“TVS Gandeng Anak Muda melalui Futsal” plus 2 more

Selasa, 22 November 2011

“TVS Gandeng Anak Muda melalui Futsal” plus 2 more


TVS Gandeng Anak Muda melalui Futsal

Posted: 22 Nov 2011 04:03 AM PST

BANJARMASIN, KOMPAS.com - PT TVS Motor Company Indonesia menggelar kompetisi futsal nasional di lima kota, Yogyakarta, Banjarmasin, Lampung, Pontianak dan Bandung mulai 20 sampai 27 November 2011 (berbeda di masing-masing kota). Acara ini diselenggarakan untuk mendekatkan diri dengan anak muda sekaligus ajang promosi untuk dua produknya Tormax dan Aphace RTR.

Ajang sepak bola "indoor" ini dibagi dalam dua kelas utama yakni umum dan pelajar. Di Yogyakarta, untuk umum, akhir pekan lalu, beberapa perusahaan seperti Carrefour, Pamella, PDAM Kota, Pemkot DIY, PWI, Radar Jogja, Taman Pintar, PT Telkom Indonesia, Dinas PU, Adira Finance, Polwiltabes Banjarmasin, RSUD Ulin Banjarmasin, Anugrah Group, Rattan In, PDAM Banjarmasin dan BKKBN.

Sedangkan untuk tingkat pelajar diikuti SMAN 4, SMAN 8, SMA 1 Bantul dan SMA Muhammadiyah 7.

Selain olahraga, TVS juga mengemas acara lain mulai dari kompetisi band, lomba dansa moderen, lomba fotografi, aksi freestyle, turing dalam kota dan pelatihan safety riding untuk komunitas TVS.

"Selain futsal acara ini juga jadi ajang pamer teknologi Tormax dan Apache RTR," jelas Nurlida Fatmikasari, Corporate Communications PT TVS Motor Company Indonesia dalam keterangan resmi yang diterima KOMPAS.com, hari ini.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Hyundai-Kia Harap-harap Cemas kepada China

Posted: 22 Nov 2011 02:13 AM PST

SEOUL, KOMPAS.com — Duo Hyundai dan Kia harap-harap cemas menunggu keputusan kerja sama ekonomi antara China, Korea Selatan, dan Jepang dalam skema perdagangan bebas (free trade area atau FTA). Pasalnya, kalau kerja sama ini disepakati, maka kedua merek asli Negeri Ginseng itu bisa lebih kompetitif bertarung dalam pasar mobil terbesar di dunia itu karena terbebas dari beban pajak bea masuk 30 persen.

Selain Hyundai-Kia, FTA China-Korsel (CK) juga punya pengaruh positif terhadap dua pabrikan global lain, yakni General Motors (yang memproduksi Captiva) dan Renault yang punya "anak perusahaan" Samsung-Renault. Keduanya juga bisa menikmati perdagangan bebas karena punya fasilitas produksi di Korsel. Kalau berjalan lancar, maka FTA-CK ditargetkan mulai bergulir pada tahun depan.

Selain Korsel, China juga mencari kerja sama dengan Jepang agar bisa bersaing dengan AS. Pasalnya, AS juga sedang menggalang kerja sama Trans-Pacific Partnership (TPP) yang saat ini sudah mencakup beberapa negara, seperti Australia, Brunei, Cile, Malaysia, Selandia Baru, Peru, Singapura, dan Vietnam.

Pemerintah China di Beijing mau membuka negosiasi penuh untuk menyukseskan kerja sama, bukan hanya dengan Korea, melainkan juga Jepang (FTA-CKJ) mulai tahun depan. Mereka juga mengatakan terus mempelajari kemungkinan masuk dalam keanggotaan TPP karena berpotensi menjadi kerja sama ekonomi terbesar di dunia.

Percepat

Perdana Menteri China Wen Jiabao memastikan negaranya siap mempercepat kesepakatan yang telah dijalin dengan Tokyo dan Seoul pada KTT ASEAN di Bali, pekan lalu. Dalam laporannya, Wen mengajukan bahwa studi langsung dilakukan oleh pemerintah, pihak industri, dan ahli di bidang FTA dari ketiga negara. Dia berharap, kesepakatan bisa dicapai pada akhir tahun ini dan negosiasi formal, termasuk aplikasi pakta perdagangan, dimulai tahun depan.

Rencana FTA CKJ ini mulai dicetuskan pada Januari 2010 dan lanjut memasuki tahapan studi kelayakan dalam dua tahun dan menciptakan kawasan baru.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Hyundai-Kia Harap-Harap Cemas pada China

Posted: 22 Nov 2011 12:55 AM PST

[unable to retrieve full-text content]

China tak mau kalah saingan dengan AS dalam hal industri otomotif. Kali ini negeri tirai bambu menggandeng Korsel dan Jepang.


Diposkan oleh iwan di 15.10  

0 komentar:

Poskan Komentar