“Alonso Kecewa dengan Performa F150” plus 2 more

Minggu, 17 April 2011

“Alonso Kecewa dengan Performa F150” plus 2 more


Alonso Kecewa dengan Performa F150

Posted: 17 Apr 2011 12:53 PM PDT

SHANGHAI, KOMPAS.com — Pebalap Ferrari, Fernando Alonso, yang finis pada posisi ketujuh dalam balapan F1 China, Minggu (17/4/2011), sangat kecewa dengan performa Ferrari F150. Dia mengatakan, seandainya pun dalam balapan 56 lap tersebut ia tiga kali masuk pitstop, hasilnya tak akan berubah.

Ucapan Alonso jelas menyiratkan bahwa tenaga F150 tak bisa mengimbangi RB7 (Red Bull) dan MP4-26 (McLaren). "Kita akan lihat sekarang, mana yang terbaik. Memilih strategi akan sangat mudah kalau kita memiliki mobil yang sangat cepat," ujar juara dunia 2004 dan 2005 tersebut kepada televisi Spanyol seusai lomba.

"Untuk bisa memenangi balapan di China, selain punya degradasi ban yang baik, taktik yang tepat juga dibutuhkan. Jika kedua unsur itu tercukupi, baru kita bisa menyalip," ungkapnya. "Seperti saya katakan, yang mudah adalah kalau kita memiliki mobil yang cepat, seperti Red Bull. Anda mau pitstop tiga kali, dua, atau satu kali, pasti akan naik podium," ucapnya.

Alonso membantah bahwa ia punya masalah dengan mobilnya. Ia mengatakan bahwa F150 hanya kalah cepat. Pebalap ini lalu berpesan agar Ferrari harus cepat mengambil langkah.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Libya and Oil.

Vettel Peringatkan Tim untuk Kembangkan RB7

Posted: 17 Apr 2011 10:38 AM PDT

SHANGHAI, KOMPAS.com - Finish kedua di F1 China, Sebastian Vettel langsung mengingat timnya Red Bull Racing (RBR). Selain RB7 perlu disempurnakan lagi, gagal memenangkan putaran ketiga jadi pelajaran buat tim bahwa pitstop dua kali merupakan taktik yang salah.

"Kami jadi berjuang terlalu keras dengan dua kali pitstop," ungkap Vettel. Ketika memakai ban kompon keras, "Saya melihat Lewis datang dengan cepat dan dekat. Saya berusaha untuk tidak kehilangan waktu dan nerjuang sampai finish dengan posisi terbaik," paparnya.

Disebutkan pemegang klasemen sementara (47 angka) ini, ia dan timnya membuat beberapa kesalahan dan juga punya beberapa masalah. "Dan hari ini kami belajar banyak dan saya satu-satunya yang dua kali pitstop," lanjut Vettel.

Masalah yang dialaminya, di antaranya kurang bagusnya radio sehingga ia tak mendengar dengan jelas informasi dari pitnya. Banyak pertanyaan dari saya tidak terjawab, termasuk usulan ubah pitstop jadi tiga kali dengan mintan ban lunak. "Begitu juga dengan KERS, sampai sampaikan keluhan tidak mendapat jawaban," urai juara dunia 2010 ini.

Dengan kejadian kecil di China, Vettel mengingatkan timnya agar RB7 perlu dikembangkan lagi. Ia mengkhawatirkan performa mobil ketika lomba memasuki Eropa. Karena, tim seperti Ferrari, McLaren, dan Mercedes tentu ingin menuai prestasi besar.

RB7 di mata Vettel belum sempurna betul. Begitu juga dengan mobil rekan setimnya, Mark Webber. Ketidak konsistenan tim dalam penggunaan KERS pada mobil Webber membuat penampilan pebalap Australia itu tidak maksimal. Ketika diputuskan untuk tidak pakai di Malaysia dan China, bisa dilihat hasilnya. Ia start dari urutan ke-18

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Libya and Oil.

Hamilton Menangi F1 China, Vettel Salah Strategi Pitstop

Posted: 17 Apr 2011 08:33 AM PDT

SHANGHAI, KOMPAS.com _ Luar biasa penampilan Lewis Hamilton di GP F1 China, Minggu (17/4). Melalui perjuangan gigihnya, pebalap Mclaren itu berhasil memenangkan balapan yang menempuh 56 lap di sirkuit Shanghai. Kepastian kemenangannya diraih pada lap ke-52 dengan menyalip Sebastian Vettel di tikungan.

Padahal, Hamilton sempat menjadi "korban" di pit kalau melakukan ganti ban. Namun berkat performa mobil yang menggunakan mobil knalpot dan lantai baru, pebalap Inggris ini berhasil menyentuh finish lebih dulu dengan total waktu tempuh 1 jam 56 menit 58,226 detik.

Vettel harus puas di urutan kedua dengan strategi dua kali pitstopnya. Ketika usai ganti ban yang kedua kali, pebalap Jerman ini sempat mengusulkan kepada tim untuk minta ban kompon lunak dan harus mengubah taktik pitstop menjadi tiga kali. Tampaknya, keinginannya tak terkabulkan, sehingga Hamilton yang tiga kali pitstop dengan ban lunak bisa melibasnya.

Tempat ketiga direbut rekan setim Vettel, Mark Webber. Tampil luar biasa dengan start dari posisi ke-18, ia mampu naik podium ketiga. Pebalap Australia ini menggunakan DRS untuk menyalip Button di trek lurus.

Peluang naik podium sempat terbuka pada Nico Rosberg. Namun, jelang lima lap terakhir, penampilannya mulai tidak stabil. Setelah disikat Webber dan Button, ia menikung terlalu melebar di lap 51, sehingga Felipe Massa (Ferrari) dapat menyusulnya. Tapi, ia  dapat membalas kembali dan harus puas di posisi kelima.

Pitstop McLaren jelek
Sebelum start, ada pertanyaan besar dari penggemar F1. Mampukah duo McLaren melejit ke depan? Ternyata Button dan Hamilton memberi jawaban lepas tikungan pertama. Mereka berhasil melibas Vettel - yang start jelek - di tikungan pertama.

Vettel sendiri sempat nikung bareng dengan Nico Rosberg di dua tikungan pertama. Namun pebalap Red Bull itu berhasil mengatasi penampilan Rosberg yang agresif itu.

Masuk lap 2 sampai lap 10 formasi enam besar yang diduduki Button, Hamilton, Vettel, Rosberg, Massa dan Alonso masih terus bertahan. dan Webber pebalap senior pertama yang masuk pit ganti ban pada lap 12.

Sedang pebalap pertama masuk pit Alguersuari (Toro Rosso) pada lap 11 dan ketika masuk lintasan ban kiri belakangnya copot. Kerja ceroboh dari mekanik membuat Alguersuari tak bisa melanjutkan lomba.

Masuk lap 15 Vettel dapat menyalip Hamilton, dan tapi Button masuk pit. Lucunya ia masuk ke pit melalui garasi Button, sehingga pebalap McLaren yang ikut masuk pit harus melambatkan kecepatan ketika masuk pitnya. Pitstop yang hebat dilakukan kru Red Bull di mana Vettel duluan masuklintasan.

Lambatnya gerakan kru McLaren kembali Hamilton menjadi korban yang masuk pit lap 17 yang diikuti Massa. Pebalap Ferrari yang garasinya di belakang McLaren, justru paling duluan masuk lintasan.

Vettel melakukan strategi pitstop dua kali. Namun, ia mengeluh tak mendengar intruksi dari race engineernya di radio. dan sampai lap30, ia memimpin di depan. Dan pada lap 32 ia masuk pit kedua pakai ban kompon keras. Posisinya mundur keenam saat kembali ke trek, tapi dengan nanti Massa, Rosberg, Button dan Hamilton masuk ke pit ketiga maka ia kembali ke depan.

Taktik red Bull menuai hasil. Pada lap ke-39 Vettel berhasil mengambil kembali posisi terdepan dari tangan Rosberg. Dan pebalap Mercedes ini belum melakukan pitstop III. Hanya, Vettel sempat berubah padangan, ia ingin masuk pit ketiga ganti ban lunak.

Lap ke-42, Hamilton dengan agresif dapat menyalip Rosberg di tikungan dan berada di urutan ketiga. Hasil maksimal diraih pebalap Mclaren ini paling finish kedua karena Massa masih harus masuk pit sekali lagi. Tapi, pada lap-45, ia berhasil melibas Massa di tikungan pertama dan berada di urutan kedua.

Button juga dapat menyalip Massa di lap 49 dan berusaha menempel rekan setimnya yang juga lagi menekan Vettel. Masuk lap 51 dengan memngandalkan DRS, Ia hampir dapat menmyalip Vettel di tikungan 14. Akhirnya pda lap ke-52 Hamilton dapat menggeser Vettel yang justru bukan di trek lurus.

Lomba            : 56 lap
Trek                :5,541 km

Hasil balapan
1. Hamilton                  McLaren-Mercedes 1h36:58.226
2. Vettel                       Red Bull-Renault + 5.198
3. Webber                    Red Bull-Renault + 7.555
4. Button                      McLaren-Mercedes + 10.000
5. Rosberg                   Mercedes + 13.448
6. Massa                      Ferrari + 15.840
7. Alonso                     Ferrari + 30.622
8. Schumacher             Mercedes + 31.206
9. Petrov                      Renault + 57.404
10. Kobayashi              Sauber-Ferrari + 1:03.273
11. Di Resta                 Force India-Mercedes + 1:08.757
12. Heidfeld                 Renault + 1:12.739
13. Barrichello           Williams-Cosworth + 1:30.189
14. Buemi                    Toro Rosso-Ferrari + 1:30.671
15. Sutil                       Force India-Mercedes + 1 lap
16. Kovalainen             Lotus-Renault + 1 lap
17. Perez                      Sauber-Ferrari + 1 lap
18. Maldonado             Williams-Cosworth + 1 lap
19. Trulli                      Lotus-Renault + 1 lap
20. D'Ambrosio           Virgin-Cosworth + 2 laps
21. Glock                     Virgin-Cosworth + 2 laps
22. Karthikeyan            HRT-Cosworth + 2 laps
23. Liuzzi                     HRT-Cosworth + 2 laps

Fastest lap: Webber, 1:38.993

Pebalap tidak finish
Alguersuari Toro Rosso-Ferrari 12

Posisi sementara sampai seri III
Pebalap                                             Konstruktor
1. Vettel 68                                       1. Red Bull-Renault 105
2. Hamilton 47                                  2. McLaren-Mercedes 85
3. Button 38                                       3. Ferrari 50
4. Webber 37                                    4. Renault 32
5. Alonso 26                                     5. Mercedes 16
6. Massa 24                                      6. Sauber-Ferrari 7
7. Petrov 17                                      7. Toro Rosso-Ferrari 4
8. Heidfeld 15                                   8. Force India-Mercedes 4
9. Rosberg 10
10. Kobayashi 7
11. Schumacher 6
12. Buemi 4
13. Di Resta 2
14. Sutil 2

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: Libya and Oil.

Diposkan oleh iwan di 15.01  

0 komentar:

Poskan Komentar