“Evos Bergaya GT Klasik dan Gullwing Depan-Belakang (Bagian 2)” plus 2 more

Sabtu, 03 September 2011

“Evos Bergaya GT Klasik dan Gullwing Depan-Belakang (Bagian 2)” plus 2 more


Evos Bergaya GT Klasik dan Gullwing Depan-Belakang (Bagian 2)

Posted: 03 Sep 2011 08:06 AM PDT

Hibrida Powersplit
Tenaga hibrida yang digunakan Evos sama dengan  Ford C-Max Energi yang  dipasarkan di Amerika Utara pada tahun depan dan Eropa  pada 2013, yaitu hibrida "powersplit". Dengan konsep ini, motorl listrik dan mesin bensin bisa bekerja secara bersamaan atau sendiri-sendiri untuk memaksimalkan efisiensi. Jadi, mobil bisa melaju hanya dengan energi listrik atau mesin bensin sembari mengisi baterai secara terus-menerus.

Ditambahkan, dengan sistem konekvitas awan, efisiensi bisa ditingkatkan. Pasalnya mobil bisa memilih kombinasi optimum dari mode tenaga pada setiap perjalanan.Kepintaran lain mobil ini, bisa mempelajari sejarah kebiasaan pengemudi. Dengan cara ini pula, dapat memberi saran kepada pengemudi untuk memilih yang lebih baik ke tempat tujuan.

Di masa mendatang, mobil ini juga bisa mengetahui rute yang dilarang atau jalur atau daerah khusus untuk kendaraan tertentu. Misalnya jalur atau jalan khusus untuk mobil listrik.

Konsep jalur khusus telah diwancanakan di berbagai negara. Perancis misalnya, mempertimbangkan zona yang hanya boleh dilalui  untuk kendaraan beremisi rendah. Begitu juga dengan kota seperti London, Berlin dan Stockholm.

Ford  mengklaim, teknologi PHEV yang ditanamkan paa Evos lebih unggul ketimbang mobil listrik "Extender Range". Pasalnya sekali isi tangki bensin dan baterai secara penuh, bisa untuk menempuh jarak  800 km. 

Fastback Moderen
"Melalui Evos, kami memberi pesan jelas bahwa konsep desain Ford adalah mobil yang mantap dikebut dengan penampilan menarik dan sosok bodi yang indah," beber J Mays, Wakil Presiden dan Kepala Kreatif Ford Motor Company tentang mobil konsep terbaru Ford ini.

Dijelaskan, bahasa desain Ford baru pada Evos adalah konsep desain fastback dengan  sentuhan profil baru yang proporsional dan inovatif. "Ini interpretasi baru untuk penampilan fastback moderen," tambah Mays.

Untuk dimensi, Evos, termasuk  mobil kompak  dengan karakter penampilan sporty yang kuat. Bagian depannya (kap mesin) diberi sedikit jambul, kaca depan membulat dan pilar A yang menciptakan penampilan GT klasik.

Hasilnya, dengan pintu depan dan belakang membuka seperti sayap burung camar, pengemudi dan penumpang dapat masuk ke kabin lebih leluasa pada mobil berdimensi: panjang 4,50m, lebar 1,97m, tinggi 1,36m, jarak sumbu roda 2,74mm ini! (Habis)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

Evos, Si Jambul dengan Konekvitas Awan dari Ford (Bagian 1)

Posted: 03 Sep 2011 08:03 AM PDT

BERLIN, KOMPAS.com - Pada Frankfurt Motor Show ke-64 atau di Jerman lebih dikenal dengan Internationale Automobil Austellung (IAA) yang diselenggarakan mulai pertengahan September ini, Ford akan menampilkan konsep mobil hibrida yang sangat menarik dengan nama Evos. Menurut Ford, Evos Concept adalah bahasa desain global pertama perusahaan.

GT Klasik & Gullwing
Melihat penampilan Evos Concept, mirip dengan mobil GT klasik dua pintu. Kenyataannya, Evos adalah mobil berdesain fastback (bagian belakang landai)empat pintu dan empat tempat duduk. Ya... mirip dengan format sedan! Ford menyebutnya sebagai konsep atau visi desain baru. Diakui, penampilan Evos makin menarik dan inovatif karena keempat pintu, membuka seperti sayap burung camar (gullwing).  

Untuk penggerak, Ford diandalkan teknologi hibrida plug-in (PHEV) dengan sumber energi baterai lithium-ion dan mesin bensin (tidak disebutkan kapasitas dan kemampuannya). Selanjutnya, mobil ini dilengkapi dengan berbagai teknologi canggih yang memberikan pengalaman baru bagi sang pengemudi.

"Evos menyatukan tiga elemen kunci yang menjadi inti strategi One Ford global: desain sangat menarik, teknologi pintar dan konsumsi bahan bakar yang irit," jelas  Derrick Kuzak, Wakil Presiden Pegembangan Produk Global Ford. Ditambahkan, konsep Evos belum pernah terlihat di jalan dan akan menjadi patokan produk generasi mendatang Ford untuk model yang dipasarkan di seluruh dunia.  

Konektivitas Awan
Dijelaskan pula, Evos  mampu menciptakan pengalaman pribadi baru bagi setiap pengemudinya. Pasalnya, mobil ini disertai dengan teknologi konektivitas awan (cloud). "Namun demikian, mobil ini tidak akan menjadi smartphone. Faktor keselamatan tetap menjadi perhatian utama kami saat mobil digunakan," tegas Kuzak.

Dikatakan, teknologi konektivitas "awan" diserti pada mobil ini untuk memenuhi kebutuhan dan kebiasaan pengemudinya. Untuk itu, para periset Ford belajar memahami kebutuhan dan kebiasaan orang mengemudi. Selanjutnya, mobil ini akan menggabungkan informasi pribadi  dengan data tambahan dari konektivitas awan, antara lain jadwal kerja pengemudi dan kondisi lalu lintas dan cuaca lokal.

"Kami terus meriset sejauh mana mobil ini dapat  memberi refrensi kepada pengemudinya sehingga bisa bekerja makin gampang," kata Paul Mascarenas, Kepala Teknik dan Wakil Presiden Ford Riset dan Inovasi. "Mobil ini memperoleh informasi dari pengemudi dan bekerja sebagai asisten pribadi untuk mengontrol tugas rutin sehari-hari," tambahnya.

Diterangkan, Evos menyatukan gaya hidup pemiliknya ketika berada di rumah, di kantor dan saat mengemudikannya. Semua itu bisa diperoleh berkat teknologi konektivitas awan.  Dengan ini pula, mobil bisa mengenal pengemudinya dan secara otomatis menyesuaikan diri. Khususnya untuk pengontrolan  setir dan mesin sehingga mobil bisa bisa dikemudikan secara dinamis.

Evos juga bisa memainkan musik atau program berita secara otomatis. Termasuk  memanaskan atau mendinginkan interior sesuai dengan suhu ideal sebelum pengemudi masuk ke dalamnya. Dengan menggunakan sistem komunikasi nirkabel ke peranti di rumah, mobil ini juga bisa menutup pintu garasi dan mematikan lampu secara otomatis saat bertolak.

Pantau Kesehatan
Menurut Ford para ahli mereka sudah meriset dan terus mengembangkan teknologi yang dapat mengetahui kesehatan pengemudi, seperti memantau detak jantung dan interior yang tidak menimbulkan alergi. Dengan hubungan langsung ke awan, Evos memantau kondisi fisik dan beban kerja pengemudi sesuai dengan pengalamannya.

"Riset dan teknologi kesehatan kami kini fokus mengembangkan sistem yang bisa  memperhatikan kesehatan pengemudi. Tujuannya, agar pengemudi dapat mengemudikan mobil secara fokus sesuai dengan berbagai situasi dan kondisi. Pasalnya, nanti pengemudi mobil di seluruh dunia lebih banyak menghabiskan waktu di belakang setir. Dengan cara ini pula, bisa mengurangi rasastress mereka," lanjut Mascarenas.

Untuk itu, Evos Concept akan dilengkapi dengan sensor kualitas udara dan sistem saringan buat penderita alergi. Mobil ini akan memberikan data kualitas udara dan membuat  usul proaktif, yaitu rute lebih sehat untuk sampai ke tujuan.

Pada situasi dinamis, penampilan panel instrumen disederhanakan. Informasi yang ditayangkan hanya yang diperlukan. Smartphone akan diubah  menjadi mode "Do Not Disturb" sehingga pengemudi dapat fokus ke jalan. (Bersambung)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

Perusahaan Modifikasi Mobil Maybach Pailit

Posted: 03 Sep 2011 03:19 AM PDT

JERMAN, KOMPAS.com — Grup Xenatec GmbH & Co KG, perusahaan yang memodifikasi Maybach, termasuk Xenatex Coupe, telah mengajukan permohonan pailit di pengadilan negeri Jerman. Demikian dilaporkan situs asal Australia, hari ini (3/8). Kepailitan itu bukan lantaran perusahaan menunggak pembayaran utang.

Pemicu utamanya, seorang dari forum Benzclub di Rusia menunjukkan foto-foto dari Xenatec Coupe yang kualitasnya sangat memprihatinkan. Ada bagian dekat pintu yang patah dan bagian tertentu memucat.

Padahal, Xenatec menggunakan platform Maybach 57S yang cukup sukses di pasar, meski diproduksi secara terbatas. Bahkan, dibandingkan dengan Xenatec, kualitasnya sepintas mirip.

Bisa lihat foto-fotonya, layakkah konsumen mendapat kendaraan seharga Rp 7,96 miliar dengan kualitas seperti itu?

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

Diposkan oleh iwan di 15.01  

0 komentar:

Poskan Komentar