“Tata akan Bangun Pabrik di Indonesia” plus 2 more

Selasa, 16 Agustus 2011

“Tata akan Bangun Pabrik di Indonesia” plus 2 more


Tata akan Bangun Pabrik di Indonesia

Posted: 16 Aug 2011 08:53 AM PDT

MUMBAI, KOMPAS.com - Rumors keinginan Tata Motor masuk ke pasar otomotif nasional Indonesia semakin santer. Dikabarkan, produsen asal Negeri Sari itu bukan hanya sekadar menjual produknya di Indonesia, juga mendirikan pabrik perakitan.

Menurut situs lokal India, MotorBeam (15/8), selain Indonesia Tata juga mau mendirikan pabrik di kawasan Eropa Timur. Kedua fasiltas produksi baru tersebut, khusus memproduksi mobil ultra murah Nano. Tata juga dikabarkan membidik pasar  Brasil, Amerika Latin dan Asia Tenggara. 

"Kami sudah mulai menjual Nano di Sri Lanka dan Nepal. Kami juga mempelajari pendirian fasilitas perakitan, mungkin di Indonesia dan beberapa lokasi di kawasan Eropa timur. Target kami,  tumbuh bersama di negara itu," jelas Ratan Tata, Presiden Direktur Tata Motors. 

Kabar ini senada pernah  diucapkan Budi Darmadi, Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Juli lalu yang mengatakan, Tata tengah melakukan penelitian mendalam di Indonesia. Selain itu, dikabarkan Tata memilih Indonesia ketimbang ekspansi pabrik di Thailand. Pasalnya,  insentif yang ditawarkan Indonesia lebih kompetitif. Tadinya, Tata diberitakan mau menambah kapasitas produksi pikap Xenon dan Ace, namun kemudian urung.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

Puluhan Motor Klasik Dilego di Inggris

Posted: 16 Aug 2011 07:17 AM PDT

STAFFORD, KOMPAS.com - Puluhan sepeda motor klasik dilego  oleh penyelenggara Bonhams pada event "Classic Motorcycle Mechanics Show" di Stafford, Inggris, 16 Oktober 2011. Dari semua "kuda besi" yang akan dilelang, ada beberapa unit produksi Jepang dan Italia, masuk dalam katergori langka.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah Ducati 864cc Mike Hailwood Replica produksi 1979 yang masih dalam kondisi prima, speedometer masih di bawah 23.000 mile (37.014).  Motor ini cukup bersejarah karena menjadi model perdana yang mampu menunjukkan kemampuan Ducati di dunia balap era 1980-an. Ditawarkan dalam kondisi orisinil, tanpa modifikasi, ditaksir bernilai 7.000-10.000 pound atau Rp97,6 kita sampai Rp139,4 juta.

Motor legendaris lain adalah Villa V4 bermesin 250cc, merupakan replika dari tunggangan Francesco Villa yang mendominasi balap Grand Prix pada 1969, sesaat sebelum FIM mulai membatasi balap motor maksimal menggunakan mesin dua silinder. Motor ini sudah dibangun ulang menggunakan komponen aslinya dan diprediksi bernilai 25.000-34.000 pounds (Rp348,5 juta - Rp474 juta).

Juga ada Laverda 750SFC produksi 1971 merupakan motor balap dan dipasarkan oleh importir Inggris, Slater Brothers. Motor ini juga dijuluki "Leaping Lena" dan pernah menaklukkan Silverstone, Inggris oleh pembalap Ray Knight untuk majalah Motorcyclist Illustrated. Pemilik pertama unit ini adalah Jim Berkheimer pada 1975, pendiri sekaligus presiden dari Laverda Owners Club. Unit ini cukup spesial dan ditaksir punya nilai antara 35.000 - 40.000 pound (Rp488 juta - Rp557,7 juta).

Sedangkan dari Jepang, ada beberapa motor koleksi dari Kawasaki termasuk yang tertua Kawasaki 1969 H1 berkapasitas mesin 498cc harganya ditaksir mencapai 8.000 - 10.000 pound. Selain itu, juga ada Kawasaki Z2 746cc produksi tahun 1973, Kawasaki Z1 (1973), Kawasaki Z1A  903cc (1974) dan Kawasaki Z1B  903cc (1975).

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

Keren, Kia Picanto Tiga Pintu

Posted: 16 Aug 2011 06:53 AM PDT

INGGRIS, KOMPAS.com — Sejak Kia Picanto diperkenalkan ke pasar pada 2004, baru sekarang produsen mobil Korea itu memperkenalkan model tiga pintu (3d). Pernah tampil bersama model lima pintu (5d) di Geneva pada Maret lalu, Picanto 3d ini akan dipasarkan di Inggris mulai 1 September mendatang dengan dengan menyodorkan 4 varian yang dibanderol mulai dari terendah Rp 107 juta sampai yang tertinggi Rp 168,7 juta.

Dari keempat varian Picanto 3d itu, dua di antaranya Picanto 1 dan Picanto 1-Air yang memiliki fitur-fitur sama dengan 5d bermesin 1.0L. Sementara yang dua lagi, yakni Halo dan Equinox, betul-betul baru dengan dibekali jantung pacu 1.25L. Bahkan yang Halo sendiri ada dua varian lagi, yakni Halo Ecodynamics dan Halo Auto.

Kia menciptakan Picanto tiga pintu (3d) lantaran penjualan city car (di Eropa disebut segmen A) meningkat di seluruh dunia. Pasarnya diperkirakan akan tumbuh 2,4 juta unit pada 2014 dan meningkat lagi jadi 3,3 juta unit pada 2015. Dari jumlah yang terakhir itu, satu juta unit diserap mobil tiga pintu.

Perbedaan Picanto 3d dengan 5d tampak pada pintu depan yang baru, kemudian bumper, panel belakang, dan belakang kaca pilar A. Tampilan gril depan lebih besar dikombinasi dengan perak dan garis merah mengelilingi gril. Lalu, ujung knalpot dan desain pelek yang ringan.

Fitur standar yang terdapat pada semua model, di antaranya, jok dapat disetel tinggi-rendah, juga setir bisa naik turun (tilt-adjustable steering), CD player dengan kompatibilitas MP3, kontrol stabilitas elektronik (ESC), anti-lock brakes system (ABS), brake assist system (BAS), dan electronic brake-force distribution (EDB).

Khusus Picanto 1-Air mendapat air conditioning (AC). Sementara pada Halo dan Equinox punya kelebihan, yaitu ada USB dan colokan AUX, kabel iPod, kontrol audio di setir, konektivitas Bluetooth melalui pengenalan suara, lampu otomatis (saat jalan siang), lampu depan dan belakang LED, serta pelek ringan.

Masih ada lagi. Versi Halo memakai pelek 14 inci, kursi depan dilengkapi pemanas, ada sensor mundur, dan pedal yang ringan. Sedangkan Equinox, desain jok lebih premium, pelek 15 inci, AC otomatis, dan dilengkapi tombol start/stop.

Soal spesifikasi mesin, model Picanto 3d punya dua pilihan mesin bensin, yakni berkapasitas 1.0L tiga silinder mempunyai tenaga maksimum 68 bhp dengan torsi 95Nm. Mesin ini dipakai pada Picanto 1 dan 1-Air. Satu lagi, berkapasitas 1.25L empat silinder dengan tenaga maksimum 84 bhp dan torsi 121NM yang dipasang pada Halo dan Equinox.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

Diposkan oleh iwan di 15.02  

0 komentar:

Poskan Komentar