“Nissan March dan Yamaha Byson Raih Otomotif Award 2011” plus 2 more

Sabtu, 21 Mei 2011

“Nissan March dan Yamaha Byson Raih Otomotif Award 2011” plus 2 more


Nissan March dan Yamaha Byson Raih Otomotif Award 2011

Posted: 21 May 2011 01:51 PM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com — Bersamaan dengan penyelenggaraan "Otobursa Tumplek Blek" di Plaza Parkir Timur Senayan, Jakarta Selatan, hari ini (21/5/2011), tabloid Otomotif juga mengumumkan "Otomotif Award 2011" untuk mobil dan sepeda motor. Best Car of The Year diraih Nissan March yang menyisihkan 30 kandidat lainnya, sedangkan Bike of The Year disandang Yamaha Byson yang mengalahkan 42 pesaingnya.

Penghargaan diberikan langsung oleh pimpinan Agus Langgeng, General Manager Publishing II Agus Langgeng, kepada Presdir Nissan Motor Indonesia Takayuki Kimura. Sementara untuk sepeda motor diserahkan oleh Soni Riharto, Pemred Tabloid Otomotif yang diterima Manager Promotion and Motorsport Yamaha Motor Kencana Indonesia Eko Prabowo.

"Penghargaan ini kami buat sebaik mungkin mengutamakan obyektivitas demi referensi pembaca," ujar Soni di sela penyerahan penghargaan.

Takayuki Kimura saat menerima penghargaan mengatakan, "March berhasil masuk ke segmen mobil kecil (small car) di Indonesia dan terbukti sebagai mobil paling irit tahun ini. Penghargaan ini sangat tak disangka-sangka." Sedangkan Eko Prabowo menyatakan, "Penghargaan ini akan memacu kami (Yamaha) untuk bekerja lebih keras lagi."

Otomotif Awards 2011 memberikan total 67 penghargaan sepeda motor dan 38 mobil. Untuk kelas mobil, Toyota berhasil meraih penghargaan terbanyak dengan total tujuh penghargaan di beberapa kategori, antara lain Best MidSedan, Best Mini MPV, dan Best Low SUV. Sementara pada sepeda motor, Honda mengantongi 19 penghargaan dari kelas dan kategori yang beragam.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: If At First You Don't Succeed - Four Decades Of US-UK Attempts To Topple Gadafi.

Webber Buka Peluang Memenangi F1 Spanyol

Posted: 21 May 2011 01:02 PM PDT

CATALUNYA, KOMPAS.com — Mark Webber berhasil menempatkan dirinya start paling depan pada GP F1 Spanyol, Minggu (22/5/2011), menempuh 66 lap. Pebalap Red Bull itu mengukir waktu tercepat untuk satu putaran sepanjang 4,655 km dengan 1 menit 20,981 detik.

Keberhasilan ini membuka peluangnya untuk meraih kemenangan pertamanya di musim ini asalkan pebalap Australia ini tidak melakukan kesalahan saat start.

Sebab, di sampingnya berdiri rekan setimnya, Sebastian vettel. Pemimpin klasemen sementara dengan 93 angka itu terus menunjukkan performanya yang bagus. Bukan tidak mungkin ia dapat memenangi balapan yang keempatnya musim ini, apalagi kondisi mobilnya sangat mendukung.

Di belakang kedua Red Bull itu membayang pebalap McLaren, Lewis Hamilton, gejala understeer, bahkan sempat mengerem keras di sesi terakhir, memperlihatkan ia belum begitu menyatu dengan karakter MP4-26 yang telah mendapat perbaikan di 15 bagian.

Di samping Hamilton, ada Fernando Alonso. Pebalap Ferrari ini tampak masih belum didukung kecepatan mobil untuk dapat mengimbangi Red Bull.

Kualifikasi I (Q1): Pakai DRS

Baru di sirkuit Catalunya, para pebalap boleh menggunakan DRS saat kualifikasi dan sekalian mencoba ban kompon keras. Red Bull kembali memperlihatkan superioritasnya melalui Mark Webber yang langsung menggebrak dengan waktu tercepat 1:23,938 detik di menit ke-8 dan satu menit kemudian dipertajam lagi menjadi 1:23,619.

Lewis Hamilton mengeluhkan mobilnya understeer. Ia sempat keluar dari lintasan ketika menaklukkan tikungan ketujuh dan kedelapan meski dapat mengendalikan mobil dan masuk ke lintasan lagi.

Dengan diberi kesempatan memakai DRS, pebalap Renault, Vitaly Petrov, mampu melampaui waktu Webber jadi 1:23,069 detik. Termasuk Maldonado yang melompat dan berada di belakang Petrov. Namun, kejutan dibuat Michael Schumacher. Juara dunia tujuh kali ini menutup sesi pertama dengan tampil yang tercepat 1:22,960 detik.

Nasib apes dialami Rubens Barrichello. Pebalap Brasil dari tim Williams ini harus start dari urutan ke-19 akibat mobilnya mengalami gangguan pada girboks.

Q2:Tim top gunakan ban lunak

Dengan suhu udara mencapai 40 derajat celsius, para tim papan atas akan memakai ban kompon lunak untuk sekali putaran. Strategi ini jelas untuk mendapatkan waktu terbaik.

Pada sesi ini, Red Bull langsung melejit melalui Sebastian Vettel. Pemimpin klasemen sementara ini mematok waktu terbaiknya 1:21,540 detik. Ia menggunakan ban lunak dan tanpa dibantu menggunakan KERS. Seusai mencetak waktu, langsung masuk pit.

Rekan setimnya, Webber, menempel di belakang dengan selisih waktu 0,233 detik. Sementara duo Ferrari masih belum mendapatkan penampilan terbaiknya dan harus puas di urutan kelima dan keenam sementara.

Q3: Kejutan Pastor Maldonado

Kejutan mencuat dari trek Catalunya dengan lolosnya pendatang baru Pastor Maldonado mengikuti kualifikasi terakhir. Penampilannya memberikan harapan cerah bagi arena F1 sebagai pebalap berbakat. Ketika di Q2, ia menduduki urutan kedelapan.

Tampil pertama, Hamilton langsung pakai ban lunak. Sementara Vettel yang di dua sesi tidak memanfaatkan KERS, tampaknya kualifikasi terakhir akan memakainya dan keempat rodanya pakai ban lunak.

Lagi-lagi Red Bull RB7 mempertajam waktu sesi II mereka. Webber tampil paling cepat dengan 1:20,981 detik, sedangkan Vettel kalah cepat 1:21,181 detik. Bahkan sisa waktu masih 1 menit lebih, Webber sudah masuk pit dan yakin waktunya tak mungkin terkejar lawannya.

Hasil kualifikasi

1. Mark Webber Red Bull-Renault 1m20.981s
2. Sebastian Vettel Red Bull-Renault 1m21.181s + 0.200
3. Lewis Hamilton McLaren-Mercedes 1m21.961s + 0.980
4. Fernando Alonso Ferrari 1m21.964s + 0.983
5. Jenson Button McLaren-Mercedes 1m21.996s + 1.015
6. Vitaly Petrov Renault 1m22.471s + 1.490
7. Nico Rosberg Mercedes 1m22.599s + 1.618
8. Felipe Massa Ferrari 1m22.888s + 1.907
9. Pastor Maldonado Williams-Cosworth 1m22.952s + 1.971
10. Michael Schumacher Mercedes
Kualifikasi II
11. Sebastien Buemi Toro Rosso-Ferrari 1m23.231s + 1.691
12. Sergio Perez Sauber-Ferrari 1m23.367s + 1.827
13. Jaime Alguersuari Toro Rosso-Ferrari 1m23.694s + 2.154
14. Kamui Kobayashi Sauber-Ferrari 1m23.702s + 2.162
15. Heikki Kovalainen Lotus-Renault 1m25.403s + 3.863
16. Paul di Resta Force India-Mercede 1m26.126s + 4.586
17. Adrian Sutil Force India-Mercede 1m26.571s + 5.031
Kualifikasi III

18. Jarno Trulli Lotus-Renault 1m26.521s + 3.561
19. Rubens Barrichello Williams-Cosworth 1m26.910s + 3.950
20. Timo Glock Virgin-Cosworth 1m27.315s + 4.355
21. Tonio Liuzzi HRT-Cosworth 1m27.809s + 4.849
22. Narain Karthikeyan HRT-Cosworth 1m27.908s + 4.948
23. Jerome D'Ambrosio Virgin-Cosworth 1m28.556s + 5.596
24. Nick Heidfeld Renault No time

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: If At First You Don't Succeed - Four Decades Of US-UK Attempts To Topple Gadafi.

Menaklukkan Bedugul dengan Crossover Unik Nissan Juke

Posted: 21 May 2011 03:40 AM PDT

BALI, KOMPAS.com - Ada yang menarik dan menggelitik hati saya ketika mengikuti acara Media Test Drive Nissan Juke yang dilakukan oleh Nissan Motor Indonesia (NMI) di Bali, 16 Mei lalu. Bukan soal ground clearancenya tinggi yang memang menjadi ciri dari crossover. Tapi, desainnya itu, lo sudah mengarah gaya perkotaan.

Seperti dibilang Teddy Irawan, Wakil Presiden Penjualan dan Pemasaran nasional NMI bahwa Nissan Juke merupakan kendaraan crossover kompak yang menawarkan desain, fitur serta berkendara yang prima.

Dari segi desain, tampilan Juke perpaduan antara sport utility vehicle (SUV) dan sportcar. Bagian depan sangat kental dengan Nissan Murano (SUV), sedang belakangnya Nissan 370Z yang dihiasi lampu model "bumerang" (suku Aborijin dari Australia).

Trus, handle pintu belakang menyatu dengan pilar C, sehingga dari kejauhan seperti kupe dua pintu. Lalu, pada handle pintu dengan terdapat kunci pintar (intelligent key) dengnan push start button dan autofold (mirror). Ini untuk tipe Juke CVT RX, termasuk lampu zennon, mud guard, parking sensor dan tiltpipe.

Saat masuk ke dalam, desain konsul tengah model tangki bensin sepeda motor, membuat ruang kemudi dan penumpang depan terasa lega. Gaya mobil sport terpancar pada dasbor, terutama bagian atas instrumen indikator dikasih semacam spoiler. Jok bergaya semi-racing dan diameter setirnya diambil dari Nissan 370Z.

Teknologi baru Makanya, ketika melakukan manuver di tikungan tajam, tangan begitu lincah memainkan kemudi karena pegangannya sangat pas (diameter genggaman dipakai punya Nissan GT-R). Genggaman tak perlu lepas dalam keadaan cepat harus menekan klakson.

Kebetulan rute tes dari Pantai Kuta menuju Pecatu melalui Bedugul berjarak 160 km, cocok untuk menguji performa, kestabilan dan kenyamanan. Terutama, trayek kedua dari Bedugul ke Klapa, Pecatu, kondisi jalan yang sempit, sarat tikungan tajam dan terdapat jalanan menanjak dan menurun.

Di sini Kompas.com memanfaatkan teknologi baru Nissan berupa I-Con (Integrated Control System), di antaranya berupa Driver Select (Eco, Normal, dan Sport). Saat melahap tikungan patah dan banyak tikungan "S", arah ban bisa terdeteksi lewat setir yang terasa keras. Beda dengan dua mode lainnya (eco dan normal) yang lebih cocok untuk jalan lurus dan tikungan ringan.

Asyiknya, ketika butuh tenaga mendadak bisa didapat tanpa terasa ada perpindahan gigi (tinggal tekan gas). Ini dikarenakan transmisinya dilengkapi dengan X-Tronic CVT yang merupakan generasi baru dengan ditambahnya sub planetary gear, sehingga menghasilkan rasio lebih luas. Tapi, saat menggunakan eco dan normal, jangan kaget tidak terasa "engine brake", kecuali pada "sport" kala tombol "odd" difungsikan.

Tenaga mesin, cukup responsif. Meski jantung pacu berkode HR15DE dipakai pada Grand Livina, untuk Juke telah mendapat pembenahan dengan menyisipkan teknologi baru berupa twin CTVC dan dual injection system. Fungsi teknologi tersebut membuat pembakaran jadi lebih efisien dan pembakaran tetap stabil pada putaran rendah.

Tak cuma itu. Ketika menerjang jalan tanjakan, torsi pada kecepatan rendah sampai menengah cukup berisi, sehingga membuat kita begitu yakin menghadapi jalanan tanjakan. Meski ada penambahan dua teknologi baru itu, efisiensi bahan bakar cukup baik. Buktinya, dengan menempuh jarak 160 km dengan berbagai rintangan, di antaranya ada kemacetan, hanya menghabiskan dua bar (dua strip) yang diperkirakan rata-rata 1 liter menempuh 9 km sampai 10 km.

Hanya satu yang jadi kendala, noise dari suara ban begitu kencang sampi ke telinga. "Mungkin itu kontur permukaan jalannya. Kalau di Jakarta atau kota lain, saya yakin tidak sekeras itu," tegas Teddy Irawan, Wakil Presiden Penjualan dan Pemarsan Nasional PT Nissan Motor Indonesia.

Buti tidak mungkin kehadirannya bisa jadi "pembunuh" segmen hatchback, seperti Jazz atau SUV Honda CR-V dan Chevrolet Captiva meski bukan kelasnya.

 

                                         D   I   M  E   N   S  I

PanjangxLebarxTinggi (mm)

4135x`765x1565

Jarak Sumbu Roda (mm)

2530

Tinggi dari tanah sampai dek (mm)

170

Radius putar Min (mm)

5,3

Kapasitas tangki bensin (L)

52

Konstruksi bodi

Monokok

Tipe Mesin

HR15DE 4Cyl DOHC

Kapasitas mesin

1.498 cc

Maks. tenaga

114/6.000

Maks torsi

150/4.000

Sistem injeksi bahan bakar

Cylinder head/multi-point

Tipe transmisi

X-Tronic  CVT

Rem

ABS+EBD+BA

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: If At First You Don't Succeed - Four Decades Of US-UK Attempts To Topple Gadafi.

Diposkan oleh iwan di 15.01  

0 komentar:

Poskan Komentar