“Model "Hatchback" Makin Digandrungi di AS” plus 2 more

Rabu, 13 Juli 2011

“Model "Hatchback" Makin Digandrungi di AS” plus 2 more


Model "Hatchback" Makin Digandrungi di AS

Posted: 13 Jul 2011 01:03 PM PDT

DETROIT, KOMPAS.com — Konsumen mobil Amerika Serikat mulai menggandrungi mobil hatchback, terutama di segmen mobil kompak dan kecil. Hal itu dikemukakan Ford Motor Co seperti dikutip Detroit News, Selasa (12/7/2011).

Ford menyimpulkan hal itu didasarkan pada penjualan Fiesta. Ternyata 50 persen dari Fiesta yang terjual di AS adalah hatchback. Karena itu, Ford memperkirakan Ford Focus yang baru diluncurkan di negara itu, varian hatchback, akan mengambil porsi 41 persen.

Sementara itu, Robert Parker, Manajer Pemasaran dari Ford Group, mengatakan, tren baru lain konsumen mobil AS adalah menuntut interior yang mewah dan fitur-fitur baru yang makin banyak.

"Makin banyak konsumen tertarik dengan mobil yang irit bahan bakar, teknologi canggih, dan fleksibilitas tinggi. Misalnya mobil lima pintu," kata Parker.

Eropa dan Kanada
Ditambahkan, selama ini orang Amerika menilai, mobil hatchback secara tradisional laku di Eropa dan Kanada karena pendapatan mereka rendah. Anggapan lain–merupakan stigmahatchback adalah sinonim mobil murah, mesin kecil, dan desain yang membosankan.  

Stigma lain, seperti dikatakan Dave Sullivan dari AutoPacific Inc, di Ann Arbor, Michigan, "Hatchback adalah mobil untuk anak sekolah. Mereka tidak punya uang dan jelek."  

Kini stigma itu mulai memudar. Konsumen AS mulai mengikuti cara orang Eropa. Mereka mulai tahu, selain serba guna, hatchback juga irit bahan bakar.

Ditambahkan, terjadinya perubahan pandangan konsumen AS itu karena sebagian dari mereka sudah bertahun-tahun menggunakan SUV dan crossover.

"Mereka akhirnya memilih hatchback karena memang mobil ini memberikan kenyamanan dan fleksibel," kata analis penjualan Ford, George Pipas. Sullivan menambahkan, pengemudi crossover sebenarnya mengemudikan hatchback. Namun, mereka itu tidak mau mengakuinya.

Karena itu pula, bila pada tahap awal Ford hanya berharap porsi pasar Fiesta hatchback lima pintu hanya 40 persen, kini dinaikkan menjadi 60 persen. Bahkan, Focus yang baru diluncurkan di negara tersebut, strategi pemasarannya diset ulang. Komposisi penjualan Focus hatchback dengan sedan kini berimbang, 50-50.

Di Indonesia, penjualan hatchback sudah lama mengungguli sedan. Pasalnya, selain serba guna, pajak sedan lebih mahal daripada hatchback. Sedan umumnya digunakan untuk taksi dan mobil kelas menengah ke atas.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.

Beli New Toyota Hilux Inden Dua Bulan

Posted: 13 Jul 2011 09:31 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com - Toyota Indonesia yang baru meluncurkan Hilux baru tak berani pasang target tinggi-tinggi. Pasalnya, pasokan dari Thailand agak tersendat lantaran permintaan dari seluruh dunia akan pikap meningkat. Demikian ditegaskan oleh Joko Trisanyoto, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) disela peluncuran New Hilux di Menteng, Jakarta Pusat, hari ini (13/7).

"Semua unit New Hilux dipasok completely built up (CBU) dari Thailand, termasuk Indonesia. Masalahnya, kapasitas pabrik di negeri gajah putih lagi penuh karena permintaan unit melonjak dari seluruh dunia," paparnya. Tak tersedianya stok, lanjut Joko, karena keterbatasan pasokan dari Thailand, jadi harus inden. Outsanding order yang masuk sudah dua bulan ke depan.

Sepanjang semester pertama 2011, menurut Joko, rata-rata penjualan Hilux per bulan mencapai 700 unit, terdiri dari 400 unit kabin tunggal dan 200 kabin ganda. "Semester kedua ini kami harap bisa meningkat jadi 800 unit per bulan, lebih baik lagi kalau bisa menyentuh 1.000 unit," lanjut Joko.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.

Toyota Luncurkan Hilux Turbo VNT Diesel 2.5L

Posted: 13 Jul 2011 09:14 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Toyota Astra Motor (TAM) akhirnya meluncurkan New Hilux di Menteng, Jakarta Pusat, hari ini (13/7). Selain mengalami penyegaran desain, pikap andalan Toyota ini juga dibekali mesin baru. Johnny Darmawan, Presiden Direktur TAM mengatakan, kehadiran New Hilux menjadi jawaban permintaan pasar khususnya di segmen komersil.

Perubahan tampilan dilakukan pada gril dan lampu depan model baru. Kap mesin yang lebih simetris dengan saluran udara (airscoop) tepat di tengah-tengah. Ubahan lain termasuk adalah fender roda depan, desain roda, kaca spion dengan sein dan lampu belakang.

Khusus interior, hanya setir yang berubah. Kini dilengkapi dengan tombol untuk pengatur audio."Ini pertama setir di kelas pikap dilengkapi dengan tombol," jelas Johnny Darmawan.

Perubahan menonjol justru dilakukan pada mesin diesel. Kalau sebelumnya menggunakan mesin 3.0 liter diesel, kini diganti menjadi 2.5 Common Rail VN Turbo Intercooler (VTN). Mesin ini juga digunakan untuk varian kabin tunggal. Sedangkan untuk kabin ganda tetap menggunakan mesin diesel yang baru.

"Memang kapasitas mesin kami turunkan dan berpengaruh pada penuruan tenaga jadi 144 PS dari sebelumnya 163 PS. Torsi tetap sama 35 kg-m dan tetap kompetitif karena masih ada di atas kompetitor," jelas Joko Trisanyoto, Direktur Pemasaran TAM di sela peluncuran, hari ini. Joko melanjutkan, dari hasil pengujian TAM, tingkat konsumsi bahan bakar lebih baik menjadi 15,31 km per liter, lebih irit 16 persen dari model sebelumnya 11, 84 km perliter.

Jika dirangkum, Toyota memasarkan New Hilux dalam lima model, tiga kabin tunggal dan dua kabin ganda. Semua model dibandrol mulai Rp141,5 juta-Rp156,2 juta untuk kabin tunggal dan Rp309,5 juta-Rp328,2 juta (on the road Jakarta).

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.

Diposkan oleh iwan di 15.02  

0 komentar:

Poskan Komentar