“Nih, Tarif Tol Baru yang Berlaku Jumat” plus 2 more

Selasa, 04 Oktober 2011

“Nih, Tarif Tol Baru yang Berlaku Jumat” plus 2 more


Nih, Tarif Tol Baru yang Berlaku Jumat

Posted: 04 Oct 2011 11:35 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com — Bagi Anda pengguna setia tol (termasuk dalam kota),  siap-siap menambah pengeluaran, menyusul kenaikan tarif di 14 ruas yang tersebar di Indonesia. Kenaikan tarif berlaku mulai Jumat (7/10/2011) pukul 00.00. Presentase kenaikan yang ditetapkan operator pemilik tol antara Rp 500 dan Rp 2.500. Penetapan ini sudah tertuang dalam Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 277/KPTS/M/2011 tanggal 27 September 2011.

Dikutip dari situs resmi Kementerian Pekerjaan Umum, Selasa (4/10/2011), Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan, evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan dua tahun sekali sesuai dengan peraturan yang berlaku dalam UU Nomor 38 Tahun 2004. Tarif baru ini merupakan penyesuaian terhadap inflasi yang terjadi.

Dari 14 ruas tol, terdapat ada dua ruas yang tidak mengalami kenaikan tarif karena pengaruh pembulatan tarif ke bawah. Hasil penghitungan tarif yang di bawah Rp 250 tidak dinaikkan, tetapi tetap dicatat untuk perhitungan tarif ruas tersebut pada dua tahun kemudian. Dua ruas tol ini adalah tol Semarang A-B-C dan tol Ujung Pandang.

Sehubungan dengan kenaikan ini, Jodjana Jody, Chief Executive Officer PT Astra International Tbk-Toyota Sales Operation (Auto2000), menilai, kenaikan tak terlalu mengkhawatirkan karena masih sesuai dengan inflasi. Ia berharap, PT Jasa Marga bisa meningkatkan kualitas pelayanan seiring meningkatnya pemasukan.

"Mudah-mudahan tercipta terobosan traffic management lebih baik dalam hal informasi, easy payment, kontrol, dan lain-lain. Jadi, waktu antre kendaraan bisa lebih cepat dan efektif," ungkap Jody kepada Kompas.com, hari ini.

Meski tak berat, Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor, mengaku, "Tetap akan ada penyesuaian lagi sama seperti tahun-tahun sebelumnya, berpengaruh pada operasional."

Inilah tabel tarif tol baru

 

Ruas Jalan

Tarif Lama

Tarif Baru

Tol Jagorawi  

6.500

7.000

Tol Jakarta-Tangerang

4.000

4.500

Tol Dalam Kota Jakarta

6.500

7.000

Tol JORR (Ulujami-Cilincing)

7.000

7.500

Tol Padalarang-Cileunyi

6.500

7.000

Tol Surabaya-Gempol

3.000

3.500

Tol Palimanan-Kanci

8.500

9.000

Tol Cikampek-Padalarang

27.500

29.500

Tol Belawan-Tj Morawa

5.000

5.500

Tol Serpong-Pondok Aren

4.000

4.500

Tol Tangerang-Merak

28.500

31.000

Tol Ulujami-Pondok Aren

2.000

2.500

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

Johnny Darmawan: Saya Ingin Yaris Dirakit di Indonesia

Posted: 04 Oct 2011 11:09 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com — Toyota belum puas menguasai segmen MPV low (Avanza) dan medium (Kijang Innova) di pasar mobil Indonesia. Target berikutnya adalah membawa Yaris, segmen sub-kompak atau B-segment menjadi nomor satu di Indonesia. Di segmen ini, Toyota belum bisa mengalahkan rival yang selalu unggul, yaitu Honda Jazz.

Karena itu pula, Toyota Astra Motor (TAM), APM Toyota di Indonesia, gencar membuat berbagai acara untuk memopulerkan Yaris di kalangan anak muda. Salah satunya adalah event Yaris Show Off.

Selisih tipis
"Saya ingin Yaris dirakit di Indonesia. Ini baru wacana," ungkap Jonny Darmawan, Presiden Direktur TAM, kepada wartawan dalam konferensi pers Yaris Show Off di Jakarta, Minggu lalu. Targetnya, tentu saja membuat harga Yaris makin kompetitif, seperti kompetitornya,  Jazz.

Sementara itu, Auto2000, dealer utama terbesar Toyota di Indonesia, mengaku bahwa Yaris telah mengungguli Jazz di beberapa daerah penjualan. Sejak Juni, Juli, dan Agustus, di penjualan Yaris di Jakarta sudah mengungguli kompetitornya. Kendati demikian, untuk total penjualan (berdasarkan register polisi) dari Januari sampai Agustus 2011, Jazz hanya 21 unit. Komposisinya, Yaris 5.712 unit dan Jazz 5.733 unit.

Beberapa waktu lalu, CEO Auto2000 Jodjana Jody mengatakan keyakinannya bahwa Yaris segera bisa mengalahkan Jazz, terutama dengan munculnya All-New Yaris.

Revisi target
Sementara produksi Toyota di Indonesia mulai pulih , TAM merevisi target penjualan tahun ini tanpa menyebutkan angka detail. "Pokok 36 persen," ucap Johnny sembari memperkirakan penjualan mobil di Indonesia tahun ini adalah 870.000 unit. Dengan demikian, Toyota berharap bisa membukukan penjualan tahun ini 313.000 unit. Pada awal tahun, Toyota menargetkan 280.000 unit.  

Sampai akhir Agustus lalu, penjualan ritel Toyota di Indonesia sudah mencapai 209.720 unit atau memperoleh porsi 36 persen dari total pasar mobil di Indonesia. Nah, dengan rata-rata penjualan setiap bulan 26.215 unit, dalam empat bulan, termasuk September ini, penjualan akan bertambah 104.860 unit.  

Nyatanya, September saja, Toyota membukukan penjualan 30.114 unit atau total sudah mencapai 240.045 unit. Berarti, untuk mencapai target 313.000 unit dalam tiga bulan terakhir 2011, yaitu menambah sekitar 75.000 unit, akan lebih mudah.

Top dah, dan berarti rekor baru lagi!

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

September, Jualan Toyota Dyna Melesat

Posted: 04 Oct 2011 10:24 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com -  Toyota Indonesia boleh bangga dengan kendaraan komersialnya, Dyna. Bayangkan, September lalu, penjualan ritel truk ringan 2 ton telah mencatatkan pertumbuhan  tertinggi naik 49,2 persen menjadi dengan 2.361 unit dibandingkan Agustus cuma 1.582 unit. Secara kumulatif, sepanjang Januari-September 2011 "si kepala merah" sudah terjual 12.605 unit, naik 38 persen, dari periode yang sama tahun lalu 9.137 unit.

Widyawati Soedigdo, General Manager Marketing Planing Customer Relation Division PT Toyota Astra Motor mengatakan, secara volume pasar kendaraan komersil nasional mulai melonjak drastis pasca gempa bumi dan tsunami di Jepang (Maret 2011). Saat produksi kembali normal mulai Juni 2011, grafik penjualan mulai terangkat.

"Sepanjang Januari-Agustus saja, total pasar kendaraan komersil naik sampai 106.070 unit, melonjak 40 persen dibandingkan tahun lalu. Situasi ekonomi yang positif otomatis membuat permintaan truk ikut terkerek, ini juga dialami Toyota," beber Widyawati ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (4/10).

Mengacu data penjualan Toyota yang diterima kompas.com, bulan lalu TAM telah menjual 30.041 unit, belum termasuk Lexus 73 unit. Jumlah tersebut meningkat 14,9 persen dibandingkan bulan sebelumnya 26.151, plus Lexus 60 unit. Hingga September ini, Toyota sudah menjual 239.761 unit naik 15,6 persen dari periode yang sama tahun lalu 207.472 unit.

Tabel Penjualan Toyota

Model

2011

Agustus

September

Total Year to Date

Avanza

11.390 13.952 126.357

Rush

2.150 2.203 17.415

Kijang Innova

5.439 5.851 40.964

Yaris

1.833 1.848 14.356

Fortuner (4x2)

1.480 1.438 8.823

Fortuner (4x4)

72 88 524

Previa

- 41 1

 Alphard

21 61 183

Vios + Limo

876 917 8.733

Corolla

198 126 1.399

Camry

175 194 1.544

Crown

- 3 12

Hi-Lux B-Cab

478 540 3.937

Hi-Lux D-Cab/LC.

454 434 2.802

Dyna 4-ban

281 686 2.358

Dyna 6-ban

1.301 1675 10.247

L/C

0 64 100

Prius/IQ

3 0 6

Total

26.211

30.114

240.045

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

Diposkan oleh iwan di 16.04  

0 komentar:

Poskan Komentar