“Dorna Usulkan Perubahan Radikal Regulasi MotoGP” plus 2 more

Selasa, 20 Desember 2011

“Dorna Usulkan Perubahan Radikal Regulasi MotoGP” plus 2 more


Dorna Usulkan Perubahan Radikal Regulasi MotoGP

Posted: 20 Dec 2011 03:39 AM PST

KOMPAS.com - Krisis ekonomi global yang melanda Eropa dan Amerika sekarang ini membuat bos Dorna Carmelo Ezpeleta melakukan pertemuan individu dengan manajemen senior Honda, Yamaha, dan Ducati. Kepentingannya, ia ingin melakukan perubahan radikal aturan teknis di MotoGP. Sarasannya pun sudah bisa ditebak, yakni pemangkasan anggaran agar membuat tim tetap eksis.

Perubahan yang diinginkan Ezpeleta, di antaranya ECU (Electronic Control Unit) dikontrol dan putaran mesin dibatasi hingga 16.000 rpm. Selain itu, sepeda motor balap yang baru 1.000 cc, mesinnya sesuai untuk produksi dengan menggunakan sasis prototipe.

Balap MotoGP 2012 akan diikuti 12 pebalap menunggang sepeda motor prototipe, sedang sisa yang 9 pebalap tampil sebagai tim satelit seperti Suter yang mengandalkan BMW serta FTR didukung BMW.

Tampaknya, gerakan Ezpeleta untuk menekan anggaran mendapat respon baik dari tim pabrikan Honda, Yamaha dan Ducati. Namun tim pabrikan agak kurang setuju mengusik ECU.

"Itu suatu momen yang kritisdan kita semua berbagai kesadaran akan kebutuhan untuk membuat perubahan penting, terutama soal biaya," jelas bos tim Yamaha Lin Jervis. Dikatakannya, pihaknya ingin suhu kompetisi tetap membaik.

Tapi, lanjut Jervis, bila putaran mesin dibatasi dan ECU dikontrol, berarti "Anda telah mengambil sebagian kebebasan dan kreativitas Anda," tegasnya. Elektronik begitu dominan sekarang ini dalam pengembangan kendaraan modern dan "Saya pikir kita harus menjaga itu."

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Hino Kantongi Order Rp 1 Triliun

Posted: 20 Dec 2011 03:39 AM PST

PURWAKARTA, KOMPAS.com — Hino Indonesia lagi beruntung pekan ini karena baru saja menerima order senilai Rp 1 triliun. Pesanan itu hasil dari penandatanganan nota kesepahaman antara PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) langsung oleh President Director Toshiro Mizutani dan President Director Puninar Logistics Tjahjadi Lukiman di Pabrik Perakitan Hino, Kota Bukit Indah, Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (20/12).

Dalam kesepakatan itu, HMSI diminta untuk memasok 1.000 truk kepada Puninar Logistics (PL) sepanjang tahun depan. Dari jumlah itu, lebih dari 90 persennya merupakan truk kategori III atau bobot 10 sampai 26 ton.

"PL merupakan salah satu konsumen premium. Kontrak pembelian ini merupakan keberlanjutan hubungan baik di antara kedua perusahaan," ujar Mizutani. Dilanjutkan, Hino juga siap menjamin layanan purnajual kepada PL dan konsumen lain di seluruh Indonesia.

Menanggapi kerja sama ini, Tjahjadi Lukiman menambahkan, sampai kini PL sudah memiliki ratusan truk berbasis multi moda dan gudang di beberapa kota besar Indonesia, seperti Jambi, Jakarta, Bandung, dan Semarang. "Kami berharap, penambahan jumlah unit dalam lima tahun ke depan bisa meningkatkan efisiensi logistik, dan beban biaya operasional berkurang," ungkap Lukiman.

Puninar Logistics merupakan anak perusahaan Triputra Group yang menyediakan layanan pengurusan jasa kepabeanan, pergudangan, transportasi (darat, laut, dan udara), serta pengangkutan minyak dan batu bara.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Nissan Cinere Siap Beroperasi

Posted: 20 Dec 2011 02:17 AM PST

JAKARTA, KOMPAS.com - Nissan Indonesia meresmikan jaringan pemasaran dan layanan purna jualnya di Cinere, Depok, Jawa Barat dan tercatat yang ke-64 dilengkapi layanan 3S (sales, servis dan spare part).

"Dealer ini diperuntukkan bagi konsumen yang menetap di Cinere dan Depok. Mereka yang belum memiliki produk Nissan akan lebih mudah dalam hal akses jual-beli dan servis kendaraannya," jelas Teddy Irawan, Wakil Presiden Direktur Sales dan Marketing NMI dalam keterangan resmi yang diterima kompas otomotif, Selasa (20/12/2011).

Nissan Cinere berdiri di atas lahan 4.514 meter persegi dengan luas bangunan 1.460 meter persegi. Ruang pamer muat menampung 4 unit mobil pajang. Untuk bengkel bisa menampung maksimal 25 mobil per hari dengan 11 anjungan perawatan. 

Sampai akhir tahun fiskal 2011 (Maret 2012), NMI berencana terus menambah jumlah jaringan pemasaran sampai 70 lokasi baru guna mengejar target penjualan 60.000 unit per tahun. "Perluasan ini ditujukan untuk mendapatkan tingkat kepuasan nomor satu di tanah air," tutup Teddy Irawan.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Diposkan oleh iwan di 16.15  

0 komentar:

Poskan Komentar