“Seru! Balap Motor Yamaha Malam Hari” plus 1 more

Minggu, 25 September 2011

“Seru! Balap Motor Yamaha Malam Hari” plus 1 more


Seru! Balap Motor Yamaha Malam Hari

Posted: 25 Sep 2011 02:59 PM PDT

BANDUNG, KOMPAS.com - Ternyata, tak cuma MotoGP atau F1 bisa digelar malam hari. Event final "Yamaha Cup Race" seri 3 Region 2 (Jawa) sekalgus sebagai seri ke12 nasional berhasil dilaksanakan malam hari oleh PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI). Lomba mengambil lokasi di Lapangan Gasibu, Bandung, Sabtu (25/9) malam dan berakhir sukses dengan mencatatkan rekor tertinggi 17.000 penonton dibandingkan sebelumnya hanya 8.000an.

Saeful Anwar, Supervisor Marketing Communication & Community Management YMKI mengatakan, disiapkan lampu 6.400 watt untuk menerangi sirkuit buatan sepanjang 950 meter, dibagi dalam 40 titik. "Pebalap dituntut konsentrasi dan upaya lebih besar dalam seri kali ini," ujar Saeful yang juga Kordinator OMR Yamaha.

Tedy Golsom, mantan pebalap dan sekaligus Ketua Biro Roda Dua Ikatan Motor Indonesia Provinsi Jawa Barat menambahkan, final OMR kali ini unik karena belum pernah dilakukan malam hari. "Konsentrasi lebih, settingan mesin dan stamina pembalap diuji pada final malam ini," jelas Tedy. IMI berharap ajang ini bisa "menantang" balap liar yang biasa dilakukan malam hari. "Daripada di jalan, membahayakan keselamatan, mending ikut yang resmi," jelas Tedy.

Pebalap Hendriansyah asal Yogyakarta dan M Zaky dari Bandung mengaku mendapat tantangan lebih mengikuti final YRC kali ini. "Titik pengeremannya jadi sulit ditebak, konsentrasi penuh dituntut pada balapan malam ini," ujar Zaky.

"Lebih enjoy balap malam, karena ini hal baru. Tapi, balap malam jangan sekedar buat ajang promosi, perlu dmaksimalkan lagi persiapannya," kritik Hendry.

Hasil Balap

YCR melombakan 8 kelas termasuk eksebisi kelas Xeon Standard Showroom yang diikuti 12 pebalap kawakan seperti. Hokky Krisdianto, Asep Kancil dan Adi Bontot. Pembalap utama Bandung, Asep Kancil Maulana hanya menempati peringkat ketiga kelas Xeon Standard Showroom.

Kelas utama MP1 (Bebek 4Tak Tune Up 125 cc Seeded) dikuasai pembalap asal Yogyakarta, Hendriansyah. Diikuti Anggi Permana Putra dan Diaz Kumoro Djati.

Di kelas MP2 (Bebek 4Tak Tune Up 115 cc Seeded), Hendriansyah menduduki peringkat ketiga. Posisi pertama dan kedua diambil Denny Triyugo dan Diaz Kumoro Djati. Sedangkan kelas MP3 (Bebek 4Tak 125 cc Pemula) dan MP4 (Bebek 4Tak 115 cc Pemula) digenggam M Zaki.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

Vettel Hampir Juara Dunia, Schumacher Alami Kecelakaan

Posted: 25 Sep 2011 02:02 PM PDT

MARINA BAY, KOMPAS.com - Sebastian Vettel berhasil memenangkan F1 Singapura, Minggu (25/9/2011) dengan sempurna. Pebalap Jerman ini menempuh 61 lap tanpa bisa didekati lawan-lawannya, meski safety car sempat masuk di lap 30, posisi terdepan tetap bisa dipertahankan sampai finis dengan mencatat total waktu 1 jam 59 menit 06,757 detik.

Wartawan Kompas.com Aloysius Gonsaga dari Sirkuit Marina Bay melaporkan, dengan keberhasilan Vettel memenangkan balapan seri 14 ini mengumpulkan total 309 angka hampir memastikan dirinya juara dunia dan butuh satu angka (finis 10) di Korea. Sebab, Jenson Button yang finis kedua mengumpulkan angka total 185 dan menyodok peringkat kedua tertinggal 124 angka sama Vettel.

Button memang tampil sangat luar biasa. Ia start dengan baik dan dapat menyodok kedua dan berhasil dipertahankannya sampai finis. Sementara rekan setimnya, Lewis Hamilton, harus puas finis kelima. Suatu hasil yang cukup baik karena ia sempat menjalani hukuman drive through penalty akibat bersenggolan dengan Felipe Massa.

Penampilan cemerlang Vettel juga diikuti rekannya Mark Webber. Pebalap Australia ini berhasil dua kali menggeser Fernando Alonso dari posisi ketiga. Didukung performa mesin Renault, Webber bahkan hampir dapat menyalip Button.

Alonso yang sudah melakukan start cukup baik tampak kurang didukung performa mobil. Posisi ketiganya dapat dengan mudah disalip Webber. Selain itu, ketika di pit pun waktu untuk ganti ban di atas 4 detik, sementara tim Red Bull seperti Vettel 3,2 detik dan Webber 3,7 detik.

Schumacher kecelakaan

Vettel melakukan start sempurna dan diikuti oleh Alonso yang mampu memisahkan duo McLaren. Pebalap Ferrari itu berhasil melejit di urutan ketiga di belakang Vettel dan Button.

Baru jalan 7 lap, Vettel sudah meninggalkan Button 7 detik, sementara rekan setimnya Webber nerada di urutan keempat. Ia mengeluhkan kepada tim bahwa DRS-nya tidak bekerja sehingga memungkinkan Massa dapat melibasnya.Tapi, Hamilton pun sudah menempel rapat di belakang Massa membuat persaingan memperebutkan posisi 4 cukup seru.

Performa mesin Renault pada mobil RB7 memang sangat kencang. Selain Vettel yang terus melejit, Webber pun dapat menyalip Alonso di lap 10. Apabila Alonso tdak dapat memperbaiki posisinya masuk tiga besar, bisa meloloskan Vettel meraih juara dunia.

Masuk lap 11, Alonso masuk pit ganti ban kompon terkeras dan posisinya mundur keenam. Satu lap kemudian giliran Webber masuk pit, namun ketika kembali ke trek ia berada di belakang Alonso.

Apes betul nasib Hamilton. Ia harus menjalani drive through penalty karena mengemudinya yang agresif sampai bersenggolan dengan Massa. Hukuman itu dijalaninya pada lap 16 dan posisinya melorot ke-16.

Sampai lap 19, Vettel sudah mengungguli Button 11 detik lebih. Bila ia dapat terus bertahan sampai finis, gelar juara dunia tinggal dari pertolongan rekannya Webber. Jika pebalap Australia itu kembali bisa menggeser Alonso keempat, maka Vettel juara dunia.

Tampaknya, peluang Webber melibas Alonso seperti di lap 10 kembali terbuka mulai lap 23. Dan, pada lap 26 Alonso masuk pit kedua dari tiga kali yang dicanangkan tim. Posisi ketiga pun ditempati Webber.

Pada lap 30 safety car harus masuk lintasan setelah Michael Schumacher menghajar bagian belakang mobil Perez (Sauber) akibat dirinya tak bisa menggeser mobil ke kanan jelang masuk tikungan. Sebelum kejadian dengan Schumi, Perez hampir bersenggolan dengan Nico Rosberg (Mercedes), beruntung ia bisa mengelak.

Meski masuknya SC, posisi Vettel sangat aman karena Button harus mendahului tiga mobil untuk mendekat ke Vettel. Sementara Webber berhasil menggeser Alonso di posisi ketiga pada lap 34. Bahkan 10 lap kemudian, rekan setim Vettel itu sudah mendekati Button untuk disalip lagi.

Hasil lomba

1. Vettel                    Red Bull-Renault             1h59:06.537
2. Button                  McLaren-Mercedes          + 1.737
3. Webber                 Red Bull-Renault             + 29.279
4. Alonso                  Ferrari                             + 55.449
5. Hamilton               McLaren-Mercedes          + 1:07.766
6. Di Resta                Force India-Mercedes      + 1:51.067
7. Rosberg                Mercedes                         + 1 lap
8. Sutil                      Force India-Mercedes       + 1 lap
9. Massa                   Ferrari                              + 1 lap
10. Perez                   Sauber-Ferrari                  + 1 lap
11. Maldonado          Williams-Cosworth            + 1 lap
12. Buemi                  Toro Rosso-Ferrari           + 1 lap
13. Barrichello           Williams-Cosworth            + 1 lap
14. Kobayashi            Sauber-Ferrari                   + 2 laps
15. Senna                   Renault                             + 2 laps
16. Kovalainen            Lotus-Renault                   + 2 laps
17. Petrov                  Renault                              + 2 laps
18. D'Ambrosio         Virgin-Cosworth                 + 2 laps
19. Ricciardo             HRT-Coswort h                  + 4 laps
20. Liuzzi                   HRT-Cosworth                   + 4 laps
21. Alguersuari           Toro Rosso-Ferrari             + 5 laps

Fastest lap: Button, 1:48.454

Peringkat setelah seri 14

Pebalap                              Konstruktor :
1. Vettel                309        1. Red Bull-Renault 491
2. Button               185        2. McLaren-Mercedes 353
3. Alonso              184        3. Ferrari 268
4. Webber             182         4. Mercedes 114
5. Hamilton           168         5. Renault 70
6. Massa                  84        6. Force India-Mercedes 48
7. Rosberg               62        7. Sauber-Ferrari 36
8. Schumacher          52        8. Toro Rosso-Ferrari 29
9. Heidfeld                34        9. Williams-Cosworth 5
10. Petrov                 34
11. Sutil                    28
12. Kobayashi           27
13. Di Resta              20
14. Alguersuari           16
15. Buemi                  13
16. Perez                     9
17. Barrichello            4
18. Senna                    2
19. Maldonado             1

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

Diposkan oleh iwan di 15.01  

0 komentar:

Poskan Komentar