“Kubica "Ngotot" Ingin Balap Tahun Depan” plus 2 more

Jumat, 15 Juli 2011

“Kubica "Ngotot" Ingin Balap Tahun Depan” plus 2 more


Kubica "Ngotot" Ingin Balap Tahun Depan

Posted: 15 Jul 2011 12:20 PM PDT

KOMPAS.com — Robert Kubica tampak sudah tak sabar ingin kembali berlomba di ajang F1. Pebalap Polandia itu berkeras bahwa awal tahun depan sudah berada di posisi grid. Kini, andalan tim Renault itu sedang dalam pemulihan.

Kecelakaan saat mengikuti reli di Italia, Februari lalu, memaksa Kubica untuk beristirahat cukup lama. Memang, belum ada tanggal pasti atau di event apa penampilan pertamanya akan berlangsung pasca-insiden itu. "Kami harus menunggu sampai tes pertama pada 2012," ucapnya.

Kubica tidak percaya bahwa kecelakaan yang dialaminya akan memengaruhi performanya. "Saya tidak berpikir begitu dan saya tidak memiliki memori kecelakaan, tetapi menyadari konsekuensinya. Jadi, saya seolah-olah tidak pernah mengalaminya," paparnya.

Saat ditanya mengenai kondisinya sekarang, Kubica mengatakan bahwa secara fisik masih sedikit lemah, tetapi secara umum cukup baik. Berat badannya pun telah kembali ke tingkat normal. "Beberapa minggu ke depan, saya sudah bisa berjalan tanpa alat bantu," ungkapnya.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.

Hyundai H800 Pesaing Tata Nano

Posted: 15 Jul 2011 11:31 AM PDT

Hyundai H800 Pesaing Tata Nano

Agung Kurniawan | Bastian | Jumat, 15 Juli 2011 | 18:31 WIB

rushlane

Hyundai siapkan low cost car

NEW DELHI, KOMPAS.com — Hyundai dikabarkan sedang mempersiapkan mobil supermurah H800 untuk bersaing head-to-head dengan Tata Nano di India. Kendaraan ini merupakan spec down dari Santro sehingga harga yang diberikan kepada konsumen tak lebih dari 3 lakh rupee (Rp 57,4 juta) per unit.

Hyundai cukup sukses memasarkan mobil kecil di India. Dengan H800 yang sudah dinanti di pasar, Hyundai memberi jawaban kepada konsumen yang belum terlalu mengenal mobil murah itu seperti apa. Dengan demikian, kesempatan untuk bersaing dengan yang sudah ada masih terbuka luas.

H800 dibekali mesin bensin 800 cc dengan tiga silinder. Selain murah, Hyundai sangat konsen dengan standar keamanan, daya tahan, dan efisiensi bahan bakar. Sayang, Hyundai belum mau mengatakan apa-apa terkait rencana ini.


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.

Amerika Bikin Jalur Khusus Mobil Listrik

Posted: 15 Jul 2011 10:42 AM PDT

WASHINGTON, KOMPAS.com — Jepang boleh gencar melahirkan mobil-mobil berteknologi hibrida atau listrik. Amerika, yang juga punya kendaraan ramah lingkungan, justru kini membuat "jalan khusus" berjarak 333 km buat mobil listrik, mulai dari Interstate 5 sampai US Route 2 di Washington DC.

Pada jalan khusus tersebut akan dibangun stasiun pengisian baterai yang lokasinya sudah ditentukan antara Km 65 dan Km 97. Proyek ini digarap Departemen Transportasi di Washington yang menggandeng perusahaan swasta AeroVironment sebagai penyedia sarananya. Setiap stasiun pengisian disediakan dua alat pengisi ulang listrik (charger), yakni model cepat (30 menit) dan model lambat (4-6 jam). Pembangunan fasilitas tersebut dimulai pada akhir tahun ini.

Ide pengadaannya datang dari kekhawatiran konsumen, khususnya pengguna kendaraan listrik, yang takut kehabisan energi di jalan sebelum sampai ke tujuan. Inisiatif ini kemudian diwujudkan Washington dan diharapkan bisa menjadi contoh bagi negara lain di seluruh dunia untuk terus mengembangkan infrastruktur kendaraan listrik di masa depan.

Yang masih dipikirkan oleh pemerintah, bagaimana mengatasi kemacetan di stasiun ini, terutama untuk pengisian model lambat, mengingat antrean panjang (menunggu giliran) bisa menjadi sumber kemacetan. Pemerintah mengatakan, evaluasi terus dilakukan, termasuk menciptakan solusi jika ada masalah yang muncul saat hal ini mulai diberlakukan di tingkat umum.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.

Diposkan oleh iwan di 15.01  

0 komentar:

Poskan Komentar