“Infiniti Resmikan Pusat Layanan Pertamanya di Indonesia” plus 2 more

Rabu, 16 Maret 2011

“Infiniti Resmikan Pusat Layanan Pertamanya di Indonesia” plus 2 more


Infiniti Resmikan Pusat Layanan Pertamanya di Indonesia

Posted: 16 Mar 2011 02:29 PM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com — Infiniti, merek premium dari Nissan, hari ini resmi diluncurkan di Indonesia sekaligus membuka pusat layanan pertamanya di Indonesia yang berlokasi di Pondok Indah, Jakarta.  

Untuk Indonesia, PT Nissan Motor Indonesia (NMI) menawarkan tiga model, yaitu FX50 seharga Rp 1,45 miliar, FX37 Rp 1,15 miliar, serta M37 sedan dan G37 kupe masing-masing Rp 1,1 miliar (semua on the road Jakarta, belum termasuk pajak progresif).

Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia (NMI) Takayuki Kimura mengatakan, target konsumen Infiniti adalah orang yang suka menyetir sendiri dan bukan disopiri. "Infiniti punya peluang besar di Indonesia. Kami menargetkan bisa menjual 200 unit sampai akhir tahun," jelasnya setelah peluncuran.

Teddy Irawan, Vice President Director Sales and Marketing NMI, menambahkan, sampai kini sudah 40 unit Infiniti tersedia dipasarkan di Indonesia. Sedangkan pesanan yang masuk lima unit. "Model MX 50 sudah dipesan satu unit, FX 37 tiga unit, dan M sedan satu unit," beber Teddy.

Ruang pamer perdana Infiniti ini berada di lahan 5.000 meter persegi dan bangunan 2.000 meter persegi, sebelumnya adalah dealer VW milik PT Indomobil.

"Kami bangga menjadi mitra pertama Infiniti di Asia Tenggara. Optimistis akan mampu bersaing di pasar premium," jelas Gunadi Shinduwinata, Presiden Direktur Indomobil Group.

Loading...

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Comment Is Free But Freedom Is Slavery - An Exchange With The Guardian's Economics Editor.

Toyota Stop Produksi sampai 22 Maret

Posted: 16 Mar 2011 12:43 PM PDT

Rabu, 16 Maret 2011 | 19:43 WIB

JAMA

Pabrik Toyota di Tsutsumi masih stop berproduksi sampai 22 Maret

TOYOTA CITY, KOMPAS.com – Rencana Toyota Motor Corporation (TMC) untuk memulai produksi mobil hari ini di sebagian pabriknya di Jepang ternyata gagal. Malah, produsen mobil #1 dunia itu mengumumkan memperpanjang masa stop produksi sampai 22 Maret. Tidak disebutkan alasan detail, apakah karena pasokan komponen belum pulih, pemadaman bergilir atau berbagai hal lainnya. Hal yang sama juga dilakukan terhadap anak perusahaan Toyota lainnya.

Rencana untuk memulai produksi pada 22 Maret juga tidak pasti. "Kami belum bisa memutuskan kapan mulai kembali berproduksi," demikian penjelasan Toyota di  situsnya hari ini.

Hanya ditambahkan, mulai besok Toyota akan memproduksi komponen yang akan digunakan untuk memperbaiki mobil yang rusak akibat gempa dan tsunami. Sedangkan komponen untuk produknya yang dirakit di luar Jepang, terutama CKD, rencanana  dimulai 17 Maret.

Editor: Zulkifli BJ

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Comment Is Free But Freedom Is Slavery - An Exchange With The Guardian's Economics Editor.

BMW Bawa Karyawannya Tinggalkan Jepang

Posted: 16 Mar 2011 10:38 AM PDT

Rabu, 16 Maret 2011 | 17:38 WIB

Dailymail

Para calon penumpang menunggu untuk meninggalkan Tokyo International Airport, Selasa (15/3/2011).

TOKYO, KOMPAS.com — Pemerintah Jerman menganjurkan warga negaranya untuk segera meninggalkan Jepang sehubungan dengan ancaman radiasi akibat kebocoran reaktor nuklir.  Seperti dilansir Bloomberg, Rabu (16/3/2011), sedikitnya tiga perusahaan dari benua biru, yakni  Bayerische Motoren Werke AG (BMW), Blackstone Group LP (BX), dan Continental AG (CON) membawa pulang karyawannya ke negerinya.

Menurut juru bicara Kedutaan Jerman di Jepang, Mari Shindo, sedikitnya 100 warga Jerman berada di Tohoku (lokasi bencana), 2.600 orang di Tokyo, dan 900 di Kanagawa. BMW dan Continental sudah mengungsik karyawannya sejak Senin (14/3).

Perdana Menteri Jepang Naoto Kan berupaya menenangkan warga dari dampak bencana terburuk yang pernah dialami negeri sejak perang dunia kedua. Namun, upaya ini tak diindahkan ekspatriat yang lebih memilih meninggalkan Jepang mencari keselamatan.

Belum ada pernyataan resmi dari pihak BMW terkait berapa total jumlah karyawan yang diungsikan dari Jepang sampai berita ini diturunkan.

Penulis: Agung Kurniawan
Editor: Bastian
Bloomberg

Sumber :

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Comment Is Free But Freedom Is Slavery - An Exchange With The Guardian's Economics Editor.

Diposkan oleh iwan di 15.02  

0 komentar:

Poskan Komentar