“Inilah Persiapan Mobil Sebelum Pelesir!” plus 2 more

Rabu, 21 Desember 2011

“Inilah Persiapan Mobil Sebelum Pelesir!” plus 2 more


Inilah Persiapan Mobil Sebelum Pelesir!

Posted: 21 Dec 2011 08:32 AM PST

JAKARTA, KOMPAS.com — Libur telah tiba! Pelesiran dengan kendaraan pribadi adalah  pilihan favorit. Untuk itu, ada baiknya beberapa komponen utama diperhatikan sebelum bepergian agar perjalanan lancar. Sebaiknya Anda membuat daftar pengecekan seperti berikut.

Rem
Sangat vital! Pengurang laju kendaraan ini, bila rusak, bisa menyebabkan kecelakaan. Jika lupa kapan terakhir mengecek kondisi rem, sebaiknya pastikan rem berfungsi dengan baik. "Apalagi jika mobil bertransmisi otomatis, kerja rem praktis lebih berat 30 persen dibandingkan dengan manual," papar Iwan Abdurahman, Section Head Technical Service Division PT Toyota Astra Motor.

Ban
"Bagian ini patut mendapat perhatian ekstra," ujar Iwan. Pastikan kedalaman alur telapak ban masih baik. Minimal ketebalannya 2 mm atau kira-kira selebar pentol korek api. Jika kurang, sebaiknya diganti. Pasalnya, daya cengkeram berkurang.

Makin berbahaya pada kondisi sekarang: hujan sering turun! Jalan basah dan licin. Bahkan, bisa saja menghadapi genangan air yang menyebabkan efek "aqua planning".  Mobil bisa saja tidak bisa dikontrol atau menjadi liar.

Cek pula model tapak ban (patern)! Usahakan mereknya sama! Begitu pula bentuk kembang dan ukurannya! Jika terpaksa harus berbeda, usahakan depan antara belakang, bukan kanan dan kiri. Tujuannya, menyeragamkan cengkeraman. Jangan lupa memeriksa tekanan angin sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Ban cadangan, juga diperiksa, tekananan angin harus cukup.

Servis
Jika perjalanan yang akan dilakukan cukup jauh, sebaik servis mobil ke bengkel kendati belum sesuai dengan jadwal.

Komponen penunjang
Karet penyeka kaca (wiper) menjadi penting. Pasalnya, guyuran hujan semkain deras. Pastikan wiper masih berfungsi dengan baik dan tidak mengganggu penglihatan. Juga, pastikan lampu utama dan rem bekerja masih terang.

Peralatan pendukung
Alat pembuka ban dan dongkrak dipastikan ada di tempatnya dan berfungsi dengan baik. Keduanya tak kalah merepotkan bila tertinggal atau rusak. Selain itu, periksa juga sekring cadangan dan relay di fuse box.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Inilah Persiapan Mobil Sebelum Plesir!

Posted: 21 Dec 2011 06:43 AM PST

JAKARTA, KOMPAS.com — Libur telah tiba! Pelesiran dengan kendaraan pribadi adalah  pilihan favorit. Untuk itu, ada baiknya beberapa komponen utama diperhatikan sebelum bepergian agar perjalanan lancar. Sebaiknya Anda membuat daftar pengecekan seperti berikut.

Rem
Sangat vital! Pengurang laju kendaraan ini, bila rusak, bisa menyebabkan kecelakaan. Jika lupa kapan terakhir mengecek kondisi rem, sebaiknya pastikan rem berfungsi dengan baik. "Apalagi jika mobil bertransmisi otomatis, kerja rem praktis lebih berat 30 persen dibandingkan dengan manual," papar Iwan Abdurahman, Section Head Technical Service Division PT Toyota Astra Motor.

Ban
"Bagian ini patut mendapat perhatian ekstra," ujar Iwan. Pastikan kedalaman alur telapak ban masih baik. Minimal ketebalannya 2 mm atau kira-kira selebar pentol korek api. Jika kurang, sebaiknya diganti. Pasalnya, daya cengkeram berkurang.

Makin berbahaya pada kondisi sekarang: hujan sering turun! Jalan basah dan licin. Bahkan, bisa saja menghadapi genangan air yang menyebabkan efek "aqua planning".  Mobil bisa saja tidak bisa dikontrol atau menjadi liar.

Cek pula model tapak ban (patern)! Usahakan mereknya sama! Begitu pula bentuk kembang dan ukurannya! Jika terpaksa harus berbeda, usahakan depan antara belakang, bukan kanan dan kiri. Tujuannya, menyeragamkan cengkeraman. Jangan lupa memeriksa tekanan angin sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Ban cadangan, juga diperiksa, tekananan angin harus cukup.

Servis
Jika perjalanan yang akan dilakukan cukup jauh, sebaik servis mobil ke bengkel kendati belum sesuai dengan jadwal.

Komponen penunjang
Karet penyeka kaca (wiper) menjadi penting. Pasalnya, guyuran hujan semkain deras. Pastikan wiper masih berfungsi dengan baik dan tidak mengganggu penglihatan. Juga, pastikan lampu utama dan rem bekerja masih terang.

Peralatan pendukung
Alat pembuka ban dan dongkrak dipastikan ada di tempatnya dan berfungsi dengan baik. Keduanya tak kalah merepotkan bila tertinggal atau rusak. Selain itu, periksa juga sekring cadangan dan relay di fuse box.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

BMW dan Audi Perang di China

Posted: 21 Dec 2011 05:25 AM PST

BEIJING, KOMPAS.com - Tiga merek mobil premium terbesar di dunia, BMW AG, Mercedes-Benz dan Audi,  kini sama-sama mengandalkan China untuk menopang penjualannya globalnya  pada 2012. Ketergantungan ketiga produsen Jerman itu kepada China cukup besar karena pasar utama mereka, Eropa, dilanda krisis ekonomi.

Audi sampai kini masih tetap sebagai peringkat pertama merek premium terlaris di China. Dengan bekal tersebut, merek  dengan logo empat cincin  berbaris ini, berambisi menggeser posisi BMW sebagai produsen mobil premium terbesar di dunia pada 2015.

Pada tahun ini Audi sudah berhasil melangkahi Mercedes-Benz sebagai runner-up produsen mobil mewah di dunia. Di negeri tirai bambu, Audi mencatat lonjakkan penjualan sampai 69 persen (Januari-November 2011).  Sedangkan BMW mendekat dengan pertumbuhan 9,8 persen dan Mercedes 24 persen.

Geser Jerman
Pasar mobil premium di China juga berkesempatan menggeser Jerman sebagai pasar terbesar dunia setelah AS tahun ini. Sebelas bulan pertama tahun ini, pasar mobil premium di China naik 39 persen menjadi 939.000 unit. Menurut Jenny Gu, analis dari LMC Automotive di Shanghai, China, sedangkan di Jerman diprediksi hanya 914.000 unit.

Dijelaskan pula,  pertumbuhan penjualan mobil di China tahun depan diperkirakan 16 persen. Sedangkan Jerman hanya 4,4 persen. Hal tersebut membuat China segera mengeser Jerman sebagai pasar utama mobil merek premium..

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Diposkan oleh iwan di 15.48  

0 komentar:

Poskan Komentar