“Alonso Melejit, Beberapa Pebalap Kecelakaan” plus 2 more

Jumat, 10 Juni 2011

“Alonso Melejit, Beberapa Pebalap Kecelakaan” plus 2 more


Alonso Melejit, Beberapa Pebalap Kecelakaan

Posted: 10 Jun 2011 07:40 PM PDT

MONTREAL, KOMPAS.com — Fernando Alonso menggebrak latihan bebas kedua F1 Kanada. Pebalap Ferrari itu melejit dengan waktu tercepatnya dalam mengitari satu putaran Sirkuit Gilles Villenuve dengan waktu 1 menit 15,107 detik. Dalam sesi latihan kali ini diwarnai kecelakaan yang dialami oleh beberapa pebalap.

Hasil yang diraih Alonso bukan secara kebetulan. Dari menit-menit awal ia sudah menunjukkan performa mesin Ferrari F-150 yang cepat. Ditambah lagi, tim memberi dua jenis ban kompon lunak dan superlunak.

Tampaknya, Ferrari sangat berambisi bisa memenangi F1 Kanada. Tim telah mempersiapkan mobil dengan cukup baik. Buktinya, rekan setim Alonso, Felipe Massa, berada di urutan ketiga.

Di luar dugaan, Sebastian Vettel, yang paginya mengalami kecelakaan hebat, langsung menorehkan waktu terbaiknya, yaitu 1:15,476 detik. Ia berada di urutan kedua.

Sementara duo McLaren bertengger di urutan keempat dan kelima. Sulit dipercaya, tim Mercedes yang di babak pertama begitu hebat kali ini terperosok di posisi ke-19 dan ke-20.

Pebalap tabrak dinding pembatas

Latihan bebas sesi kedua dimulai dengan tetap ikutnya Vettel, yang pada latihan pertama mengalami kecelakaan. Di sini para pebalap papan atas masih melakukan eksperimen dalam pemakaian ban agar bisa menentukan strategi dan juga kualifikasi meraih posisi yang baik.

Dua Ferrari tampil kali ini untuk mengevaluasi dan sekaligus eksperimen dengan ban medium. Jadi, selama satu jam setengah ia dibekali ban kompon lunak dan superlunak. Hasilnya, ia mampu memperbaiki waktunya dari 1:176,985 pada menit ke-11 menjadi 1:15,205 detik yang dibuatnya pada menit ke-41. Catatan waktu itu sekaligus menajamkan punya Vettel, 1:15,476.

Michael Schumacher dengan ban superlunak sempat mengerem keras ketika akan masuk di chicane. Untuk menghindari kecelakaan, ia membiarkan mobil keluar lintasan sedikit dan bisa diatasi, kemudian melanjutkan kembali.

Lagi-lagi dinding pembatas sirkuit meminta "korban" yang kali ini dialami oleh Sutil di tikungan ke-7. Ia keluar tikungan terlalu melebar sehingga menghajar pembatas. Bagian depan kiri mobil rusak dan para teknisi melihat ia keluar dari mobil.

Tak lama setelah Sutil, menyusul Kobayashi. Hanya saja, pebalap Jepang dari tim Sauber ini mengalami kejadian di tikungan keempat. Ia menghajar kerb dengan keras dan mobil seperti ditembakkan ke dinding dan mengeluarkan percikan api.

Kobayashi keluar dari mobil dan segera masuk ke mobil medis untuk memeriksa bagian kepalanya. "Aku kecelakaan, suatu kesalahan," kata Kobayashi melalui radio. Dan, mobil Sauber mengalami banyak kerusakan.

Latihan pun dihentikan pada menit ke-58 dan dilanjutkan pada menit ke-67. Baru jalan tiga menit, mobil tim Virgin yang dikemudikan D'Ambrosio juga "terjerembab" di tempat yang dialami Kobayashi dan bendera merah kembali dikibarkan.

Begitu latihan di-restart pada menit ke-75, Alonso dengan keempat roda memakai kompon lunak mampu melewati waktunya sendiri yang semula 1:15,205 menjadi 1:15,107.

Hasil latihan II

1. Fernando Alonso                       Ferrari                        1m15.107s 34
2. Sebastian Vettel                         Red Bull-Renault         1m15.476s + 0.369 29
3. Felipe Massa                             Ferrari                         1m15.601s + 0.494 33
4. Lewis Hamilton                         McLaren-Mercedes      1m15.977s + 0.870 26
5. Jenson Button                           McLaren-Mercedes      1m15.989s + 0.882 25
6. Paul di Resta                             Force India-Mercedes  1m16.089s + 0.982 34
7. Mark Webber                            Red Bull-Renault          1m16.102s + 0.995 28
8. Vitaly Petrov                              Renault                         1m16.324s + 1.217 32
9. Nick Heidfeld                            Renault                        1m16.422s + 1.315 32
10. Rubens Barrichello                 Williams-Cosworth        1m16.687s + 1.580 28
11. Adrian Sutil                            Force India-Mercedes   1m16.905s + 1.798 16
12. Pastor Maldonado                  Williams-Cosworth       1m16.941s + 1.834 39
13. Sebastien Buemi                      Toro Rosso-Ferrari      1m17.051s + 1.944 32
14. Jaime Alguersuari                     Toro Rosso-Ferrari     1m17.684s + 2.577 34
15. Kamui Kobayashi                     Sauber-Ferrari            1m17.757s + 2.650 20
16. Jarno Trulli                              Lotus-Renault             1m18.470s + 3.363 33
17. Heikki Kovalainen                    Lotus-Renault             1m18.482s + 3.375 38
18. Pedro de la Rosa                     Sauber-Ferrari             1m18.536s + 3.429 14
19. Nico Rosberg                         Mercedes                     1m18.601s + 3.494 38
20. Michael Schumacher                Mercedes                    1m19.209s + 4.102 28
21. Timo Glock                             Virgin-Cosworth          1m19.810s + 4.703 25
22. Tonio Liuzzi                             HRT-Cosworth            1m20.284s + 5.177 31
23. Narain Karthikeyan                   HRT-Cosworth             1m20.311s + 5.204 38
24. Jerome D'Ambrosio                 Virgin-Cosworth           1m20.922s + 5.815 26

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.

Rosberg Bikin Kejutan, Vettel Kecelakaan Hebat

Posted: 10 Jun 2011 03:52 PM PDT

MONTREAL, KOMPAS.com — Sesi latihan bebas pertama F1 Kanada yang berlangsung di Sirkuit Gilles Villeneuve, Montreal, Jumat (10/6/2011), dikuasai oleh dua tim, yakni Mercedes dan Ferrari. Nico Rosberg dari tim Mercedes mengukuhkan diri menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 15,591 detik.

Tercepat kedua ditempati oleh pebalap andalan Ferrari, Fernando Alonso. Mantan juara dunia 2005 dan 2006 ini kalah cepat 0,548 detik. Sementara di belakangnya menempel rekan setim Nico, Michael Schumacher (ketiga), dan Felipe Massa (Ferrari, keempat).

Latihan dihentikan
Dengan formasi ini, semoga rangkaian seri ketujuh F1 membawa perubahan persaingan, setelah dalam beberapa seri sebelumnya acap didominasi oleh tim Red Bull Racing melalui pebalap Sebastian Vettel.

Namun, dalam latihan kali ini, pemimpin klasemen sementara dengan total 143 angka itu bernasib kurang baik. Ia kehilangan kendali ketika keluar tikungan terakhir pada menit ke-54. Mobil saat melesat dengan kecepatan tinggi, roda depan kanan seperti mengunci dan ia pun kehilangan kontrol, lalu menghantam dinding pembatas.

Mobil mengalami kerusakan pada bagian kanan dan Vettel tak lama kemudian keluar dari kokpit mobil. Tim melaporkan melalui radio kalau dirinya dalam kondisi baik-baik saja. Dan, RB7 cepat diangkat dari tempat kejadian dan petugas menyatu serpihan.

Pada menit ke-61 latihan dilanjutkan lagi. Para pebalap banyak memanfaatkan ban kompon superlunak, seperti yang dilakukan oleh tim McLaren, Mercedes, dan Ferrari. Hasil ini belum menjadi cermin akan kemenangan saat balapan nanti.

Hanya sisa waktu beberapa jam, bisakah para teknisi Red Bull memperbaiki mobil Vettel?

Hasil latihan

1. Nico Rosberg                 Mercedes                             1m15.591s 32
2. Fernando Alonso            Ferrari                                 1m16.139s + 0.548 27
3. Michael Schumacher      Mercedes                            1m16.549s + 0.958 30
4. Felipe Massa                   Ferrari                                 1m16.658s + 1.067 26
5. Jenson Button                 McLaren-Mercedes            1m16.676s + 1.085 20
6. Lewis Hamilton               McLaren-Mercedes            1m16.842s + 1.251 19
7. Rubens Barrichello         Williams-Cosworth              1m16.990s + 1.399 28
8. Paul di Resta                    Force India-Mercedes         1m17.294s + 1.703 26
9. Nick Heidfeld                  Renault                                1m17.445s + 1.854 28
10. Nico Hulkenberg           Force India-Mercedes           1m17.549s + 1.958 20
11. Sergio Perez                   Sauber-Ferrari                      1m17.662s + 2.071 27
12. Mark Webber                 Red Bull-Renault                  1m17.820s + 2.229 30
13. Jaime Alguersuari          Toro Rosso-Ferrari                1m18.458s + 2.867 31
14. Vitaly Petrov                  Renault                                 1m18.506s + 2.915 15
15. Daniel Ricciardo            Toro Rosso-Ferrari                1m18.648s + 3.057 35
16. Sebastian Vettel              Red Bull-Renault                  1m18.852s + 3.261 8
17. Pastor Maldonado           Williams-Cosworth              1m18.932s + 3.341 20
18. Jarno Trulli                       Lotus-Renault                     1m19.274s + 3.683 29
19. Heikki Kovalainen           Lotus-Renault                      1m19.422s + 3.831 30
20. Kamui Kobayashi             Sauber-Ferrari                     1m19.577s + 3.986 26
21. Jerome D'Ambrosio         Virgin-Cosworth                   1m19.838s + 4.247 31
22. Tonio Liuzzi                     HRT-Cosworth                     1m19.960s + 4.369 23
23. Timo Glock                      Virgin-Cosworth                   1m20.520s + 4.929 21
24. Narain Karthikeyan          HRT-Cosworth                     1m20.839s + 5.248 27

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.

Lepas Piaggio, SKN Punya SYM

Posted: 10 Jun 2011 10:15 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com - Bila sampai kehilangan hak memasarkan produk Piaggio di Indonesia, pasca berdirinya PT Piaggio Indonesia, PT Sentra Kreasi Niaga (SKN) - anak perusahaan Sun Motor - yang mengimpor utuh sepeda motor dari Italia, sudah punya penggantinya. Mereka siap memasarkan produk dari Taiwan.

Seperti diketahui, PT Dan Motor menghentikan produksi Piaggio di Indonesia pada 2000 karena terhimpit krisis ekonomi. Karena tak ada pemasok, kemudian SKN mengambil alih pemasaran dengan memasok unit CBU dari Italia pada akhir 2006. Setelah berhasil meningkatkan kembali pamor merek Italia ini di Indonesia, prinsipal melalui PI yang dibentuk tahun ini mengambil alih semua kewenangan.

"Sejak kami berdiri, maka kewenangan semua merek Piaggio resmi di tangan kami," ujar Sergio Mosca, Managing Director PT Piaggio Indonesia di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis (9/6/2011). Mulai tahun ini, Piaggio Indonesia memasarkan lima merek Piaggio dan Vespa diimpor utuh dari Vietnam dengan harga lebih kompetitif dari pada CBU Italia.

Menanggapi hal ini, Presiden Direktur SKN Nugroho Tjandrakusuma mengatakan, pada pertemuam awal, prinsipal berniat memberikan kewenangan untuk tetap memasok unit Piaggio dari Italia. Tapi, sepertinya kebijakan itu akan berubah. "Mereka akan menutup kesempatan memasarkan Piaggio dan Vespa. Tapi untuk merek lainnya seperti Aprilia sepertinya masih ada kesempatan, bulan depan akan ada pertemuan lanjutan," jelas Nugroho di Matraman, Jakarta Pusat, hari ini.

Merugi

Sementara itu, dampak pencabutan hak pemasaran SKN terhadap produk-produk Piaggio menimbulkan kerugian yang lumayan bagi perusahaan. Nugroho mengaku masih punya sekitar 100an unit Piaggio Zip dan harus dibanting harganya mengikuti patokan yang ditetapkan PI.

Harga Piaggio Zip CBU Italia semula dibandrol Rp 18 juta, sedangkan Zip CBU Vietnam dibandro Rp12 juta per unit. "Otomatis kita harus jual rugi, karena tak ada perusahaan pembiayaan yang mau dengan harga lama, kita merugi. Kalau dihitung-hitung di bawah Rp1 miliar," ujar Nugroho.

Dengan alasan ini, maka Sun Motor melalui anak perusahaan SKN mengandeng merek sepeda motor asal Taiwan, Sym sebagai pengganti. Ketika dikonfirmasi mengenai hal ini, Nugroho menyatakan, "Bukan serep. Karena produk, harga dan model yang disasar beda segmen dengan Piaggio. Tapi, kesempatan Sym berkembang di Indonesia terbuka lebar, potensinya besar."

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Ten Years Of Media Lens - Our Problem With Mainstream Dissidents.

Diposkan oleh iwan di 15.02  

0 komentar:

Poskan Komentar