“Honda Kembangkan Teknologi Mengurangi Macet” plus 2 more

Kamis, 03 Mei 2012

“Honda Kembangkan Teknologi Mengurangi Macet” plus 2 more


Honda Kembangkan Teknologi Mengurangi Macet

Posted: 03 May 2012 05:59 AM PDT

Tokyo, KompasOtomotif - Honda Motor Co., mengaku telah berhasil mengembangkan teknologi (pertama di dunia) yang dapat mendeteksi potensi kemacetan lalu lintas akibat cara mengemudi yang  tidak tepat. Sistem bekerja dengan memantau cara berakselerasi dan mengerem saat berada di belakang mobil lain. Pasalnya, mengemudi dengan cara membuntut mobil di depan bisa memicu kemacetan. Untuk ini, Honda bekerja sama dengan Pusat Riset Sains dan Teknologi Maju Universitas Tokyo.  

Dijelaskan pula, dengan menggunakan sistem ini, kecepatan rata-rata mobil bisa bertambah sekitar 23 persen. Sedangkan konsumsi bahan bakar lebih irit 8 persen dengan mengikuti kendaraan lain dari belakang.

Indonesia
Honda juga mengatakan, teknologi ini segera dikomersialkan. Untuk itu, tes pertama langsung di jalan raya, dilakukan di Italia pada Mei ini dan di Indonesia pada Juli mendatang.Target dari pengujian ini, memastikan sejauh mana teknologi ini efektif membantu mengurangi kemacetan.


Sistem bekerja dengan memberikan informasi, membantu pengemudi mencegah kemacetan berdasarkan informasi lalu lintas terkini. Sistem juga memantau, cara berakselerasi dan mengerem pengemudi yang bisa menyebabkan kemacetan.

Berdasarkan hal tersebut, sistem akan memberi tahu pengemudi informasi tujuannya, termasuk menayangkan kode warna yang dipasang di dalam mobil. Untuk itu, pengemudi diingatkan berakselerasi dan mengerem dengan lembut saat mengikut kendaraan lain.

Untuk meningkatkan efektivitas kerja sistem, komputer di mobil dihubungkan ke server "awan" (cloud). Pengemudi pun akan lebih waspada karena bisa langsung menyinkronkan cara mengemudinya terhadap mobil di depan dengan mengaktifkan Adaptive Cruise Control (ACC).  

Peranti yang disebut terakhir, berfungsi menjaga jarak antar mobil dengan yang di depannya tetap pas sesuai dengan kecepatan.Target lain dari teknologi ini adalah menekan emisi karbondioksida (CO2) dan tabrakan belakang yang sering terjadi saat macet! 

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Vettel Tercepat, Alonso Gagal Membalas karena Kecelakaan

Posted: 03 May 2012 05:12 AM PDT

[unable to retrieve full-text content]

Vettel menutup sesi tes pagi menjadi tercepat.


Nih, Penyebab Ferrari Tidak Galak Balapan di 4 Seri

Posted: 03 May 2012 04:08 AM PDT

Mugello, KompasOtomotif - Tes di sirkuit Mugello, Italia yang berlangsung tiga hari (2-4/5), betul-betul dimanfaatkan kubu Ferrari untuk menjajal secara maksimal hasil pengembangan yang signifikan pada F2012. Tujuannya, untuk target paling dekat, memenangkan Fernando Alonso kala berlaga di rumah sendiri F1 Spanyol yang digelar di sirkuit Catalunya, Barcelona (11-13/5). Dengan berbagai sentuhan, Alonso menjadi yang tercepat pada tes hari terakhir di sesi pagi dengan catatan waktu terbaik 1 menit 21,363 detik.

Ketika tampil pada hari kedua tes (Rabu), pada mobil Felipe Massa dipasang baling-baling di bawah moncong. Fungsinya, untuk membuat kedua roda depan lebih mengcengkram. Bisa begitu, karena di bawah moncong yang agak lowong membuat baling-baling yang dipasang horizontal ketika bekerja menarik moncon ke bawah. Jadi, kebalikan dari baling-baling helikopter yang ketika berputar mengangkat badan pesawat.

Dalam tes hari ini (3/5), giliran F2012 yang dikemudikan Alonso telah mendapat sentuhan pada knalpot dan struktur bodi belakang. Perubahan ini, menurut konsultan teknik Ferrari Gary Anderson berpotensi memberikan keuntungan yang signifikan.

"Pada sidepods, mereka (Ferrari) telah menempatkan ujung pipa knalpot ke posisi yang lebih konvensional. Hasilnya, tim tidak mendapatkan benefit yang luar biasa, tapi juga tidak mendapat hal yang negatif," jelas Anderson.

Kenyataannya, adanya perubahan pada desain knalpot yang ujung agak menukik ke bawah, Alonso berhasil menempatkan diri paling atas saat tes pagi hari. Ia mengukir 1:21,363 detik dan unggul 0,221 detik dari pebalap Lotus Romain Grosjean yang tampi tercepat hari pertama.

Memang, performa Ferrari F2012 dari lomba empat seri masih kalah kencang dengan Red Bull RB8, McLaren MP4-27, Mercedes W03 dan Lotus E20. Kalaupun Alonso berhasil tampil sebagai pemenang di F1 Malaysia (seri II) karena tertolong cuaca. Kurang bagusnya performa F2012 boleh jadi karena desain ujung knalpot berada dalam satu area dengan pembuangan panas radiator dengan iterasi baru. Desainnya mirip leher botol.

"Saya pikir, apa yang telah mereka lakukan adalah kompromi yang masuk akal. Meski harus menggeser radiator. Dengan desain seperti ini(lubang knalpot menyatu dengan lubang pebuangan udara panas radiator), F2012 banyak kehilangan daya cengkeram," papar Anderson.

Hasil tes sementara

1. Fernando Alonso     Spain Ferrari-Ferrari               1m 21.363s
2. Romain Grosjean     France Lotus-Renault            1m 21.584s
3. Sebastian Vettel      Germany Red Bull-Renault     1m 22.040s
4. Daniel Ricciardo      Australia Toro Rosso-Ferrari    1m 22.143s
5. Paul di Resta          Britain Force India-Mercedes   1m 23.448s
6. Heikki Kovalainen    Finland Caterham-Renault       1m 23.825s
7. Oliver Turvey           Britain McLaren-Mercedes       1m 23.835s
8. Nico Rosberg         Germany Mercedes-Mercedes  1m 24.754s
9. Timo Glock            Germany Virgin-Cosworth         1m 25.132s
10. Sergio Perez         Mexico Sauber-Ferrari             1m 29.198s
11. Pastor Maldonado  Venezuela Williams-Renault     1m 31.769s

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Diposkan oleh iwan di 15.01  

0 komentar:

Poskan Komentar