“Dua Moge Kawasaki Siap Masuk Indonesia” plus 2 more

Sabtu, 09 Juli 2011

“Dua Moge Kawasaki Siap Masuk Indonesia” plus 2 more


Dua Moge Kawasaki Siap Masuk Indonesia

Posted: 09 Jul 2011 01:44 PM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com - Sukses menancapkan citra sebagai merek premium di pasar sepeda motor nasional, PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) siap memasukkan dua model barunya ER-6N dan Ninja 650R tahun depan. Rencana ini senada dengan apa yang diutarakan Presiden Direktur KMI Yoshihiro Tanigawa di sela peluncuran Ninja ZX-6R di Kuningan, Jakarta Selatan, semalam (8/7) bahwa KMI berhasil menciptakan citra sebagai merek premium di Indonesia, terbukti dengan penerimaan yang baik pada model-model teratasnya.

"Peluncuran ZX-6R baru permulaan saja, nanti akan ada banyak lagi yang datang di segmen premium," janji Tanigawa yang tak mau menyebutkan calon model-model tersebut.

Soal ER-6N dan Ninja 650R, Freddyanto Basuki, Kepala Pemasaran Nasional KMI membenarkannya dan akan didatangkan utuh dari Thailand, tahun depan. "Pastinya peluncuran belum bisa dibagi, kemungkinan besar tahun depan dan kehadiran ER-6N dan Ninja 650R guna melengkapi portofolio KMI di segmen sepeda motor premium."

KMI juga berniat memasarkan ZX6R ke pasar dalam bentuk completely knocked down (CKD) alias rakitan lokal. Tapi, rencana ini urung dilakukan karena investasi yang disiapkan tak sebanding dengan penurunan beban pajak yang ditanggung.

Freddy menambahkan, semula dengan CKD perusahaan berharap bisa menurunkan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) yang dibebani 75 persen. "Kenyataannya tidak. Kalau hanya memanfaatkan penurunan bea masuk (antara CBU dan CKD) perhitungan skala ekonominya belum masuk," jelas Freddy.

Sementara itu, KMI sepertinya cukup optimis dengan peluncuran ZX-6R ke Indonesia dengan mematok target penjualan 30 unit per bulan, padahal bandrol relatif tinggi Rp211 juta on the road Jakarta. Figur yang tinggi ini sudah diteliti KMI di Indonesia, dan perusahaan mengaku tertantang mewujudkannya.

"Penawaran kami jauh lebih baik ketimbang konsumen lari ke importir umum! Layanan purna jua, ketersediaan suku cadang menajdi senja utama kami," jelas Freddy.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.

Red Bull Start 1-2 di Silverstone, Hamilton ke-10

Posted: 09 Jul 2011 12:55 PM PDT

SILVERSTONE, KOMPAS.COM - Pebalap Mark Webber dari tim Red Bull Racing berhasil merebut posisi start terdepan GP F1 Inggris, Minggu (10/7). Dalam babak kualifikasi di sirkuit Silverstone, hari ini (9/7), ia menorehkan waktu tercebaiknya 1menit 30, 399 detik.

Hebatnya, di balapan seri 9 menempuh 51 lap di sirkuit sepanjang 5,141 km itu, dua mobil Red Bull berada di garis start terdepan. Sebastian Vettel menempati posisi start kedua. Hasil ini menunjukkan bahwa performa RB7 masih tangguh dan sulit dibendung meski FIA sudah melarang penggunaan "off-throttle diffuser" yang jadi keunggulan Red Bull.

Balapan bakal berlangsung seru, apalagi besok kondisi trek kering. Karena di belakang Red Bull membayang kedua Ferrari 150 Italia yang di GP Inggris ini menunjukkan perkembangan baik. Seperti dibilang Fernando Alonso, ia hanya berharap ada kesalahan yang dilakukan Vettel.

Sementara pebalap tuan rumah Jenson Button harus puas di urutan kelima. Lebih parah, Lewis Hamilton. Andalan McLaren ini terpental di urutan ke-10 berada di belakang para rookie Pastor Maldonado (Williams), Kobayashi (Sauber) dan di Resta (Force India) yang menyodok di urutan keenam.

Kualifikasi 1 (Q1) : Duel sesama Reb Bull, turun hujan

Performa Red Bull Racing masih sulit dibendung, meski FIA sudah melarang pemakaian "off-throttle diffuser" di Silverstone ini. Buktinya, Vettel masih menjadi yang tercepat dalam latihan terakhir tadi pagi dengan mengukir waktu terbaik 1:31,401 detik. Tinggal sekarang, pebalap Jerman itu membuktikan kehebatan RB7 di sesi kualifikasi.

Ternyata, Webber dengan RB7 pembuka pertama peraih tercepat dengan 1:34,096 pada menit keempat. Namun tiga menit kemudian, catatan waktunya dipertajam oleh rekan setimnya Vettel menjadi 1: 33,532 dan Webber kembali membalas semenit kemudian dengan 1:33,044. Luar biasa, tanpa ada istirahat, Vettel yang masih di lintasan kembali tercepat dengan 1:32,977.

Masuk menit 14, hujan lebat membasahi lintasan. Untuk sementara Webber masih teratas dengan 1:32,670 dan Massa yang tampil dengan ban kompon keras (sebelum hujan) tercepat ketiga. Hujan telah menggangu konsentrasi pebalap dan tim yang di sesi ini dimanfaatkan untuk jajal jenis ban (bagi tim papan atas).

Para pebalap papan atas memilih mendekam di pit dan fokus untuk tampil di Q2. Nasib pebalap papan tengah dan bawah yang apes. Dalam kondisi trek basah sulit bisa mengukir waktu di bawah 1:33.

Nasib baik dialami Fernando Alonso. Ketika masuk lintasan di menit-menit awal, mobilnya masuk ke gravel. Beruntung, pebalap Spanyol itu luput dari kecelakaan. Tercepat direbut Webber diikuti Maldonado, Massa, dan Vettel.

Q2 : Terganggu hujan Para pebalap di sesi ini pada menggunakan ban intermediate dan Nico Rosberg yang pertama masuk lintasan. Meski radar menginformasikan bahwa hujan tak akan turun lagi, sehingga peluang untuk memakai ban slick dan kompon lunak terbuka kembali.

Sama seperti saat latihan bebas pertama kemarin yang disertai hujan, pebalap senior tampil dominan. Kali ini, Rubens Barrichello membuka diri tercepat dengan 1:39,208. Namun di luar dugaan, rookie Maldonado melesat satu detik lebih cepat dari Rubens dan betengger di atas sementara. Rubens membalasnya satu menit kemudian jadi 1:36,408.

Hujan yang tidak lagi turun dan kindisi trek agak mengering membuat Alonso membesut Ferrari dengan ban kompon lunak. Dan ia mampu melejit dengan waktu fantastik 1:31,727 detik.

Q3: Kejutan Tiga pebalap muda Kejutan dibuat empat pembalap muda, Kobayashi (Suaber), Paul di Resta (Force India) dan Pastor Maldonado yang lolos ke kualifikasi ke 3. Dan Maldonado mampu menyodok ke enam besar dengan 1:31,933 dan tercepat dipegang Webber dengan 1:30,399 setelah mematahkan waktu Vettel yang 1:31,431 detik.

Sementara pebalap tuan rumah, Hamilton dan Button masih terus berjuang untuk dapat mempati posisi start terdepan direbut Webber.

HASIL KUALIFIKASI

1. Mark Webber                  Red Bull-Renault 1m30.399s
2. Sebastian Vettel               Red Bull-Renault 1m30.431s + 0.032
3. Fernando Alonso            Ferrari 1m30.516s + 0.117
4. Felipe Massa                   Ferrari 1m31.124s + 0.725
5. Jenson Button                 McLaren-Mercedes 1m31.898s + 1.590
6. Paul di Resta                   Force India-Mercedes 1m31.929s + 1.530
7. Pastor Maldonado          Williams-Cosworth 1m31.933s + 1.534
8. Kamui Kobayashi            Sauber-Ferrari 1m32.128s + 1.729
9. Nico Rosberg                 Mercedes 1m32.209s + 1.810
10. Lewis Hamilton             McLaren-Mercedes 1m32.376s + 1.977


Q2 cut-off time: 1m32.588s Gap **
11. Adrian Sutil                  Force India-Mercedes 1m32.617s + 0.977
12. Sergio Perez                 Sauber-Ferrari 1m32.624s + 0.984
13. Michael Schumacher     Mercedes 1m32.656s + 1.016
14. Vitaly Petrov                 Renault 1m32.734s + 1.094
15. Rubens Barrichello        Williams-Cosworth 1m33.119s + 1.479
16. Nick Heidfeld                 Renault 1m33.805s + 2.165
17. Heikki Kovalainen          Lotus-Renault 1m34.821s + 3.181


Q1 cut-off time: 1m35.132s Gap *
18. Jaime Alguersuari          Toro Rosso-Ferrari 1m35.245s + 2.575
19. Sebastien Buemi            Toro Rosso-Ferrari 1m35.749s + 3.079
20. Timo Glock                  Virgin-Cosworth 1m36.203s + 3.533
21. Jarno Trulli                    Lotus-Renault 1m36.456s + 3.786
22. Jerome D'Ambrosio     Virgin-Cosworth 1m37.154s + 4.484
23. Tonio Liuzzi                 HRT-Cosworth 1m37.484s + 4.814
24. Daniel Ricciardo           HRT-Cosworth 1m38.059s + 5.389

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.

Indonesia Borong Kemenangan di Kategori Urban Concept

Posted: 09 Jul 2011 12:19 PM PDT

SEPANG, KOMPAS.com - SEM 2011 yang diselenggarakan di Sepang usai sudah. Upaya peserta dari negara lain untuk mengalahkan juara umum tahun lalu dari Thailand, tidak berhasil, terutama di kategori Prototipe. Pasalnya, kedua peserta dari Thailand, yaitu Luk Jao Mae Khlong Prapa dan ATE.1 (juara tahun lalu), berhasil memperoleh peringkat paling irit. Kedua tim ini, sebelum sesi terakhir saling berganti posisi.

Luk Jao Mae Khlong Prada yang menggunakan etanol, memecahkan rekor baru, 2.213 km/liter. Sedangkan ATE.1 yang menggunakan bensin, memperoleh 1.608 km/liter. Keduanya meninggalkan jauh tm BIT-eCar dari China 1.231 km/liter yang juga menggunakan mesin berbahan bakar bensin.

Sapu Angin 4 Top
Dikategori UrbanConcept, Sapu Angin4 dari ITS, Surabaya mengangkat nama Indonesia untuk tetap mempertahankan kemenangan perguruan ini tahun lalu. Hasil yang dicapai Sapu Angin 4 menggunakan bahan bakar biosolar adalah 150 km/liter.  Prestasi sekarang lebih rendah dibandingkan tahun lalu 238 km per liter.

Dikategori UrbanConcept, peserta Indonesia mendominasi dengan 4 peserta menduduki empat ranking utama, yaitu ITS4, Cikal Nusantara dari ITB, Sapu Angin2 dari ITS dan Semart2 dari Universitas Gajah Mada.

Menjelang akhir lomba, para pesera berusaha untuk tampil maksimal. Akibatnya terjadi beberapa pergegeseran posisi. Contohnya di Urban Concept, bila sebelumnya tim ITS3 yang menggunakan mesin besin tidak masuk lima besar, setelah siang langsung berada di posisi 3 melewati tim lain dari Indonesia, yaitu Semart2 dari UGM. 

Pemenang SEM2011 Berdasarkan Kategori

UrbanConcept, Motor Bakar

Rank

Tim

Bahan Bakar

Konsumsi

Negara

1.

Mesin ITS4

FAME

150 km/liter

Indonesia

2.

Cikal Nusantara

Bensin

117 km/liter

Indonesia

3.

Mesin ITS3

Bensin

113 km/liter

Indonesia

4.

Semart2, UGM

Bensin

 68 km/liter

Indonesia

5.

Team Up

Diesel

 49 km/liter

Filipina

Prototipe Motor Bakar

1.

Luk Jao Mae Khlong Prapa

Etanol

2.213 km/liter

Thailland

2.

ATE-1,

Bensin

1.608 km/liter

Thailand

3.

BIT-eCar

Bensin

1.231 km/liter

China

4.

Clean Diesel Team

FAME

1.157km/liter

Jepang

5.

Autodesk ZEAL Eco-Power

Bensin

    883 km/liter

China

UrbanConcept Plug-In

1.

NP-Distance UC

58 km/kWh

Singapura

2.

KU Racing

45 km/kWh

Thailand

3.

iTerbo

24 km/kWh

Singapura

Protipe Fuel Cell

1.

NP-Distanza Proto

85 km/kWh

Singapura

2.

Innogen KMITL V.1

61 km/kWh

Thailand

3.

ITE RE-New Energy

42 km/kWh

Singapura

Prototipe Plug-In

1.

Clean Vehicle Team

390 km/kwH

Malaysia

2.

Autodesk ZEAL Power

371 km/kWh

China

3.

Donmuang Technical College B

331 km/kWh

Thaland

4.

AutoMAXII

285 km/kWh

Thailand

5.

DLSU100 Eco Marathon Team

228 km/kWh

Thailand

Urban Concept Fuel Cell

1.

NUS Urban Concept

 59 km/kWh

Singapura

2.

Salomon Fuel Cell Vehicle team

 54 km/kWh

China Taipei

3.

UiTM EcoPlanet

45 km/kWh

Malaysia

Prototipe solar (panel surya)

1.

Ayuttha Technical Commercial College

Sel Surya

97 km/kWh

Thailand

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.

Diposkan oleh iwan di 15.03  

0 komentar:

Poskan Komentar