“Peugeot Akan Bangun Pabrik di India” plus 2 more

Senin, 28 Februari 2011

“Peugeot Akan Bangun Pabrik di India” plus 2 more


Peugeot Akan Bangun Pabrik di India

Posted: 28 Feb 2011 12:20 PM PST

Senin, 28 Februari 2011 | 20:20 WIB

indianautosblog.com

GUJARAT, KOMPAS.com — Karena pasar mobil India tumbuh pesat, Peugeot ingin memanfaatkan kesempatan dan berencana membangun pabrik baru di negara tersebut, tepatnya di Gujarat.

"Sekelompok delegasi dari Peugeot baru saja mengunjungi kami dan menyatakan berniat mendirikan pabrik di India. Sekarang lagi melihat-lihat tanah di Gujarat seluas 607.028 meter persegi," ujar seorang eksekutif dari Kementerian Perindustrian India, diberitakan BS Motoring (27/2/2011).

Pemerintah sudah menawarkan sejumlah lokasi, yakni di Bol Village dekat Sanand (kawasan industri) yang dikembangan untuk pusat industri otomotif oleh Gujarat Industrial Development Corporation (GIDC). Saat ini, pemerintah India sudah membeli 4.856.227 meter persegi di lokasi ini sebagai kawasan industri dan diharapkan mulai terisi dalam tiga sampai empat bulan mendatang.

"Keputusan final untuk mendirikan pabrik akan ditentukan Peugeot dalam waktu dekat di markas utamanya," kata sumber tersebut.

Kedutaan Perancis di India, ketika dikonfirmasi tentang rencana tersebut, menyatakan, "Ya, kami mengetahui rencana tersebut. Bukan cuma Peugeot, hampir 700 perusahaan Perancis beroperasi di India, 200.000 tenaga kerja.

Penulis: Agung Kurniawan
Editor: Zulkifli BJ
bsm

Sumber :

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Civic Jadul Lahir Kembali di China

Posted: 28 Feb 2011 12:03 PM PST

Senin, 28 Februari 2011 | 20:03 WIB

Honda China

Everus S1, model lawas Civic yang lahir kembali alias "reborn" di China

BEIJING, KOMPAS.com - Honda Motor Company (HMC) akan meluncurkan produk lokal perdana di China, Everus S1 bulan depan. Produk ini merupakan versi reborn dari Civic tempo dulu  karena bentuknya mirip dan basisnya sama. Kendati demikian, merek berbeda dan ditargetkan menyasar segmen bawah di Negeri Tirai Bambu.

Honda telah  memperkenalkan  Everus atau Li  Nian di ajang Guangzhou Auto Show pada akhir 2010. Sedan ini ditawarkan dalam dua pilihan mesin yaitu mesin 1,3 liter dan 1,5 liter yang ditandemkan dengan transmisi manual dan otomatis seharga 80.000 yuan (Rp 107,3 juta). Target penjualan dipatok 30.000-60.000 unit pada tahun pertama.

Everus diciptakan untuk menyasar pasar daerah-daerah baru di China yang masih rendah penjualannnya. Kelahiran Everus S1 dianggap brilian  karena mampu menjual produk lama dengan merek baru.

Penulis: Agung Kurniawan
Editor: Zulkifli BJ
Chinacartimes

Sumber :

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Blazer Jadi Pengalaman "Pahit" GM di Indonesia

Posted: 28 Feb 2011 11:45 AM PST

Senin, 28 Februari 2011 | 19:45 WIB

GMAWI

JAKARTA, KOMPAS.com - Rencana realisasi mengaktifkan lagi pabrik General Motors di Indonesia tinggal selangkah lagi. Tapi, perusahaan mengaku lebih hati-hati karena ada pengalaman "pahit" pada model sebelumnya yang pernah diproduksi di pabrik Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat.

Mukiat Sutikno, Direktur Pelaksana PT General Motors Autoworld Indonesia (GM Indonesia) menjelaskan, kita harus mempersiapkan rencana jangka panjang di Indonesia, bukan hanya satu model saja. Pasalnya, prinsipal sempat membekukan aktivitas pabrik memproduksi Blazer pada 2005.

"Setelah proyek people mover 7-seater (PM-7) kita perlu mempersiapkan langkah selanjutnya. Setiap produk kan ada lifecycle-nya, di saat habis perlu dipikirkan rencana selanjutnya. Jangan seperti pengalaman (Blazer) sebelumnya," jelas Mukiat di mal FX, Jakarta Selatan, hari ini.

Seperti diketahui, sebelumnya Tim Lee, President of General Motors International Operations (GMIO) pernah berkunjung ke Indonesia September 2010 dan mengatakan, prinsipal sudah menyiapkan investasi sekitar 150 juta dollar AS (Rp1,35 triliun) untuk kembali mengoperasikan pabrik.

Mukiat menambahkan, rencana pengembalian aktivitas pabrik masih berjalan seperti target semula pada 2012. "Pengumuman akan dilakukan prinsipal, nanti tunggu saja, sebentar lagi," tutup Mukiat.

Penulis: Agung Kurniawan
Editor: Bastian

Loading...

Kirim Komentar Anda

Kirim Komentar Anda

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Diposkan oleh iwan di 15.03  

0 komentar:

Poskan Komentar