“Skuter Listrik India Masuk Pasar Amerika Serikat” plus 2 more

Jumat, 07 Oktober 2011

“Skuter Listrik India Masuk Pasar Amerika Serikat” plus 2 more


Skuter Listrik India Masuk Pasar Amerika Serikat

Posted: 07 Oct 2011 12:05 PM PDT

Skuter Listrik India Masuk Pasar Amerika Serikat

Agung Kurniawan | Zulkifli BJ | Jumat, 7 Oktober 2011 | 19:05 WIB

www.daylife.com

Chief executive officer Lohia Auto Industries, Ayush Lohia saat peluncuran Genius di New Delhi, India

KASHIPUR, KOMPAS.com - Satu lagi gebrakkan oleh industri otomotif India. Kali ini datang dari Lohia Auto yang akan memasarkan skuter listrik di Amerika Serikat. Menurut situs Rushlane.com (6/10), Lohia Auto sudah melakukan serangkaian tes sesuai dengan standar keamanan dan keselamatan yang ditetapkan pihak berwenang di Amerika Serikat.

Model perdana yang disiapkan Lohia untuk dikirim adalah Genius seharga 25.495 rupee atau Rp4,6 juta per unit. Selanjutnya disusul Oma dan Fame yang sudah dipasar di India. Genius bisa menjelajah sampai 70 km sekali isi baterai dengan kecepatan rata-rata 20-25 kpj.

Selain tes, Lohia juga lagi mencari mitra usaha di Amerika Serikat untuk menjadi distributor. Kalau semua persiapan berjalan lancar, Genius berharap mulai dipasarkan akhir tahun fiskal 2012. Dalam waktu dekat, Lohia juga mau unjuk gigi meluncurkan model terbaru sepeda motor roda tiga berbekal mesin diesel di ajang Delhi Auto Show, Januari 2012.


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

Shell Gandengan Astra Pasarkan Pelumas Merek Bersama

Posted: 07 Oct 2011 10:31 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk memperkuat bisnis komponen otomotifnya, di Indonesia, PT Astra Otoparts Tbk bekerjasama dengan Shell  meluncurkan merek bersama, Shell-Astra. Pasar yang dibidik adalah kendaraan bermotor.

Pasokan pelumas menjadi tanggung jawab  Shell, sedangkan pemasaran dilakukan melalui jaringan Grup Astra di Indonesia. Menurut Antara (7/10), Darmawan Widjaya, Direktur Astra Autoparts mengatakan, "Fokus pemasaran memanfaatkan jaringan Shop&Drive di Jawa dan Bali dengan total 134 gerai."

Country General Manager Shell divisi Pelumas, Johari Jalil mengatakan, kerjasama ini dilakukan berdasarkan kekuatan dan keunggulan masing-masing perusahaan. "Shell memimpinpasar pelumas global dan Astra penguasa pasar otomotif di Indonesia," ujarnya.

Sebagai tahap awal, varian pelumas yang diluncurkan adalah Shell Helix AJ 10W-30 for Astra dalam kemasan 1 L dan 4 L dan Shell Helix 10W-40 for Astra dalam kemasan 1 L dan 4 L.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

Awas! Musim Hujan Mulai Tiba. Perhatikan Komponen ini

Posted: 07 Oct 2011 09:46 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com - Mendung kerap menggelayuti langit belakangan ini, pertanda musim hujan mulai datang. Intensitas hujan yang sulit diprediksi terkadang membuat para pengemudi mobil harus ekstra hati-hati. Ibarat pepatah, sedia payung sebelum hujan, ada baiknya periksa kondisi mobil agar siap menghadapi hujan bahkan untuk kondisi terburuk sekalipun.

Inilah  petunjuk dari  Wiewie Rianto,  punggawa bengkel Firna Protechnik yang juga berprofesi sebagai pereli mengenai komponen vital saat hujan yang wajib diperiksa dan diketahui fungsinya.

1. Ban

Termasuk salah satu komponen penting sebagai penghasil traksi atau grip. Bila kondisi kembang ban sudah tipis, berarti alur air pun tidak akan berfungsi baik. Akibatnya, akan terjadi aquaplaning saat menerjang banjir. Efeknya, mobil akan kehilangan kendali. Segera ganti ban baru.

Bagi yang menggunakan tipe All Terrain (AT) harus lebih waspada dengan mengurangi kecepatan saat hujan. Pasalnya, ban model tersebut khusus melahap lintasan off-road karena permukaan yang menyentuh aspal lebih sedikit dibanding ban konvensional.

2. Rem

Tak kalah penting dilakukan pemeriksaan karena merupakan alat vital untuk mengurangi kecepatan. Cek total mulai dari brake pad, brake shoe, selang rem, dan master rem. Selain memeriksa kondisi perlu juga dilakukan pengecekan kebocoran rem untuk mengantisipasi masuknya air saat melintasi genangan. Hal tersebut bisa memicu korosi pada sistem pengereman dan menimbulkan uap yang berefek penurunan kinerja rem (ngempos).

3. Kaki - kaki (underbody)

Bagian bawah mobil, seperti tie-rod set, sokbreker, dan stabilizer  perlu dicermati karena berpengaruh pada stabilitas kendaraan. Pastikan semua  berfungsi baik dan tidak bocor. Setelah itu lanjutkan dengan spooring.

4. Perangkat pendukung

Pastikan karet wiper dalam kondisi baik dan belum mengeras, sehingga mampu menyeka air di kaca dengan sempurna. Periksa persedian air di tabung. Begitu pula dengan motor, pastikan berfungsi dengan baik.

5. Inlet air filter

Anda perlu mengetahui letak ujung intake filter udara,  berada di atas (di gril atau belakang lampu depan) atau di bawah (sepatbor atau airdam). Karena, ketika menerjang genangan air dan mulut intake terendam langsung menyedot  air dan masuk ke ruang bakar. Akibatnya,  mesin mati (water hammer). Kalau mau aman, copot sambungan selang udara atas sehingga memutuskan jalur dari ujung  selang yang mengarah ke bawah.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

Diposkan oleh iwan di 16.08  

0 komentar:

Poskan Komentar