“Yamaha Indonesia Cetak Pebalap Muda Berbakat” plus 2 more

Sabtu, 28 Mei 2011

“Yamaha Indonesia Cetak Pebalap Muda Berbakat” plus 2 more


Yamaha Indonesia Cetak Pebalap Muda Berbakat

Posted: 28 May 2011 03:10 PM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com - Yamaha Indonesia sangat peduli - dan memang jadi komitmenya - terhadap kemajuan motorsport, khususnya balap motor, di Tanah Air. Bentuk kepedulian itu diwujudkan melalui program Yamaha Riding Academy (YRA) 2011 yang sudah dimulai sejak 2004. YRA sebuah kawah candrasdimuka bentukan divisi motorsport PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI), untuk pembitian, pembinaan secara berjenjang buat pebalap muda Indonesia yang ingin berprestasi ke level internasional.

GM Promotion & Motorsport PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI), Eko Prabowo mengatakan, Yamaha terlahir dengan gen motorsport yang kental, karena itu hingga sekarang selalu berkontribusi aktif dengan prestasi yang menjulang dalam dunia balap mulai lokal seperti motoprix, indoprix hingga internasional mulai WSBK sampai MotoGP. "Atas dasar inilah, kami hari ini (27/5) meluncurkan YRA sebagai arena pembinaan pembalap muda Yamaha untuk dididik menjadi pembalap profesional dan siap berkompetisi hingga balapan dunia," papar Eko.

Sementara Manajer YRA, Ari Wibisono yang juga Manajer Motorsport YMKI menambahkan, akademi ini selain berorientasi mencetak pembalap-pembalap muda Yamaha yang berprestasi hingga level dunia, juga menjadi rujukan sekolah balap di Asean. "Dengan kurikulum baru dipandu instruktur berpengalaman Hokky Krisdianto, kami optimis dalam lima tahun ke depan, Indonesia khususnya Yamaha akan memiliki pembalap-pembalap yang tangguh dan siap berprestasi dalam bertanding di event internasional," jelas Ari.

Ari menjelaskan lagi, salah satu inti materi yang akan diberikan yakni basic riding Supersport sesuai dengan visi YRA ke depan. Dalam pelatihan, semua pembalap muda Yamaha diberikan materi komprehensif mulai dari skill riding, learning track, basic motocross, pelatihan fisik, gizi dan nutrisi, communication skill dan motivasi. "Jadi tidak hanya diberikan ilmu teknik balap saja termasuk motocross, namun juga pengetahuan seputar gizi hingga cara berkomunikasi. Itu semua akan menjadi bekal mereka dalam menjalani karier sebagai pembalap professional," sebut Ari.

Pelatihan akan dipusatkan di Sirkuit Sentul dengan menggunakan unit Yamaha V-ixion, Yamaha TTR125 dan Yamaha YZF-R6.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: If At First You Don't Succeed - Four Decades Of US-UK Attempts To Topple Gadafi.

Vettel Start Terdepan, Hamilton Terpuruk Ketujuh

Posted: 28 May 2011 01:33 PM PDT

MONACO, KOMPAS.com - Sesuai apa yang diramalkan Fernando Alonso yang menfavoritkan Red Bull di GP F1 Monaco, tampaknya bakal jadi kenyataan. Dari sesi kualifikasi yang diwarnai insiden hebat, hari ini (28/5) Sebastian Vettel berhasil merebut posisi start terdepan dengan waktu tercepat 1 menit 13,556 detik.

Catatan waktu terbaiknya itu dibuat pada kualifikasi ketiga (terakhir). Padahal, di dua babak kualifikasi pertama, pebalap Jerman itu tidak masuk dalam tiga besar yang dikuasai oleh Lewis Hamilton (McLaren).

Balapan rangkaian keenam yang menempuh 78 lap besok bakal berlangsung seru. Pasalnya, di sebelah Vettel bertengger pebalap McLaren Jenson Button. Hanya ia dan vettel yang bisa mengukir waktu terbai dengan 1:13. Button sendiri mencatat 1:13,997.

Sedang rekan setimnya, Hamilton harus puas di urutan ketujuh. Insiden Perez sempat mengganggu perjuangannya untuk bisa merebut posisi start terdepan pda menit ke-7.

Di belakang Vettel dan Button, Mark Webber (Red Bull) dan Fernando Alonso (Ferrari). Komposisi dengan tiga juara dunia di depan, menjadi tontonan menarik di saat start.

Kualifikasi 1 (Q1) :Ferrari manajemen baru

Fernando Alonso memberi isyarat kalau Ferrari berambisi memenangkan balapan rangkaian ke-6 ini. Selain menjadi tercepat dalam latihan bebas kedua kemarin, tadi pagi, pebalap Spanyol ini kembali menjadi yang tercepat.

Boleh jadi, mungkin ini dikarenakan adanya perubahan struktur manajemen dari Ferrari. Aldo Costa yang menjabat direktur teknik mengundurkan diri dan posisinya diisi oleh Pat Fry.

Tidak seperti di trek lainnya, di Monte Carlo ini pebalap butuh mengitari beberapa lap untuk mendapatkan waktu terbaik. Karena, jarak 3,340 km yang cukup pendek dan sarat tikungan, menciptakan traffic.

Para pebalap papan atas baru masuk lintasan mulai menit ke-4 diawali oleh Hamilton dan Button dari McLaren, diikuti Massa dan Vettel pada menit 8, Alonso menit 9 dan Webber satu menit kemudian. Tapi, belum ada yang bisa melampaui waktu latihan bebas Alonso yang 1:14 detik. Hamilton tercepat dengan waktu terbaik sementara 1:15,206 detik, dibayangi Vettel dengan 1:15,606.

Dalam sesi ini, pebalap Alguesuari bersenggolan dengan mobil Sauber di tikungan La Rascasse. Sayap depannya rusak. Akhirnya, sesi yang berlangsung 20 menit ini menjadi milik Hamilton yang tampil menggunakan ban kompon keras.

Q2 : Ban super soft

Tidak seperti penampilan pertama, di sini pebalap menggunakan ban lunak dan super lunak agar bisa lolos 10 besar. Schumacher memakai ban super lunak, sementara Ferrari sudah mengandalkan ban utamanya.

Lagi-lagi Hamilton berhasil mempertajam waktu tercepat Webber yang 1:14,996 menjadi 1:14,275. Rekan seti Webber, vettel membayang kedua dengan 1:14,314 dan pada menit ke-8 waktunya diperbaiki dan hanya terpaut 0,002 detik dengan Hamilton.

Alonso menjajal ban kompon super lunak. Hasilnya, sama seperti tampilan pertama dan tetap peringkat keempat. Massa pun ikut memakai ban sejenis Alonso dan ia berada di urutan kelima.

Q3: Perez kecelakaan Sama seperti di Spanyol, tampil di sirkuit ketat pebalap Williams Maldonado memperlihatkan talentanya. Ia berhasil menembus 10 besar dan ikut kualifikasi ketiga 3.

Penasaran dengan hasil di Q2, Alonso dan Massa kembali keempat rodanya dipasangi ban super lunak. Di luar dugaan, Alonso melesat cukup jelek dengnan 1:18,681, sedang Massa cukup baik 1:14,889. Tapi kecepatan itu masih kalah sama Webber yang mengukir 1:14,019. Tak sampai satu menit, rekor Webber itu dilampaui rekan setimnya dengan 1:13,556 detik.

Pada menit ke-7, kualifikasi dihentikan 35 menit akibat terjadi insiden hebat yang dialami oleh Sergio Perez. pebalap Sauber itu saat melintasi chicane Novoulle (ke luar terowongan) mobilnya terbang dan langsung menghantam dinding pembatas.

Hasil kualifikasi
1. Sebastian Vettel                Red Bull-Renault                 1m13.556s
2. Jenson Button                  McLaren-Mercedes             1m13.997s + 0.441
3. Mark Webber                   Red Bull-Renault                1m14.019s + 0.463
4. Fernando Alonso             Ferrari                                1m14.483s + 0.927
5. Michael Schumacher        Mercedes                           1m14.682s + 1.126
6. Felipe Massa                    Ferrari                               1m14.877s + 1.321
7. Lewis Hamilton               McLaren-Mercedes             1m15.280s + 1.724
8. Nico Rosberg                 Mercedes                            1m15.766s + 2.210
9. Pastor Maldonado           Williams-Cosworth              1m16.528s + 2.972
10. Sergio Perez                  Sauber-Ferrari No time
Q2 cut-off time: 1m15.545s Gap **
11. Vitaly Petrov                  Renault                               1m15.815s + 1.540
12. Rubens Barrichello         Williams-Cosworth             1m15.826s + 1.551
13. Kamui Kobayashi           Sauber-Ferrari                    1m15.973s + 1.698
14. Paul di Resta                  Force India-Mercedes         1m16.118s + 1.843
15. Adrian Sutil                    Force India-Mercedes        1m16.121s + 1.846
16. Nick Heidfeld                 Renault                              1m16.214s + 1.939
17. Sebastien Buemi             Toro Rosso-Ferrari            1m16.300s + 2.025
Q1 cut-off time: 1m16.813s Gap *
18. Heikki Kovalainen           Lotus-Renault                    1m17.343s + 2.136
19. Jarno Trulli                    Lotus-Renault                     1m17.381s + 2.174
20. Jaime Alguersuari          Toro Rosso-Ferrari              1m17.820s + 2.613
21. Timo Glock                  Virgin-Cosworth                  1m17.914s + 2.707
22. Jerome D'Ambrosio      Virgin-Cosworth                  1m18.736s + 3.529
23. Tonio Liuzzi                   HRT-Cosworth No time
24. Narain Karthikeyan         HRT-Cosworth No time

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: If At First You Don't Succeed - Four Decades Of US-UK Attempts To Topple Gadafi.

Perez Kecelakaan, Kualifikasi F1 Monaco Terhenti

Posted: 28 May 2011 01:14 PM PDT

Perez Kecelakaan, Kualifikasi F1 Monaco Terhenti

Bastian | Sabtu, 28 Mei 2011 | 20:14 WIB

ESPNF1

Nico Rosberg saat mengalami kecelakaan di chicane tadi pagi. Di sinilah Perez juga terjadi

MONACO, KOMPAS.com - Sesi kualifikasi F1 Monaco babak terakhir terhenti pada menit ke-7. Pebalap Perez dari tim sauber yang lolos ke kualifikasi terakhir mengalami kecelakaan hebat di chicane Nouvelle. Saat itu, Hamilton sedang berupaya untuk membuat waktu terbaiknya, akhirnya gagal.

Di lokasi ini, paginya (sesi latihan bebas terakhir) juga telah terjadi kecelakaan dialami oleh pebalap Nico Rosberg. Meski bisa jalan, tapi roda kanan belakang Mercedes yang dikemudikan Rosberg kempis.

Jadi, ketika Perez melintasi chicane, mobil melompat dan melintir langsung menghajar dinding pembatas.

Tim marshal, medical dan dokter segera ke tempat kejadian untuk memberi pertolongan kepada Perez. Dan ia pun segera dimasukkan ke ambulan

Kirim Komentar Anda


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: If At First You Don't Succeed - Four Decades Of US-UK Attempts To Topple Gadafi.

Diposkan oleh iwan di 15.01  

0 komentar:

Poskan Komentar