“Hurricane, Gambar Kehebatan Visi Teknologi Holden 42 tahun Lalu! (1)” plus 2 more

Sabtu, 29 Oktober 2011

“Hurricane, Gambar Kehebatan Visi Teknologi Holden 42 tahun Lalu! (1)” plus 2 more


Hurricane, Gambar Kehebatan Visi Teknologi Holden 42 tahun Lalu! (1)

Posted: 28 Oct 2011 11:50 PM PDT

GM Holden

Hurricane, mobil konsep pertama (1969)yang menyertakan fitur yang bekerja serba otomatis, seperti sekarang

GM Holden

Cara buka pintu, gaya kanopi!

ianwongresearch.blogspot.com

Holden Hurricane restorasi yang dipamerkan pada pameran Motorclasicca, di Melbourne,minggu lalu

ianwongresearch.blogspot.com

Holden Hurricane Restorasi di pameran Motorclassica

KOMPAS.com - Bagi generasi muda Indonesia sekarang, nama Holden kurang begitu akrab di telingga mereka. Kecuali yang sering ke Australia. Dulu, Holden dengan Agen Tunggalnya, PT Udatimex, termasuk merek yang populer dan punya perakitan di Surabaya. 

Back to Future
Kini, Holden yang berada di bawah naungan General Motors dan cuma dikenal Australia, ingin bangkit dan memperlihatkan kehebatan masa lalunya. "Holden has gone back to future," begitu tulis perusahaan tersebut, dalam rilisnya dan disebarluaskan pula oleh GM keseluruh dunia. Hal tersebut dilakukan untuk menarik publik, karena Holden akan memamerkan versi restorasi mobil konsepnya yang sangat fenomenal yaitu Hurricane (Badai) di ajang Motorclassica, Melbourner pada 21 dan 23 Oktober lalu. 

Versi asli Hurricane pertama kali diperkenal pada pameran mobil di Melbourne 42 tahun lalu (1969) dengan kode nama RD001. Desain bodi dan teknologi yang ditanamkan pada Hurricane asli, tergambar kehebatan visi para insinyur dan desainer Holden pada masa itu. Kini konsep tersebut sudah menjadi kenyataan dan sudah banyak digunakan.

Superceper
Dari desain, mobil sport dua pintu dengan mesin di tengah ini, posturnya superceper. Hal tersebut bisa dilihat dari tingginya, hanya 990 mm. Maklum, mobil sport harus mantap dikebut dan juga harus aerodinamis. Hebatnya lagi, bodinya dibuat dari aluminium dan rangka baja!

Desain menarik dari Hurrican adalah cara buka-tutup pintu. Mirip seperti gerakan cangkang. Holden menyebutnya model kanopi dan dioperasikan secara hidraulik. Saat pengemudi dan penumpang masuk ke kabin, jok akan terangkat dan turun kembali. Kemudian tiang setir, tadinya tertekuk - memudahkan pengemudi duduk - bergeser lagi ke posisi sesuai dengan kenyamanan pengemudi.

Waktu itu para insinyur Holden juga sudah menanamkan teknologi layar digital, pemandu jalan (sekarang GPS), pencari gelombang stasiun radio otomatis, pengatur suhu (AC) otomatis, kamera belakang untuk parkir dan hingga peringatan kebakaran otomatis. Sekarang semua teknologi tersebut sudah banyak digunakan untuk mobil produksi massal. Namun pada 1969, luar biasa!

"Rasanya hebat sekali. Apa yang ada sekarang, sudah kami bayangkan sejak 40 tahun lalu," ujar Michael Simcoe, Executive Director GMIO Design, tim yang menangani restorasi tersebut. Dijelaskan pua, mobil ini awalnya dibuat untuk mempelajari tren dan teknologi untuk produk masa depan, termasuk cat metalik, pertama kali digunakan pada mobil. (Bersambung)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Hurricane, Gambar Kehebatan Visi Teknologi Holden 42 Tahun Lalu! (2)

Posted: 28 Oct 2011 11:50 PM PDT

Keamanan Canggih
Fitur keamanan yang menarik adalah, mesin tak akan hidup jika pintu tidak menutup, penumpang atau pengemudi belum memakai sabuk keselamatan. Lainnya, tangki bahan bakar dengan busa yang bisa meredam panas dan mencegah kebakaran.

Rick Martin, mantan kepala studio Holden mengatakan," Hurricane melahirkan ide dan teknologi asli," mulai dari AC dan sabuk keselamatan dengan pemicu inersia-gulungan.

Pada 1960-an GPS hanya dikembangkan oleh AS untuk antariksa. Namun Holden sudah "menyematkan" di dasbor Hurricane. Dalam ini, insinyur Holden tidak menggunakan satelit sebagai pemandu, tetapi magnet yang ditanam di tiap perempatan.

Sensor penunjuk arah di mobil ini mengarahkan jarum sesuai tujuan yang diinginkan pengemudi. Memang masih simpel, tapi sesuatu yang tak terbayangkan sebelumnya. Dengan radio yang bisa mencari gelombang stasiun yang aktif – tidak perlu memutar kenop – sudah dinilai hebat!

Lainnya, kamera belakang untuk membantu pengemudi memarkirkan mobilnya. Untuk ini, digunakan kamera CCTV yang dipasang di  dan disambungkan ke TV hitam-putih kecil di konsol tengah mobil.

Teknologi mesin waktu juga spektakuler, V8 berkapasitas 4,2 liter dengan sistem pasokan bahan bakar karburator empat barel. Tenaga yang dihasilkan, setara dengan 262 ekor kuda. Kehebatan visi masa lalu itu, diperlihatkan lagi oleh Holden kepada generasi "smart digital"masa kini!

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

LC Cross, Indikator Peningkatan Kualitas Produk Geely (Bagian 1)

Posted: 28 Oct 2011 06:47 PM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua hari berada di belakang kemudi LC Cross, menelusuri tol Jakarta – Bandung-Lembang-Subang,-Sandang-Purwakarta dan kembali Jakarta, sekitar 350 km, kesan utama yang diperoleh KOMPAS.com,kualitas produk Geely ini semakin baik. Khususnya dibandingkan dengan produk model yang dicoba tahun lalu, yaitu MK dan MK2 (sedan dan hatchback).

Kualitas "finishing" mobil yang diimpor utuh (CBU) dari China ini semakin baik, yaitu komponen bodi, dasbor dan bagian lain dari interior. Kendati demikian, Geely masih harus memperhatikan beberapa kekurangan pada produknya ini. Pasalnya, dari hasil tes "by feeling" yang dilakukan beberapa wartawan, keluhan utama, "payah" saat menanjak, termasuk di jalan tol Padaleunyi.

Gerakan Pintu dan Transmisi
Beberapa bagian utama yang memperlihatkan kualitas produk Geely ini semakin baik adalah gerakan pintu. Saat ditutup tidak lagi menimbulkan bunyi "gedebuk" keras. Hanya dengan tekanan normal, pintu tertutup dengan rapat dan mudah. Menurut Geely, tersebut bisa dilakukan karena kini, seluruh bodinya menggunakan pelat dengan ketebalan 9 mm.

Pengoperasian tuas tombol lampu depan,wiper, tongkat transmisi, pedal-pedal (kopling, rem dan gas). Bahkan perpindahan gigi ke semua posisi, termasuk mundur, berjalan lancar dan mudah. Tidak lagi menimbulkan suara yang agak berisik. Tak kalah menarik, tenaga untuk menekan pedal kopling sangat ringan.

Fitur Keamanan
LC Cross adalah  crossover mini  dengan harga sangat terjangkau pertama  yang dipasarkan di Indonesia yang dilengkapi anti-lock brake (ABS) plus electronic brake force distribution (EBD). Bahkan untuk versi GL yang dijual Rp 120 juta (on-the road di Jakarta), dilengkapi dengan 6-air bag, termasuk dua di kaca samping depan (tipe curtain).  Berarti, untuk keamanan, sangat memadai!

Fitur lainnya, tilt steering, kaca spion yang bisa disetel dari dalam (elektrik) dan tentu saja untuk kenyamanan adalah air conditioner (AC) plus audio yang bisa memainkan CD dan dihubungkan ke USB.Lainnya adalah alat yang memudahkan kerja pengemudi, power window dan central lock.

Mesin
Kebetulan unit yang dites KOMPAS.com jarak tempuhnya sudah mencapai 1.100 km lebih. Mesin 4-silinder, 1.342 cc, DOHC dan 16-katup, gampang dihidupkan dan  tidak lagi menimbulakan suara terlalu berisik. Getarannya juga lebih halus.

Saat pertama dijalankan, dengan tekanan pedal pelan, tarikan mesin terasa agak berat. Namun bila gas diinjak dengan cepat (berakselerasi), terjadi spin. Hal terakhir menunjukkan kemampuan mesin cukup mumpuni.

Kendati demikian, saat melaju pada gigi 4 dan 5 - misalnya di jalan tol yang semula rata dan kemudian menanjak - pengemudi yang terlena dengan kenyamanan, akan merasakan mobil lama-lama kehilangan tenaga alias "lemot". Apalagi saat itu melaju pada kecepatan 100 km/jam. Dipastikan, kendati harus menginjak gas lebih dalam, mobil ini kepayahan. Penyebabnya, pada kecepatan dan posisi gigi yang disebutkan di atas, putaran mesin rendah, di bawah 3.000 rpm.

Contohnya, pada gigi 4, kecepatan 60 km/jam, mesin bekerja pada 2.000 rpm dan pada 80 km/jam, 2.750 rpm. Pada gigi 5,  kecepatan 80 km/jam, putaran mesin hanya 2.000 rpm. Karena putaran terlalu rendah, mesin pun kepayahan. Malah, jika gigi diturunkan ke 3, juga tidak bisa reaksi masih kurang responsif.

Begitu gigi diturunkan, ke-2 atau 3, begitu berada di atas 3.000 rpm, traksi mulai membaik. Makin tinggi putaran mesin, makin cepat responnya. Nah, bagi sebagian rekan wartawan yang tidak biasa "membejek" habis gas, coba tetap bertahan pada putaran rendah. Bahkan pada gigi tinggi. Akibatnya, ya... kepayahan! (Bersambung)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Diposkan oleh iwan di 15.18  

0 komentar:

Poskan Komentar