“Hyundai "Recall" Santa Fe” plus 2 more

Minggu, 18 September 2011

“Hyundai "Recall" Santa Fe” plus 2 more


Hyundai "Recall" Santa Fe

Posted: 18 Sep 2011 03:28 AM PDT

Hyundai "Recall" Santa Fe

Agung Kurniawan | Bastian | Minggu, 18 September 2011 | 10:28 WIB

TOPSPEED

DETROIT, KOMPAS.com - Lembaga Keselamatan Jalan Raya dan Lalu Lintas (National Highway Traffic Safety Administration/NHTSA) Amerika Serikat mengumumkan langkah pemanggilan dan perbaikan terhadap 178.685 unit Hyundai Santa Fe dan 26.548 unit Veracrus. Kedua model produksi tahun 2007-2008 terindentifikasi mengalami masalah pada kantung udara (airbag) yang tak bisa berkembang saat situasi darurat.

Menurut NHTSA, pegas pada sensor airbag bisa rusak lebih cepat dari seharusnya. Ini mungkin dikarenakan sirkuit elektrik pada kantung udara bekerja beban lebih berat dari seharusnya, mengakibatkan tak berfungsinya airbag.

Hyundai Amerika langsung memerintahkan seluruh dealer untuk melakukan pengcekan terhadap pegas yang bermasalah dan menggantinya secara cuma-cuma. Pelanggan bisa mulai datang ke bengkel resmi akhir September 2011.


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

Nissan Indonesia Serius Garap Mobil Murah

Posted: 18 Sep 2011 03:12 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com — Rencana Indonesia melahirkan mobil murah dan ramah lingkungan (low cost and green car) mulai menuai dukungan, tak cuma dari Toyota dan Daihatsu. Nissan Indonesia menunjukkan keseriusannya dengan mengawali target penyerapan suku cadang lokal mencapai 80 persen pada tahun depan.

Untuk mencapai itu, agen pemegang merek Nissan di Indonesia (PT Nissan Motor Indonesia) mengumpulkan 500 perusahaan pemasok lokal dan regional Asia dalam pertemuan bersama di Balai Kartini, Jakarta Selatan, 15-16 September 2011. Nissan meminta dukungan dari para pemasok untuk menyukseskan produk low cost and green car (LCGC) yang tengah digarap Nissan untuk Indonesia.

Takayuki Kimura, Presiden Direktur NMI, mengatakan, para pemasok komponen memiliki pemahaman yang sama terhadap potensi otomotif di Indonesia. "Kami harap akan ada kerja sama dan proses bisnis yang lebih baik dengan para vendor dan menjajaki lebih jauh kemungkinan peningkatan lokalisasi," jelas Kimura dalam keterangan resmi NMI yang diterima Kompas.com, Sabtu (17/9/2011). Dengan menaikkan kandungan lokal, NMI berharap produk LCGC yang sedang disiapkan bisa mendongkrak cakupan segmen Nissan hingga 80 persen dalam dua tahun mendatang.

Sementara itu, masuk periode kuartal dua tahun fiskal 2011 (Juli-September), APM berhasil menjual 35.000 unit dari target yang ditetapkan 60.000 unit (April 2011-Maret 2012). NMI berencana untuk memperluas pabriknya di Cikampek dan meningkatkan kapasitas produksi tahunan hingga 100.000 unit mulai tahun depan dan menjadi 180.000 unit pada 2013. Dana 25 miliar yen atau Rp 2,8 triliun sudah disiapkan untuk meningkatkan kapasitas produksi, pengembangan pabrik perakitan mesin baru, serta peningkatan lokalisasi.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

Toyota Jual Prius Plug-in Rp286,8 Juta

Posted: 18 Sep 2011 02:33 AM PDT

Toyota Jual Prius Plug-in Rp286,8 Juta

Agung Kurniawan | Bastian | Minggu, 18 September 2011 | 09:33 WIB

BLOOMBERG

ICHMOND, KOMPAS.com - Sukses mencapai penjualan satu juta unit Prius hybrid di Jepang, Agustus 2011, Toyota Motor Corporation akhirnya mengumumkan harga jual varian baru Prius V dan hibrida plug-in. Kedua model tersebut dibandrol masing-masing 27.160 dollar AS (Rp237,7 juta) dan 32.760 dollar Amerika Serikat (Rp286,8 juta) per unit.

Toyota mulai memasarkan Prius hibrida plug-in ke 14 negara bagian di seluruh Amerika Serikat mulai Oktober ini. Sedangkan untuk cakupan nasional AS (50 negara bagian) diprediksi dua tahun mendatang.

Untuk meningkatkan volume penjualan, Toyota menawarkan alat pengisian baterai Lavinton seharga 999 dollar AS (Rp8,7 juta) dan mulai dijual bulan depan. Sedikitnya 15.000 unit Prius hibrida plug-in ditargetkan TMC mampu terjual pada tahun pertamanya. Dan Toyota siap memasarkan varian lain dari Prius, di antaranya model wagon bulan depan serta Prius ukuran lebih kompak, tahun depan.


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

Diposkan oleh iwan di 15.07  

0 komentar:

Poskan Komentar