“Alonso; Shanghai Jadi Pekan yang Sulit” plus 2 more

Kamis, 14 April 2011

“Alonso; Shanghai Jadi Pekan yang Sulit” plus 2 more


Alonso; Shanghai Jadi Pekan yang Sulit

Posted: 14 Apr 2011 11:52 AM PDT

SHANGHAI, KOMPAS.com - Setelah mengikuti dua seri balapan F1 2011, Fernando Alonso meminta kepada skuad Ferrari harus bersikap realistis mengenai performa mobil saat ini. Pebalap asal Spanyol itu mengakui, target tahun ini utamanya harus podium ketimbang kemenangan, tapi dari pengalaman dua seri lalu menjadi awal musim yang sulit bagi tim Italia karena tak bisa mengimbangi kecepatan Red Bull.

Juara dunia 2004 dan 2005 itu mengakui, sangat tidak realistis mengharapkan Ferrari harus berjuang untuk menang sekarang. "Saya pikir, awal yang sulit bagi kami di awal musim karena, problemnya kendaraan tidak cukup cepat," keluh Alonso.

Mengenai performa Ferrari F150 Italia,Alonso menunjuk sektor aerodinamis mobil perlu ditingkatkan dan tidak bisa ditunda-tunda lagi. "Kita semua tahu, kalau rangkaian kejuaraan masih panjang dan perlu meraih poin sebanyak mungkin," ungkap Alonso.

Tapi, usai balapan dari Malaysia menuju China hanya punya waktu empat hari. Alonso mengakui, sulit bisa memperbaiki performa mobil dalam waktu yang singkat. "Sama seperti di Malaysia, di China ini kembali menjadi pekan yang sulit."

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Libya and Oil.

Inden Lexus di Indonesia Menumpuk

Posted: 14 Apr 2011 11:10 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com - Lexus Indonesia (LI) mengaku kesulitan memenuhi pesanan konsumennya lantaran tersendatnya pasokan dari Jepang pasca gempa dan bencana tsunami. Hal itu diutarakan Adrian Tirtadjaja, General Manager LI kepada Kompas.com. hari ini (14/4). Disebutkan, sampai kini jumlah pesanan yang masuk mencapai 150 unit, sedangkan kiriman terakhir dari Jepang cuma sampai April 2011 sebanyak  20-30 unit model RX dan LX.

"Untuk pesanan selanjutnya, kami masih belum dapat kepastian informasi dari prinsipal," ujar Adrian. Diakuinya, terhambatnya pengiriman Lexus ke Indonesia bisa  sampai Juni atau Juli 2011 lantaran terganggunya pasokan komponen dari suplayer di Jepang. Meski Lexus sudah diproduksi kembali, tapi masih sebatas pada model-model hibrida untuk pasar Amerika.

Untuk menjaga hubungan dengan konsumen, LI terus menginformasikan semua perkembangan dari prinsipal. "Untungnya konsumen Lexus sebagian besar kalangan pengusaha yang mengetahui betul kondisi di Jepang seperti apa. Kami tetap menjaga kepercayaan setiap konsumen dengan pendekatan personal," beber Adrian.

Mengacu data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang kuartal pertama 2011 total penjualan Lexus tercatat 68 unit, turun cukup dalam 41,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 117 unit akibat dari kurang lancarnya  pasokan unit bulan ini.

Meski begitu, Adrian tetap optimis Lexus Indonesia belum menurunkan target penjualannya sampai akhir tahun yang dipatok minimal 400 unit. "Mudah-mudahan Jepang bisa recovery (sembuh) dengan capat, sehingga kita bisa genjot penjualan," tukasnya, optimis.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Libya and Oil.

Daihatsu Indonesia "Recall" Feroza

Posted: 14 Apr 2011 10:29 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com — Hari ini, 14 April 2011, PT Astra Daihatsu Motor mengumumkan recall terhadap produk lawasnya, Feroza produksi 1993-1998, berjumlah 51.993 unit. Dicurigai ada kebocoran yang diakibatkan keretakan pada katup pernapasan tangki bahan bakar.

Menurut PT Astra Daihatsu Motor (ADM), instruksi recall datang dari prinsipal Daihatsu Motor Company (DMC) di Jepang—berlaku di seluruh dunia—setelah ada mobil terbakar karena uap bensin yang bocor masuk ke ruang kabin.

"Sampai hari ini, di Indonesia belum ada kasus yang terjadi terkait masalah ini. Namun, sudah saatnya Daihatsu memberikan contoh tanggung jawab kepada konsumen sehingga konsumen mérasa aman dan nyaman dalam berkendara," ujar Amelia Tjandra, Direktur ADM di Red Square, Kompleks Plaza Senayan, Jakarta Selatan, hari ini.

Amelia melanjutkan, bila dari total kendaraan yang terkenal recall masuk 50 persen, maka ADM sudah menyiapkan dana Rp 8 miliar untuk perbaikan dan penggantian komponen. Jika dirata-rata, maka setiap perbaikan per unit akan memakan biaya Rp sekitar 307.000 untuk suku cadang dan ongkos tenaga.

"Daihatsu sudah lama tak memproduksi Feroza dan masih menyisakan 5 persen konsumen yang datang ke bengkel resmi. Mereka ini akan dihubungi langsung. Sisanya, kami harap semua konsumen Feroza yang membaca berita di media bisa langsung menghubungi Daihatsu," harap Amelia.

Untuk jasa perbaikan, Daihatsu mengerahkan semua jaringan yang terdiri dari 100 lokasi di seluruh Indonesia. Proses pengerjaan di bengkel diperkirakan butuh waktu 1 jam. Terhitung hari ini, selama 1 tahun, recall Feroza resmi bergulir.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Libya and Oil.

Diposkan oleh iwan di 15.03  

0 komentar:

Poskan Komentar