“Jagoan Nissan di Tokyo Motor Show 2011” plus 2 more

Selasa, 08 November 2011

“Jagoan Nissan di Tokyo Motor Show 2011” plus 2 more


Jagoan Nissan di Tokyo Motor Show 2011

Posted: 08 Nov 2011 03:22 AM PST

[unable to retrieve full-text content]

Nissan akan memajang empat andalannya di Tokyo Motor ke-42, terdiri dari tiga mobil listrik dan satu kendaraan komersial sejenis van!


ASIMO Kini Bisa "Main" Bola

Posted: 08 Nov 2011 03:06 AM PST

WAKO, KOMPAS.com — Honda Motor Company hari ini memperkenalkan All-New ASIMO di Tokyo, Jepang, Selasa (8/11/2011). Robot mirip manusia ini kini bisa berlari lebih cepat, menendang bola, menyeimbangkan diri, lompat menggunakan satu kaki, menuang minuman, dan berpikir.

Pengembangan ini dilakukan Honda sebagai jawaban atas kritikan deras terhadap ASIMO, yang diperkenalkan pada 2000, tak lebih sebagai "mainan" anak-anak.

Dalam demonstrasinya, ASIMO baru berhasil melalui jalan dengan permukaan tak rata di tanah. Kemampuan jogging-nya juga meningkat, bisa mencapai 9 kilometer per jam, dari sebelumnya hanya 6 km per jam. Robot ini mampu mengindentifikasi tiga suara orang saat bersamaan dengan menganalisis tingkat suara masing-masing dan mengenali wajah seseorang.

Jemari robot ini jauh lebih terampil, yakni mampu membuka botol minuman dan menuangkannya dengan baik. Dia juga bisa menirukan bahasa isyarat dengan kedua tangannya! "Nama saya Asimo," ujarnya.

Robot berpostur anak-anak usia 7 tahun itu kini punya sensor tambahan untuk menghindari tabrakan dengan orang lain saat berjalan di kerumunan pejalan kaki.

"Semua dimulai dari mimpi insinyur untuk menciptakan mesin mirip manusia, seperti Astro Boy (tokoh komik). Kami pikir ASIMO bagus," ujar Presiden Direktur Honda Motor Company Takanobu Ito, seperti dilansir www.seattlepi.com, Selasa (8/11/2011).

Ditambahkan, teknologi ASIMO bisa membantu proses pemulihan krisis nuklir yang masih berlangsung di timur laut Jepang. Teknologinya sudah diadopsi oleh robot lain dan digunakan untuk menutup katup yang bocor di Pusat Pembangkit Tenaga Listrik Nuklir  Fukushima Dai-ichi yang mengalami kerusakan akibat gempa pada Maret lalu.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Para Bos Produsen Mobil Jepang Minta Keringanan Pajak!

Posted: 08 Nov 2011 02:03 AM PST

TOKYO, KOMPAS.com - Rentetan bencana melanda produsen mobil Jepang pada tahun ini. Awalnya dimulai dengan gempa-tsunami di Jepang dan terkakhir banjir di Thailand. Akibatnya, menjelang akhir tahun ini, bisnis mereka terseok-seok.

Untuk mengatasi hal tersebut, para bos produsen mobil utama Jepang, antara lain Toshiyuuki Shiga (Ketua Umum JAMA sekaligus COO Nissan Motor Company) bersama Osamu Masuko (Mitsubishi Motors Corporation), Takashi Yamanouchi (Mazda Motor Corporation), Takanobu Ito (Honda Motor Company) dan Akio Toyoda (Toyota Motor Corporation) memohon kepada pemerintah Jepang untuk memperoleh keringanan  atau menurunkan pajak penjualan mobil baru. 

Hebatnya, permintaan para bos tersebut mendapat dukungan 4 juta tanda tangan dari seluruh pemangku kepentingan otomotif di Negeri Matahari Terbit tersebut. Mereka itu adalah  dealer, asosiasi dan serikat pekerja yang mengumpulkan dalam tumpukan kotak kardus.

Dijelaskan, industri otomotif Jepang saat ini mengalami berbagai tekanan sejak negara tersebut mengalami gempa dan tsunami, penguatan nilai tukar yen dan penjualan yang  stagnan.

Tekanan Berat
Para bos tersebut terpaksa berkumpul dan turun langsung  karena sudah mendapatkan berbagai tekanan yang semakin berat. "Masalahnya sudah melewati batas kemampuan. kalau dibiarkan, industri otomotif bisa hancur. Bila pasar di luar negeri hilang, mustahil untuk memulihkannya," tegas Akio Toyoda yang dilansir Japan-Today, Selasa (8/11).

Para pemimpin perusahaan mobil tersebut juga satu suara, tetap mempertahankan kegiatan manufaktur dan pengembangan teknologi untuk menjaga lapangan kerja di Jepang. Namun saat ini mereka butuh bantuan. Dijelaskan, perhitungan pajak yang kompleks seperti sekarang mengakibatkan harga jual mobil  yang diekspor ke di Inggris dan Jerman naik dua atau tiga kali lipat.

Selain itu, banjir yang masih melanda Thailand saat ini, telah melumpuhkan pasokan suku cadang ke seluruh dunia. Toyoda pun menegaskan, Jepang harus segera memulihkannya dan  minta bantuan pemerintah.

"Perhatikan nasib kami saat ini," katanya kepada wartawan  di hotel Tokyo. "Kami ingin mempercepat pemulihan. Karena itula semua kami berdiri di sini."

Toshiyuki Shiga menambahkan, "Krisis yang kami alami saat ini belum pernah dirasakan sebelumnya!" Karena itu pula mereka memintah  pemerintah tetap melanjutkan pengurangan pajak untuk mobil  ramah lingkungan yang dimulai 2008 dan berakhir Maret tahun depan. Tujuannya, mendorong penjualan mobil hibrida dan listrik di Jepang tetap tumbuh.

Pajak kepemilikan mobil di Jepang dinilai oleh produsen terlalu membebani. Besarnya, ada yang melebihi harga dasar mobil. Dikatakan pula, dengan mengurangi pajak, penjualan bisa ditingkatkan sampai 920.000 unit di negara tersebut. 

Susut
Tekanan lain muncul akibat  nilai tukar yen yang semakin kuat. Laba dari mobil yang diekspor kita terpangkas. Dipaparkan, penurunan satu yen mengakibatkan laba ekspor kedelapan merek mobil Jepang menguap 80 miliar yen.

Penjualan mobil di Jepang saat ini menyusut, tinggal 4,25 juta unit dari sebelumnya pernah melesat sampai 7,8 juta unit pada 1990.

Wakil Perdana Menteri Keuangan Jepang Fumihiko Igarashi mengatakan, penurunan pajak mobil mengakibatkan pemasukan pemerintah akan berkurang. Hal tersebut sulit dilaksanakan. "Belum ada alternatif pemasukan lain untuk menutupinya," jelas Fumihiko yang dilansir oleh Kyodo News.

Beberapa penelitian yang dilakukan di Jepang menunjukkan, generasi muda Jepang semakin kehilangan minat membeli mobil, khususnya yang tinggal di kawasan perkotaan. Sedangkan  di pedesaan, setiap rumah membutuhkan lebih dari satu mobil.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Diposkan oleh iwan di 15.06  

0 komentar:

Poskan Komentar