“Mei, Penjualan Nissan Indonesia Drop” plus 2 more

Rabu, 01 Juni 2011

“Mei, Penjualan Nissan Indonesia Drop” plus 2 more


Mei, Penjualan Nissan Indonesia Drop

Posted: 01 Jun 2011 09:52 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com — Penjualan (wholesale) Nissan pada Mei lalu drop. Teddy Irawan, Wakil Presiden Penjualan dan Pemasaran Nasional PT Nissan Motor Indonesia, memperkirakan turunnya sampai 39,3 persen menjadi 2.000 unit dari bulan sebelumnya 3.296 unit dampak dari tersendatnya pasokan komponen dari Jepang.

Mengacu data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, sepanjang Januari-April 2011, NMI telah menjual 17.101 unit. Dari grafik penjualan bulanan yang ada, rata-rata Nissan berada di kisaran 3.500 unit. Kondisi ini lebih baik dari periode yang sama tahun lalu cuma 11.876 unit, atau rata-rata 2.900 unit.

Teddy memastikan, meski angka wholesale Nissan turun cukup dalam bulan lalu, diprediksi penjualan ritel (dealer ke konsumen) akan berada di atas 2.000 unit. Hal ini mungkin terjadi karena sejumlah dealer masih punya stok unit yang tersisa di gudang untuk dijual ke pasar.

Tiga besar

Sementara itu, Toshiyuki Shiga, Chief Operating Officer Nissan Motor Company Limited (prinsipal), menambahkan, Nissan punya rencana jangka panjang di Indonesia. Sampai akhir tahun, jelasnya, Nissan menargetkan penjualan akan mencapai 60.000 unit dan menggenggam pangsa pasar 7,6 persen.

Tahun depan, lanjut Shiga, Nissan berharap bisa meningkatkan penjualan ke 90.000 unit dan pangsa pasar 10 persen. "Tahun 2013, kami bertekad masuk ke jajaran tiga besar di Indonesia. Dengan dukungan produk, layanan purna jual dan jaringan penjualan yang bagus, hal ini bisa diwujudkan," jelas Shiga.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: You Cannot Kill An Ideology With A Gun.

Nissan Juke Sudah Dipesan 1.000 Unit

Posted: 01 Jun 2011 09:19 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com — Sama seperti ketika Grand Livina hadir di pasar Indonesia pada 2007, yang menjadi fenomena. Tampaknya Nissan Motor Indonesia (NMI) akan mengulanginya kembali, bukan dengan MPV itu, melainkan sama crossover Nissan Juke.

Takayuki Kimura, Presiden Direktur NMI kepada Kompas.com, mengatakan, pesanan sebelum peluncuran yang masuk sudah mencapai 1.000 unit. "Dengan jumlah ini, kita sudah mengantongi hampir dua bulan target penjualan yang ditetapkan 10.000 unit per tahun," ujar Kimura di Jakarta Theater, Jakarta Pusat, Rabu (1/6/2011), yang yakin bisa memenuhi target penjualan tahun ini.

Sementara itu, terkait pemulihan produksi di Indonesia, Kimura memastikan akan terjadi pada Juli 2011. Akhir Juni, tegasnya, komponen yang sempat tersendat pasokannya dari Jepang sudah akan kembali normal lagi sehingga produksi pabrik bisa meningkat lagi ke titik maksimum.

"Dua bulan ini, kapasitas produksi kita terpangkas sampai 50 persen cuma sekitar 2.000 unit, tapi akhir bulan kembali normal dan bulan ketujuh akan menyentuh 5.000 unit," beber Kimura.

Selain itu, lanjut Kimura, penambahan kapasitas produksi yang dilakukan NMI pada akhir 2010 dengan nilai investasi 20 juta dollar AS (Rp 170,8 miliar) sudah mulai efektif pada September 2011 (pasca-Lebaran). Alhasil, produksi pabrik di Cikampek, Jawa Barat, bisa ditingkatkan dua kali lipat.

"Secara kapasitas penuh, pabrik kita punya kapasitas produksi 100.000 unit dari sebelumnya cuma 50.000 unit. Mulai September 2011, produksi bulanan bisa didongkrak jadi 9.000-an unit untuk mengejar inden yang masih menumpuk," beber Kimura.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: You Cannot Kill An Ideology With A Gun.

Ternyata Nissan Juke Dijual Rp 238,8 Juta

Posted: 01 Jun 2011 08:52 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketika test drive Nissan Juke di Bali (15 Mei lalu), Kompas.com sempat menginformasikan kalau crossover itu dibanderol Rp 240 juta (terendah) hingga Rp 250 juta (tertinggi). Ternyata, ketika diluncurkan, Rabu (1/6/2011) di Djakarta Theatre, harganya lebih murah lagi. Untuk varian CVT dihargai Rp 238,8 juta, sedangkan yang CVT RX lebih mahal Rp 10 juta on the road Jakarta.

Perbedaan kedua varian ini terletak pada fitur kemewahan, antara lain, lampu depan xenon dengan levelizer, sensor parkir, start/stop engine, dan keyless entry. Kedua model ditawarkan dalam pilihan warna yang sama, yakni burning red, pacific blue, solid white, silver metalic, grey metalic, dan solid black.

Toshiyuki Shiga, Chief Operating Officer (COO) Nissan Motor Company Limited (prinsipal), mengatakan, Juke merupakan salah satu produk global Nissan. Di Eropa, jelasnya, Juke menjawab permintaan konsumen yang menginginkan mobil kompak dengan kemampuan dan gaya lebih tinggi mirip sport utility vehicle (SUV).

"Jadi kami menciptakan segmen baru, penggemar hatchback, tapi lebih sporty," jelas Shiga di sela peluncuran Juke.

Sementara Takayuki Kimura, Presiden Direktur NMI, mengatakan, produksi Juke sudah mulai dilakukan sejak Mei 2011. Untuk setahun penuh, NMI menargetkan penjualan Juke bisa menyentuh 10.000 unit.

"Kami berharap konsumen di Indonesia bisa merasakan ketangguhan dan performa dari Juke sekaligus kelincahan seperti city car. Nissan berniat menyusun kembali definisi segmen mobil kompak di Indonesia dengan kehadiran Juke dan March," jelas Kimura.

Teddy Irawan, Vice President National Sales and Marketing NMI, menambahkan, proses pengiriman unit sudah dilakukan ke jaringan pemasaran Nissan di seluruh Indonesia. NMI berharap segera bisa memenuhi permintaan konsumen Indonesia yang sempat tertunda dua bulan sebelumnya (April dan Mei).

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: You Cannot Kill An Ideology With A Gun.

Diposkan oleh iwan di 15.02  

0 komentar:

Poskan Komentar