“Vettel Perkasa di Valencia, Alonso Hebat” plus 2 more

Minggu, 26 Juni 2011

“Vettel Perkasa di Valencia, Alonso Hebat” plus 2 more


Vettel Perkasa di Valencia, Alonso Hebat

Posted: 26 Jun 2011 01:28 PM PDT

VALENCIA, KOMPAS.com — Sebastian Vettel luar biasa hebat ketiba berlomba di F1 Eropa yang berlangsung di Sirkuit Valencia, Spanyol, Minggu (26/6/2011). Ia berhasil memenangi lomba menempuh 57 lap tanpa mendapat perlawanan, baik dari Ferrari maupun McLaren, dan menyelesaikan lomba dengan total waktu 1 jam, 39 menit, dan 36,196 detik.

Vettel memimpin lomba sejak start yang dilakukannya dengan sempurna. Bahkan ketika tiga kali melakukan pit stop pun, pebalap Jerman ini tetap bisa mempertahankan posisi terdepannya. Bahkan Alonso ditinggalkannya 12 detik lebih.

Kemenangan keenamnya dan ketujuh kalinya berada di posisi pole musim ini tersebut membuat posisi klasemen sementaranya kian kokoh dengan 186 angka. Ia unggul 77 angka dengan peringkat kedua yang dihuni Jenson Button (McLaren).

Tempat kedua F1 Eropa direbut pebalap Ferrari, Fernando Alonso, yang berlomba dengan semangat juang tinggi. Menjelang masuk pit stop kedua, ia mampu melibas Mark Webber meski setelah masuk pit posisinya kembali ke urutan ketiga.

Namun, di pit stop ketiga, saat ia berada di urutan kedua—karena Webber masuk pit stop ketiga—Alonso dapat mempertahankan posisi keduanya. Ia sudah mencurahkan kemampuan mengemudinya melebihi batas. Ia sempat sekali menikung terlalu melebar agar jarak dengan Red Bull tidak terlalu jauh.

Adapun rekan setim Vettel, Webber, harus puas berada di urutan ketiga. Di balapan ini ia melakukan start yang sempurna. Hanya saja, ia kalah bersaing dengan Alonso.

Jalan lomba

Balapan yang berlangsung 57 lap dilepas dengan duo Red Bull melejit mulus. Di luar dugaan, Felipe Massa berhasil menyodok ke posisi ketiga melewati Alonso dan Hamilton. Namun, saat masuk tikungan patah pertama, Alonso dapat mengambil kembali posisi ketiganya dari sisi luar.

Sampai lap ke-4, formasi terdepan belum berubah, masih dipegang Vettel diikuti Webber, Alonso, dan Massa. Bahkan Vettel mencatat waktu tercepat 1:45,186. Persaingan justru terjadi pada Button yang berusaha menyalip Nico Rosberg. Upaya Button berhasil di lap ke-6 tikungan pertama.

Performa RB7 yang dikemudikan Vettel luar biasa kencang. Buktiknya, pada lap ke-8 ia meninggalkan rekannya dari selisih 2,8 detik menjadi 3,04 detik. Alonso tetap ketiga yang mencoba mendekati Webber yang kalah tenaga sampai menikung terlalu melebar agar bisa menempel saat masuk tikungan.

Tampaknya, empat pebalap terdepan sedikitnya melakukan dua kali pit stop. Itu karena Hamilton menjadi yang pertama memasukkan mobil ke pit pada lap ke-13, kemudian Webber menyusul pada satu lap berikutnya. Sementara Vettel dan Alonso masuk berbarengan di lap ke-15.

Sejak lap ke-18, Alonso mencoba menekan Webber. Pada tikungan tertentu ia coba melakukan pengereman yang dekat. Upayanya melibas Webber baru dapat dilakukannya pada lap ke-21 di tikungan 12 dengan bantuan DRS.

Pada lap ke-25, Hamilton masuk pit kedua dan posisinya melorot dari keempat jadi keenam di belakang Vettel, Alonso, Webber,Massa, dan Button. Webber melakukan pit kedua empat lap setelah Hamilton, yaitu pada lap ke-29, dan memakai ban kompon lunak.

Alonso menyusul masuk pit satu lap kemudian. Namun, posisi keduanya diambil Webber ketika ia kembali ke lintasan. Justru strategi pit stop Vettel yang dilakukan pada lap ke-31 luar biasa hebat. Kerja cepat tim mengganti ban membuatnya dapat mempertahankan posisi terdepannya.

Balapan pun masuk suasana membosankan. Hanya Alonso yang bisa menghidupkan suasana lomba dalam upayanya mengejar kedua mobil Red Bull. Sementara Hamilton dan Massa yang berada di urutan keempat dan kelima tertinggal 25 detik lebih dari Vettel.

Pada lap ke-43, tim Red Bull menginstruksikan Webber masuk pit dan keempat roda diganti ban kompon medium. Posisinya dari peringkat kedua turun setingkat di belakang Alonso yang baru masuk pit lap ke-46.

Taktik Ferrari memerintahkan Alonso masuk pit lap ke-46 cukup jitu. Ketika kembali ke trek dalam posisi traffic, ditambah kecepatan tim mengganti ban, membuat Alonso bisa mempertahankan posisi kedua. Hanya saja, dengan Vettel yang belum masuk pit ketiga ia berjarak 28 detik lebih. Jadi ketika Vettel masuk pit tentu akan bisa mempertahankan posisi terdepannya.

Hasil lomba

1. Vettel                     Red Bull-Renault        1:39:36.196
2. Alonso                  Ferrari                         + 10.891
3. Webber                 Red Bull-Renault          + 27.255
4. Hamilton               McLaren-Mercedes       + 46.190
5. Massa                   Ferrari                          + 51.705
6. Button                   McLaren-Mercedes      + 1:00.000
7. Rosberg                Mercedes                     + 1:38.000
8. Alguersuari             Toro Rosso-Ferrari       + 1 lap
9. Sutil                       Force India-Mercedes  + 1 lap
10. Heidfeld               Renault                        + 1 lap
11. Perez                   Sauber-Ferrari               + 1 lap
12. Barrichello          Williams-Cosworth         + 1 lap
13. Buemi                 Toro Rosso-Ferrari        + 1 lap
14. Di Resta              Force India-Mercedes    + 1 lap
15. Petrov                 Renault                          + 1 lap
16. Kobayashi           Sauber-Ferrari               + 1 lap
17. Schumacher        Mercedes                       + 1 lap
18. Maldonado         Williams-Cosworth         + 1 lap
19. Kovalainen          Lotus-Renault                + 2 laps
20. Trulli                   Lotus-Renault                + 2 laps
21. Glock                 Virgin-Cosworth             + 2 laps
22. D'Ambrosio        Virgin-Cosworth             + 2 laps
23. Liuzzi                  HRT-Cosworth              + 3 laps
24. Karthikeyan         HRT-Cosworth               + 3 laps

Fastest lap: Vettel, 1:41.852

Peringkat sementara sampai seri ke-8

Pebalap                                        Konstruktor
1. Vettel                  186                 1. Red Bull-Renault         295
2. Webber               109                 2. McLaren-Mercedes     206
3. Button                109                  3. Ferrari                        129
4. Hamilton              97                  4. Renault                         61
5. Alonso                87                   5. Mercedes                     58
6. Massa                  42                  6. Sauber-Ferrari               27
7. Rosberg               32                  7. Toro Rosso-Ferrari       16
8. Petrov                  31                   8. Force India-Mercedes   12
9. Heidfeld               30                   9. Williams-Cosworth         4
10. Schumacher       26
11. Kobayashi          25
12. Sutil                   10
13. Alguersuari          8
14. Buemi                  8
15. Barrichello           4
16. Perez                   2
17. Di Resta              2

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.

Jelang Balap Mental Vettel Diganggu

Posted: 26 Jun 2011 04:38 AM PDT

VALENCIA, KOMPAS.com - Keberhasilan Sebastian Vettel merebut posisi start ketujuh dari delapan yang sudah dijalankan tahun ini dan kehebatan performa Red Bull Racing mendominasi lomba 2011, mulai coba diusik. Untuk menjegal kehebatan mobil balap RB7 yang dikendarai pebalap asal Jerman itu, ada usulan pelarangan pemakaian mesin yang berbeda saat kualifikasi dan balapan. FIA sendiri mengaku tak mungkin untuk mengubah regulasi.

Vettel menilai orang terlalu banyak bicara ingin mempengaruhi kinerja Red Bull. "Orang sudah terlalu banyak bicara tentang kita dan kami sendiri tak mengerti kenapa?"

Sekarang ini, katanya, ia dan tim terfolus pada apa yang akan dilakukan di sini. Paling penting, aku merasa lebih dan lebih nyaman di dalam mobil. Dengan menduduki posisi front row merupakan hari yang menyenangkan dan baik untuk start nanti.

Daripada membicarakan Red Bull, menurut juara dunia 2010 ini, akan lebih baik membahas soal larangan on-off throttle diffuser yang diberlakukan di F1 Inggris nanti.

Vettel membantah tudingan kalau dirinya merebut posisi start terdepan tanpa emosi. "Tudingan itu salah! Aku berhenti awal, kemudian masuk lagi ke lintasan dan harus fokus melakukan segalanya dengan benar dan kemudian memasukkannya kembali. Jadi, saya tidak punya banyak waktu," terang Vettel.

Tudingan ia tak banyak menghabiskan waktu saat kualifikasi, ditegaskannya dirinya sangat menghemat pemakaian ban. Intinya, Red Bull tak beda dengan Mercedes atau Renault yang ingin merasakan lebih dari yang lain.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.

Mitsubishi Indonesia Raih 2 Penghargaan Lingkungan

Posted: 26 Jun 2011 03:07 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), ATPM Mitsubishi di Indonesia meraih dua (2) penghargaan dari Pemprov DKI Jakarta, pada acara "Penghargaan Pengelolaan Lingkungan Hidup Terbaik 2011, pertengahan Juni lalu di Jakarta.

Kedua prestasi itu, pertama, peran aktif sebagai pengguna kantung plastik ramah lingkungan yang sesuai standar Green Label Indonesia, khusus di Jakarta. Jadi, KTB memanfaatkan kantung plastik dengan bahan ramah lingkungan sebagai pembungkus onderdilnya. Setiap tahun, sejak 2009 Mitsubishi mampu membuat sekitar 1 juta unit dan sampai kini telah memproduksi 2.200.000 kantung.

Penghargaan kedua, Mitsubishi meraih kategori terbaik dalam penerapan Kawasan Dilarang Merokok di Jakarta. Sejak 2010, KTB telah bekerja sama dengan XS Project dalam upaya meningkatkan kesadaran akan kerusakan lingkungan. Caranya, membuat produk dari bahan-bahan bekas promosi seperti spanduk, bennerm flier dan bahkan sisa produksi seperti fabric seat cover.

Dalam pelaksanaannya, KTB melibatkan para karyawan untuk mengumpulkan sampah. Langkah yang patut dicontoh oleh produsen otomotif lainnya.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.

Diposkan oleh iwan di 15.02  

0 komentar:

Poskan Komentar