“Otomotif Grup Astra Meningkat 22 Persen” plus 2 more

Rabu, 25 April 2012

“Otomotif Grup Astra Meningkat 22 Persen” plus 2 more


Otomotif Grup Astra Meningkat 22 Persen

Posted: 25 Apr 2012 08:57 AM PDT

Jakarta, KompasOtomotif - PT Astra International Tbk melalui anak perusahaan pada divisi otomotif mencatatkan peningkatan laba bersih 22 persen menjadi Rp 2,4 triliun pada kuartal pertama 2012 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Keuntungan ini diperoleh dari perseroan Rp 1,1 triliun dan  plus Rp 1,3 triliun dari perusahaan gabungan (di bidang otomotif).

Dari total pasar mobil 251.000 unit (naik 11 persen), penjualan Grup Astra (Toyota, Daihatsu, Isuzu, UD Trucks dan Peugeot) naik 16 persen menjadi 146.000 unit. Dengan jumlah ini, maka Astra membukukan pangsa pasar 58 persen, naik dari sebelumnya (56 persen). Peningkatan penjualan dicapai berkat stimulasi pasar dengan peluncuran tiga model baru Isuzu dan 10 model "facelift" dari Toyota, Lexus dan Isuzu.

Untuk bisnis sepeda motor, secara total pasar (Januari-Maret 2012) turun 3 persen menjadi 1,9 juta unit. Tapi, Astra yang ditopang oleh PT Astra Honda Motor tetap berhasil mencatatkan peningkatan penjualan 7 persen menjadi 1,1 juta unit. Pangsa pasa otomatis juga terdongkrak menjadi 55 persen dari sebelumnya (50 persen) dengan meluncurkan satu model baru dan lima "facelift".

Dari industri komponen, PT Astra Otoparts Tbk (AOP) berhasil mencatatkan laba bersih Rp263 miliar, naik 2 persen dari periode yang sama tahun lalu. Peningkatan penjualan dipicu meningkatnya permintaan dari pabrikan (original equipment manufacturer) dan suku cadang pengganti sampai 17 persen. Namun sayang, tingginya harga bahan baku dan tenaga kerja pencapaian ini harus terkoreksi.

Untung

Sementara itu, secara holding PT Astra International Tbk berhasil mencatatkan pendapatan bersih Rp 46,4 triliun, naik 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 38,7 triliun. Kondisi otomatis mendongkrak laba bersih Grup Astra 8 persen menai Rp 4,6 triliun (sebelumnya Rp 4,3 trilun).

Laba bersih per saham juga naik 8 persen menjadi Rp 1.148 dari sebelumnya Rp 1.063 per saham. "Grup Astra menunjukkan kinerja yang baik sepanjang kuartal pertama tahun 2012, dimana hampir semua segmen bisnis utama mengalami pertumbuhan. Sementara itu, untuk jangka panjang kami cukup optimis, walaupun dalam jangka pendek Divisi Otomotif dan Divisi Jasa Keuangan akan dipengaruhi oleh keluarnya peraturan baru di bulan Juni 2012 yang mengatur persyaratan minimum uang muka pinjaman untuk pembiayaan kendaraan," komentar Prijono Sugiarto, Presiden Direktur PT Astra International Tbk dalam keterangan resmi yang diterima KompasOtomotif, Rabu (25/4/2012) malam.


 

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Renault dan Tata Tampil di IIMS 2012

Posted: 25 Apr 2012 03:40 AM PDT

Jakarta, KompasOtomotif - Pameran otomotif terbesar di Indonesia, IIMS 2012 akan kedatangan tamu baru Tata Motors dari India dan satu lagi penghuni (ATPM) lama yang muncul kembali Renault. "Keduanya sudah memastikan diri dan tinggal finalisasi," komentar Andi Wismarsyah, Chief Operational Officer Dyandra Promosindo menjawab KompasOtomotif, di Jakarta, Rabu (25/4/2012).

Dijelaskannya, Tata akan mengandalkan beberapa model untuk dipamerkan seperti mobil murah Nano dan kendaraan niaga Ace. "Mereka juga mempertimbangkan mau menyatukan Jaguar dan Land Rover dalam satu booth karena sudah menjadi satu perusahaan besar (holding)," beber Andi.

Ario Soerjo, Public Relations Renault Indonesia menambahkan, salah satu produk andalan yang disiapkan untuk IIMS adalah SUV Duster yang sempat dipergoki KompasOtomotif lagi test ride di Jonggol, Jawa Barat, awal tahun ini. "Kalau pasokan lancar, kami berencana mulai mengambil pesanan dari konsumen," jelas Ario.

Mercedes

Sementara itu, terkait ultimatum GAIKINDO pada Mercedes-Benz Indonesia akan mendepaknya keanggotaan, Dyandra Promosindo selaku panitia penyelenggara IIMS 2012 memastikan merek Jerman itu masih terdaftar sebagai peserta di pameran. "Tidak ada pengurangan peserta, masih sama seperti tahun lalu, malah bertambah," lanjut Andi.

Pasalnya, GAIKINDO masih menunggu jawaban dari Mercedes-Benz Indonesia terkait kesediaan memberikan data produksi dan penjualan bulanan sampai akhir April 2012. Kalau tidak bersedia, merek Jerman ini terancam keluar dari anggota GAIKINDO sehingga tidak bisa mengikuti pameran.

Kalau sudah begini, artinya posisi Mercedes-Benz di IIMS 2012 masih menggantung!

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

GAIKINDO Koreksi Target Penjualan Jadi 875.000 Unit

Posted: 25 Apr 2012 03:22 AM PDT

Jakarta, KompasOtomotif - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) menurunkan target penjualan mobil nasional 7,8 persen tahun ini dari 950.000 unit (awal tahun) menjadi hanya 875.000 unit. Penurunan terjadi karena daya beli konsumen melemah menyusul keputusan BI dan Kementerian Keuangan menaikkan uang muka (DP) kredit kendaraan bermotor menjadi 30 persen.

"Seharusnya angka 1 juta unit bisa tembus tahun ini, tapi melihat berbagai hambatan terutama kenaikan DP kami melihat adanya potensi penurunan 20-30 persen pada semester kedua," komentar Sudirman di Jakarta, Rabu (35/4/2012).

Sudirman Maman Rusdi, Ketua Umum GAIKINDO mengatakan, sepanjang kuartal pertama tahun ini pasar mobil Indonesia berhasil mencapai 250.533 unit. Diprediksi kuartal kedua masih berpotensi akan mencapai angka yang sama (250.000 unit).

"Seharusnya angka 1 juta unit bisa tembus tahun ini, tapi melihat berbagai hambatan terutama kenaikan DP, kami melihat adanya potensi penurunan 20-30 persen pada semester kedua," komentar Sudirman di Jakarta, Rabu (25/4/2012). Hingga Juni ini, lanjutnya, pasar akan menyentuh 500.000 unit. Sedangkan, semester kedua biasanya komposisinya 55 persen dari paruh pertama. Namun, sejumlah anggota GAIKINDO lebih pesimis dan memilih mengoreksi target jualan ke angka yang lebih realistis.

Mayoritas

Menurut data GAIKINDO, 65 persen penjualan mobil baru di Indonesia dilakukan dengan kredit. Khusus untuk segmen produk-produk menengah bawah seperti MPV Low (Avanza, Xenia, APV, Gran Max, Ertiga) komposisi kreditnya sampai 75 persen.

"Segmen (menengah bawah) ini mayoritas DP-nya hanya 10-15 persen saja. Dengan kenaikan DP maka daya beli berkurang, dengan harga mobil Rp 120 juta dibutuhkan uang minimal Rp40 juta untuk beli mobil," beber Johnny Darmawan, Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM).
 

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Diposkan oleh iwan di 15.04  

0 komentar:

Poskan Komentar