil listrik. Keputusan tersebut dikuatkan oleh Asosiasi Manufaktur Otomotif Eropa.  

Kebiasaan
Pengembangan colokan ini didasarkan pada analisis kebiasaan konsumen di AS dan Eropa, termasuk mereka menggunakan carjer pada kehidupan sehari-hari. Dengan satu model, tingkat  keamanan dan keselamatan konsumen lebih terjaga. 

Direncanakan, demonstrasi pengisian ulang kendaraan listrik menggunakan "Combined Charging System" dilakukan pada Electric Vehicle Symposium 26 (EVS26) di Los Angeles Convention Center, pekan ini. Sedangkan untuk pemasaran produk secara komersial, dilakukan pada akhir tahun ini.

Kedelapan merek sudah menyatakan kesiapan penuh, produk pertasma mereka yang akan menggunakan  sistem carjer baru ini mulai dipasarkan tahun depan.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Aliran Balap Masih Diminati

Posted: 07 May 2012 05:09 AM PDT

Bandung, KompasOtomotif - Bandung menjadi ajang "International Modified Show 2012"  yang mengambil lokasi di Bandung Supermall, 5-6 Mei 2012. Pelataran parkir basement sebagai arena kompetisi modifikasi telah dipenuhi 125 mobil yang berdatangan dari Jakarta, Cirebon, Yogyakarta, dan tuan rumah Kota kembang.

Meski tak ada teroboson signifikan, suhu kompetisinya tergolong menarik dan seru. Pasalnya,  para jawara modifikasi nasional turun gunung, di antaranya Chevy 1951 garapan Kupu-kupu Malam asal Yogyakarta peraih Champions ABT 2011, mobil listrik SKEV1 (King Accelera 2011), Nissan Skyline R34 Checkpoint (King ABT Bandung 2011), Honda Jazz New D (King Jazz Tuning Contest 2011) dan Ford Pick up (Best Hot Rod Classic Car Show 2010).

Selain itu, muncul 2 mobil yang terbilang istimewa dan menyorot perhatian. Pertama, Bugati Veyron yang mampu menyihir mata pengunjung. Meski sang pemilik merahasiakan asli mobil tersebut, siapa sangka Veyron tersebut merupakan jelmaan Mitsubishi Galant. "Bugalant (Bugati-Galant) ini karya orang tua yang merancang khusus dan sudah dirakit selama 3 tahun," ujar Makau, pemilik mobil dari Conection. Satunya lagi, Nissan Skyline R33  bergaya mobil drift.

Memang perhelatan IMS didominasi modifikasi aliran balap. "Sekarang emang lagi doyan ngeracik mobil racing, soalnya masih bisa dipake sehari-hari," ujar Erwin dari Checkpoint. Tak kalah populer elegant style masih diminati bukan hanya berlaku untuk sedan, tapi sudah merambah ke model MPV dan SUV. Sementara aliran ekstrem  mulai ditinggalkan karena dianggap hanya bisa diikuti oleh pemilik dana super lebih.

"Secara jumlah memang peserta saat ini terbilang lebih banyak untuk event awal, bahkan mobil bagusnya juga cukup meningkat dibanding event sebelumnya, pas November lalu," ujar Andri Mulyadi, bos Faith Industry selaku penyelenggara kontes. Mengenai penonton, Andri menyebut ada peningkatan dari 3.000 pengunjung (tahun lalu), kini mencapai 3.900 pengunjung.

"Kalau dilihat dari peserta, pameran ini menghadirkan mobil-mobil yang bagus dan modifikasi berkelas. Tapi, untuk hiburan berupa musik rasanya kurang wah," tutur Odri pengunjung dari Jakarta yang kebetulan sedang berlibur.

Dalam IMS ini, panitia menyediakan piala bergengsi, King dari 4 aliran, yakni Elegan, Racing, Japanesse Domestic Market (JDM) dan Ekstrem yang diumumkan pada penghujung acara (6/5). Pemenangnya, Toyota Camry Connection (Elegan), Ford Ranger Tubular Connection (Racing), Nissan 350Z Checkpoint (JDM) dan Chevy 1951 Connection (Ekstrem).

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Diposkan oleh iwan di 15.40  

0 komentar:

Poskan Komentar