“Mazda Coret Mesin V6” plus 2 more

Rabu, 18 April 2012

“Mazda Coret Mesin V6” plus 2 more


Mazda Coret Mesin V6

Posted: 18 Apr 2012 05:54 AM PDT

California, KompasOtomotif - Mazda mulai menyaring mesin-mesin yang bakal dipasang pada jajaran produknya. Efisiensi menjadi pertimbangan penting, apalagi produksi mesin rotari dihentikan karena dinilai boros dan menimblkan emisi CO2 yang tinggi. Paket teknologi adalah Mazda untuk hal ini adalah  Skyactiv.

Alhasil, mesin V6 yang masih digunakan pada Mazda6, CX-7 dan CX-9 segera dihentikan dan diganti dengan versi 4 silinder Skyactiv  yang menggunakan turbocharger agar mesin bisa bekerja lebih efisien. 

Kebijakan tersebut merupakan strategi Mazda untuk bisa menciptakan mobil efisien dan emisi yang rendah. Kendati demikian, Davis menyatakan untuk mesin rotari masih  akan berlanjut dengan desain terbaru yang juga dikawinkan dengan Skyactiv.  

Perubahan yang dilakukan adalah penggantian bahan untuk rumah troikoid (troichoid housing) dan sil puncak (apex seal) di ujung piston yang berbentuk segitiga. Diharapkan, penggantian material yang lebih baik,  bisa mengirit bahan bakar dan emisi lebih rendah. Sebelumnya, mesin rotari sil puncak (apex seal  ibuat dari teflon harus dibasahi dengan bensin agar tidak lumer.
 

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

10.000 Orang Sambut Honda Vario 125 PGMFI di Mataram

Posted: 18 Apr 2012 04:50 AM PDT

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Gaya di Kota, Semakin Tangguh di Off-Road

Posted: 18 Apr 2012 04:18 AM PDT

Jakarta, KompasOtomotif - Toyota Land Cruiser (TLC) untuk pertama kali menapak di Tanah Air pada 1972 lewat FJ-40. Peruntukkan kala itu mengarah kepada kendaraan komersial dan pekerja untuk menembus medan berat. Kini, TLC telah menjelma menjadi SUV atas untuk bersosialisasi di perkotaan. Kendati demikian, Toyota tetap melengkapi dengan kebutuhan beraktivitas di off-road dan bandrol Rp 1,475 milyar.

Ketrampilan off-road
Teknologi terbaru yang disertakan adalah Turn Assist Function untuk membantu pengemudi melakukan manuver pada ruang yang sempit dan terintegrasi dengan mode menanjak (Crawl Control). Cara kerjanya, merespon setir dengan cepat pada kecepatan konstan. Sedangkan Crawl control bekerja menjaga kecepatan optimal untuk menjamin stabilitas saat melintas di permukaan pasir, lumpur, tanah dan kerikil. 

Pengemudi juga bisa mendapatkan daya cengkram optimal, sesuai dengan lintasan yang sedang dilewat melalui pilihan mode di tengah panel meter. Sistem membagi daya ke roda sesuai dengan traksi yang dibutuhkan. Lainnya, menu saat Crawl Control diaktifkan untuk kecepatan rendah, sedang dan cepat.

Kemampuan tersebut tak lepas dari kinerja mesin diesel common rail V8, 4.5-liter, turbo intercooler yang menghasilkan tenaga 235 PS @2.300 rpm dan torsi 616 Nm @1.800 - 2.200 rpm dan transmisi otomatis 6 percepatan.

Daya jelajah
Postur tinggi dan jarak dari tanah 225 mm, memastikan TLC ini mumpuni di jalan rusak, berlubang dan banjir. Dengan sudut datang 30 derajat dan pergi 20 derajat, sangat memungkinkan untuk mendaki dan menukik pada tanjakan 45 derajat. Diklaim SUV ini mampu melahap lintasan dengan kemiringan hingga 44 derajat.

Saat menanjak menuju titik tertinggi, biasanya muncul batas pandang (visibilitas) di depan pengemudi. Untuk itu, disediakan asisten berupa kamera untuk memantau medan di depan pengemudi. Kamera tidak hanya ada di depan, juga  disebar pada  5 titik lain di sekeliling mobil.

Fitur-fitur
Sebagai kendaraan mewah, TLC ditaburi fitur-fitur untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan, seperti smart key, tombol start/stop, layar informasi, jok yang disetel dengan tombol dan memori, pengatur di setir, jok dengan penghangat dan sunroof.

Untuk hiburan ditunjang oleh JBL Synthesis audio system, head unit 2DIN, CD Changer, 14 speaker, koneksi USB, iPod, Aux dan Bluetooth. Untuk penumpang belakang tersedia monitor 9 inci yang menempel di atap untuk menonton film favorit.

Perbedaan TLC baru ini dengan pendahulunya, bempernya lebih gembung, bentuk lampu depan yang berubah dan kini dilengkapi dengan tambahan sederet LED di bawahnya.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Diposkan oleh iwan di 15.22  

0 komentar:

Poskan Komentar