“SsangYong dan Kia Pamerkan Konsep Mobil Listrik Terbaru” plus 2 more

Senin, 04 April 2011

“SsangYong dan Kia Pamerkan Konsep Mobil Listrik Terbaru” plus 2 more


SsangYong dan Kia Pamerkan Konsep Mobil Listrik Terbaru

Posted: 04 Apr 2011 10:12 AM PDT

SEOUL, KOMPAS.com — Pada Seoul Motor Show 2011 yang berlangsung saat ini, dua produsen mobil Korea menampilkan konsep mobil listrik terbarunya. SangYong memperlihatkan KEV2 yang masuk dalam segmen SUV kompak.

Diinformasikan, produsen Korea ini akan meluncurkan mobil listrik tersebut dalam tiga dan empat tahun mendatang. Sistem penggeraknya hampir sama dengan "Korando C EV" yang dipamerkan pada Busan International Motor Show tahun lalu.

Baterai yang digunakan litium-polimer berkapasitas 35 kWh dengan tegangan 350 volt. Baterai ini dibuat oleh LG Chem dan diklaim mampu menjalankan mobil 180 km untuk sekali isi.

Untuk motor listrik, bagian ini dibuat sendiri oleh SsangYong, Motor listrik mampu menghasilkan tenaga 120 kW dan dipasang di depan. Kecepatan maksimum yang bisa dicapai 150 km/jam.

Dimensi SUV ini, panjang 4.441 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.690 mm, dengan jarak sumbu roda 2.650 mm. Diinformasikan pula, konsep mobil listrik ini dikembangkan SsangYong bersama Mahindra & Mahindra dari India selaku pemilik 70 persen saham SsangYong saat ini.

Kia
Kia tak ketinggalan memperlihatkan konsep kendaraan listrik kompak yang diberi nama Naimo (KND-6). Mobil ini menggunakan baterai litium-polimer berkapasitas 27 kWh yang dibuat oleh LG Chem. Baterai untuk sekali isi mampu menggerakkan mobil sejauh 200 km. Namun, belum ada keterangan lebih lanjut dari Kia mengenai rencana untuk memproduksi mobil ini.

Naimo menggunakan motor magnet synchronous permanen yang dipasang di samping depan mobil. Tenaga dan torsi yang dihasilkan motor listrik 80 kW dan 280 Nm. Tidak dijelaskan mengenai bobotnya, tetapi mobil ini diklaim mampu dikebut hingga 150 km/jam.

Mobil tersebut tidak mempunya pilar B dengan kedua pintu samping membuka ke secara berlawanan arah. Dimensinya, panjang 3.890 mm, lebar 1.844 mm, dan tinggi 1.589 mm, dengan jarak sumbu roda 2.647 mm.

Adapun nama Naimo berasal dari kata Korea, "ne-mo" yang berarti kotak.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Libya and Oil.

Jeep Persiapkan Wrangler STR8 Baru

Posted: 04 Apr 2011 10:04 AM PDT

AMERIKA, KOMPAS.com — Jeep dilaporkan sedang mengembangkan model Wrangler SRT8 baru. Kendaraan serbaguna itu akan diperkenalkan pada gelaran New York Auto Show 2011 pada akhir bulan ini. Namun, belum ada pernyataan dari prinsipal mobil Amerika itu.

Malah menurut laporan, seorang sumber dari dalam mengatakan bahwa Jeep Wrangler itu dibangun untuk CEO Jeep Mike Manley. Kedengarannya sangat tidak masuk akal, tetapi MSN Autos melaporkan bahwa sebenarnya jip itu dibangun untuk tujuan evaluasi, dan kemungkinan mengarah ke produksi.

Untuk pasar Amerika, Wrangler STR8 termasuk model yang populer, terlebih untuk varian dengan bagian atas terbuka. Soal perubahan, terutama pada eksterior, hal itu belum disebutkan, kecuali mengenai mesin.

Wrangler STR8 baru nanti akan menggendong mesin HEMI V8 berkapasitas 6,4 liter. Tenaganya 350 kW dengan torsi 637 Nm. Kabarnya, mesin ini nantinya akan dipakai buat Jeep Grand Cherokee SRT8 yang diharapkan tampil pada pameran New York.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Libya and Oil.

Mobil Listrik dengan Motor Langsung di Roda

Posted: 04 Apr 2011 08:44 AM PDT

KAWASAKI, KOMPAS.com Shimizu In Wheel Motor-Drive (SIM-Drive Corp) yang merupakan sebuah perusahaan berbasis di Kawasaki, Jepang, pada akhir bulan Maret lalu mengumumkan bahwa mereka berhasil mengembangkan mobil listrik empat tempat duduk yang diberi nama "SIM-LEI".

Keunggulan mobil ini, sekali isi baterai, bisa digunakan untuk menempuh jarak 333 km dengan mode tes JC-08. Bila dikebut pada kecepatan konstan 100 km/jam, maka jarak tempuh dengan baterai berkapasitas 24,4 kWh (sama dengan yang digunakan mobil listrik sekarang ini) hanya 305 km. Mobil ini direncanakan akan diluncurkan pada 2013.

Rotor luar
Teknologi yang ditawarkan pada pada mobil yang sebenarnya juga dirancang untuk kendaraan 8 roda tersebut adalah penggunaan motor listrik yang langsung dipasangkan pada roda. Sebenarnya, konsep profesor Shimizu ini bukan hal baru. Michelin juga pernah memamerkan teknologi ini. Namun, kenyataannya sampai sekarang belum ada perusahaan yang memanfaatkannya.

Mobil listrik dengan pemasangan motor listrik langsung pada roda akhir-akhir ini menjadi perdebatan bagi ahli-ahli otomotif. Pasalnya, motor listrik yang berada di roda mempengaruhi kerja dan rem. Beban kerja kedua komponen akan bertambah.

Kendati demikian, mobil listrik yang dikembangkan oleh profesor Hiroshi Shimizu, guru besar Universitas Keio sekaligus Presdir dan CEO SIM-Drive Corp, menggunakan konsep motor yang   berlawanan dengan yang ada sekarang ini. Pada mobil listrik dengan panjang 4.700 mm, lebar 1.600 mm, dan tinggi 1.550 mm, serta berat 1.650 kg ini, rotornya berada di luar. 

Sebagai gambaran, pada motor listrik sekarang, rotor (bagian yang berputar) berada di dalam. Adapun pada SIM, rotor berada di luar dan stator (bagian yang diam) berada di dalam.

Sebenarnya pada 2004 Hiroshi Shimizu juga pernah memperkenalkan mobil listrik yang diberi nama Eliica. Konsepnya, motor listrik yang dipasang langsung di roda dan dilengkapi dengan gigi reduksi. Kini, dengan rotor di luar, tidak perlu lagi menggunakan gigi reduksi. Ditambahkan, torsi yang dihasilkan juga bertambah besar.

Kinerja
Konsumsi listrik mobil yang menggunakan arus listrik bolak-balik ini adalah 77 watt-jam/km atau setara dengan 70 km/liter bensin. SIM mengklaim bahwa mobil ini bisa melakukan sprint 0-100 km/jam dalam waktu 4,8 detik dan berkecepatan maksimum 150 km/jam.

SIM-LEI menggunakan sasis monokok dengan "komponen menyatu pada rangka" berongga yang digunakan untuk menempatkan baterai, inverter, dan sebagainya. Dijelaskan pula, mobil  tersebut dikembangkan sejak Januari 2010 dengan didukung oleh 34 perusahaan, termasuk produsen mobil dan produsen suku cadang di Jepang. Dua dari sekian produsen yang membantu pengembangan ini adalah Isuzu dan Mitsubishi.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Libya and Oil.

Diposkan oleh iwan di 15.01  

0 komentar:

Poskan Komentar