“Penjualan Mobil di Jepang Turun 14 Persen” plus 2 more

Rabu, 28 September 2011

“Penjualan Mobil di Jepang Turun 14 Persen” plus 2 more


Penjualan Mobil di Jepang Turun 14 Persen

Posted: 28 Sep 2011 11:05 AM PDT

TOKYO, KOMPAS.com - Penjualan mobil baru di Jepang diperkirakan mengalami penurunan 14 persen pada tahun ini. Penyebabnya, gempa bumi dan tsunami pada 11 Maret 2011 yang mengganggu kegiatan produksi selama 2-3 bulan.

Hal tersebut disampaikan oleh Asosiasi Industri Otomotif Jepang (Japan Automobile Manufacturers Association/JAMA) yang memprediksi, total penjualan mobil baru tahun ini hanya 4,45 juta unit untuk periode tahun fiskal 2011 (berakhir Maret 2012) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Ini merupakan penjualan terburuk pernah dialami Jepang sejak 1978. Namun, JAMA berharap situasi yang kini makin stabil, akan kembali mendongkrak penjualan, sekitar 17,4 persen pada tahun fiskal 2012. Peningkatan tersebut akan mengembalikan kinerja industri otomotif Jepang ke kondisi normal, meski tumbuh perlahan.

JAMA melanjutkan, pertumbuhan penjualan tak akan mencapai 28,6 persen, seperti periode April-September 2011 (lima bulan pertama tahun fiskal 2012).

"Pertumbuhan penjualan tetap masih lambat karena Pemerintah Jepang tidak lagi memberikan insentif pajak kepada mobil ramah lingkungan sejak musim semi tahun lalu. Di samping itu, pemulihan juga terganggu krisis Eropa," kata JAMA.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

Mitsubishi Indonesia Siapkan Peluncuran Pajero Facelift

Posted: 28 Sep 2011 08:52 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com - Mitsubishi Pejero Sport sudah berusia setahun sejak diluncurkan Juni 2010 dan sampai kini terus mendapat sambutan positif dari konsumen Indonesia. Buktinya, sport utility vehicle (SUV) ini mampu jadi motor penjualan Mitsubishi di kategori passanger car yang sebelumnya "merunduk".

Semula KOMPAS.com mengira, peluncuran varian baru Pajero Sport Dakar (PSD) Hi-Power 4x4 dan 4x2 pada April 2011, tidak akan diikuti dengan faceliftnya. Ternyata salah!

Rizwan Alamsjah, Direktur Pemasaran Krama Yudha Tiga Berlian Motor (KTB) di markasnya,  Pulo Mas, Jakarta Timur, malah mengatakan ada rencana meluncuran Pajero Sport facelift.  

"Sebentar lagi kami luncurkan versi terbaru Pajero," ungkap Rizwan. Dari pernyataan tersebut, diperkirakan  peluncuran Pajero Sport Faclift  akan dilakukan pada kuartal terakhir tahun ini atau paling cepat bulan depan.

Rizwan belum mau menjelaskan lebih lanjut tentang rencana Pajero Sport facelift ini. Diperkirakan penyegaran Pejero Sport diutamakan pada eksterior dan interior. Biasanya yang berubah adalah desain gril, bemper, lampu depan-belakang dan pelek. 

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

Cara Aman Mengemudikan Mobil di Lintasan Off-road

Posted: 28 Sep 2011 07:28 AM PDT

Cara Aman Mengemudikan Mobil di Lintasan Off-road

Aris F. Harvenda | Zulkifli BJ | Rabu, 28 September 2011 | 14:28 WIB

KOMPAS.com/Aris F. Harvenda

Melintasi trek tanah

2405.com

Sudut datang (approach) dan pergi (departure) pada mobil SUV

off-roadweb.com

Menentukan sudut datang (approach) pada Toyota FJ Cruiser

JAKARTA, KOMPAS.com - Jika Anda menyenangi alam, melakukan perjalanan atau "travelling" akan menjadi  menu wajib di kala liburan atau akhir minggu. Khususnya bagi mereka yang gemar melakukan ekspedisi di tempat baru. Jalan rusak atau off-road pun harus ditaklukan. Bagi yang sudah punya jam terbang tinggi, tentu saja bisa melewatinya dengan mantap.

Namun bagaimana dengan mereka  yang belum pernah menjajaki trek tanah? Kemungkinkan akan dihantui rasa takut atau was-was. Berikut ini beberapa tips dan trik sebagai panduan ketika Anda ingin Anda mencoba kehebatan mobil kebanggaan di medan non-aspal.

  1. Pahami benar daerah yang dituju dan sesuaikan dengan kemampuan mobil yang akan digunakan. Anda tentu tidak akan memaksakan membawa sedan bila lintasan tersebut penuh dengan gundukan tanah atau sedikit terjal. Kalau dipaksakan, bukannya pengalaman menarik yang diperoleh, malah kesusahan. Mobil Anda bisa saja "terperangkap" atau rusak karena menerjang rintangan.
  2. Pastikan mobil yang Anda gunakan  'siap tempur'. Ketahui  ketinggian bagian kolong paling dekat ke permukaan tanah (ground clearence), sudut datang dan sudut pergi mobil. Dengan ini bisa diketahui mobil bisa melintas kubangan , tanjakan atau turunan dengan baik.
  3. "Jangan pernah membuat jalur baru meski terlihat lebih baik. Tetaplah dijalur yang sering dilewati karena sudah tentu lintasan tersebut aman," jelas juara nasional reli Indonesia, Rifat Sungkar. Selain itu jaga traksi agar stabilitas kendaraan bisa dikontrol.
  4. Subhan Aksa, pereli nasional menambahkan, "Jangan pernah tertipu oleh tikungan di depan Anda. Bisa jadi apa yang terlihat di depan mata, akan berbeda dengan yang berada di ujung. Lebih baik mengatur kecepatan saat memasuki tikungan dan pastikan di ujung tikungan tersebut aman untuk melanjutkan laju kendaraan."

    Hal ini menjadi sangat penting karena banyak pengemudi tergoda ingin nge-gas saat melihat sebuah tikungan besar padahal di ujung tikungan tersebut terdapat handycap yang cukup menantang seperti menyempit ataupun gundukan tanah yang mengilangkan daya jejak ban ke tanah.

  5. Sesuaikan kecepatan dengan kondisi trek dan stabilitas mobil. Jangan memaksa terlalu kencang ketika terjadi guncangan cukup besar. Selain membuat tidak nyaman, stabilitas kurang karena mobil cenderung liar.

    Tips lain dari Rifat dan Subhan saat ditemui KOMPAS.com ketika memberi pengarahan di acara Family Gathering Mitsubishi minggu lalu, saat melintasi  jalan basah dan licin, kurangi kecepatan dan jangan melakukan manuver secara tiba-tib

    a.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

Diposkan oleh iwan di 16.09  

0 komentar:

Poskan Komentar